HTC Desire 650, Smartphone Canggih dengan Harga Terjangkau

7:48:00 AM 4 Comments A+ a-

Setahun sudah, HTC meluncurkan perangkat smartphone-nya Desire 360 di Taiwan. Tak ingin kalah dengan vendor ponsel lainnya, HTC memperkenalkan Desire 650 di pasar internasional termasuk di negara Indonesia. HTC Desire 650 masuk dalam katagori ponsel pintar menengah kebawah. Meski begitu Desire 650 mempunyai spesifikasi yang cukup memadai. Penasaran? Simak yuk dibawah ini :

1. Dapur Pacu
HTC Desire 650 didukung dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 400 serta kombinasi antaran RAM 2 GB dan memori internal 16 GB. Pengguna juga masih bisa menggunakan memori tambahan berupa slot micro SD.

2. Kamera dan Layar
HTC kabarnya menyematkan Desire 650 dengan kamera depan sebesar MP dan kamera belalang 13 MP. Kamera HTC Seri ini dilengkapi dengan berbagai fitur diantaranya panorama, dan HRD. Hebatnya lagi pada kamera belakang HTC seri ini dilengkapi dengan Night Mode. Fitur ini mampu menangkan foto terbaik meskipun lingkungan minim penerangan.

Pengguna juga bisa merasakan layar besar lantaran Desire 650 telah diberikan LCS TFT 5 inci.

3. Desain Body
Menariknya lagi, HTC Desire 650 didesain dengan unik. Pada bagian belakang, Desire 650 terbagi menjadi dua bagian secara vertikal. Sementara bagian bawah dihiasi dengan pola yang diukir untuk menghadirkan pengalaman penggegangan yang lebih baik dibandingkan seri-seri sebelumnya.

4. Boom Sound
Bagi Anda para penggemar musik, HTC Desire 650 sangat disarankan karena mampu mendukung pengalaman mendengarkan musik yang menyenangkan. speaker HP HTC seri ini juga menyematkan speaker ganda pada bagian depan dan bagian atas dan bawah layar, wow! Anda akan merasakan sensasi musik saat mendengarkan lagi melalui headphone.

5. Harga Terjangkau
Perangkat HTC Desire 650 dibanderol dengan harga USD 120 atau setara dengan 2.7 juta rupiah. Harga tersebut sangat sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba Desire 650 dari HTC? Kunjungi saja MatahariMall.com. Banyak seller yang jual HP HTC murah di MatahariMall yang bisa Anda dapatkan. Yuk langsung saja kunjungi Matahari Mall untuk mendapatkan ponsel pintar dengan harga yang terjangkau.

Merpati itu Kembali Terbang Bebas

12:40:00 PM 5 Comments A+ a-

Suatu waktu yang telah lama bertahun-tahun. Merpati itu hanya terkukrung di dalam sangkar emas. Ingin membebaskan rasanya tak mungkin, bagaimana bisa bebas? Seluruh dinding sangkar tak memiliki celah. Kuncinya pun dibawa Sang Elang yang melalang buana ke negeri antah berantah. Merana sudah Merpati itu. Sendiri terkurung dalam sepi tanpa teman.

Namun, ia tak patah semangat, dia mencoba terus mencari celah agar bebas. Hingga suatu hari, hujan lebat mengguyur, sangkar emas itu terbawa banjir dan terombang ambing. Benturan dengan bebatuan dan Merpati itu hampir saja mati. Tak bisa berkutik apa-apa. Ia hanya mampu pasrah jikalau itu adalah akhir hidupnya.

Dan takdir pun berbeda, ia terdampar di suatu tempat yang baru. Begitu hijau pemandangan di sekitar. Bahkan, ada kebahagiaan baru, dinding sangkar itu rusak. "Oh, mungkin itu karena benturan dengan benda keras," pikirnya. Tak lama kemudian, Merpati itu pun keluar, mengepakan sayapnya lagi. Bahagia! Hanya kata itu yang bisa menggambarkannya.

Tapi ia, tidak mudah untuk melupakan begitu saja akan kenangan lamanya. Merpati itu bertekad untuk mencari Sang Elang, pujaan hatinya. Dengan sayapnya yang indah, ia menelusuri seluruh pelosok negeri. Berharap, menemukan Sang Elang. Ah, namun sia-sia, Elang itu seperti di telan bumi, atau memang benar-benar ke negeri antah berantah yang tak ada di dalam peta.

Dan Merpati pun lelah. Pencariannya tak ada hasil. Ia pun setengah menyerah, putus asa dan kecewa. Beruntung dia bertemu dengan dua orang sahabat baru. Dua burung Cawi yang sama cantiknya itu mengajaknya untuk terbang mengelilingi dunia. Dan benar, begitu indah panorama ciptaan Tuhan itu. Merpati pun terkesima. Begitu antusias dan melupakan kesedihan hatinya yang tak pernah bisa menemukan sang Elang.

Bahkan, Merpati itu, bisa terbang untuk bertemu dengan sahabat lamanya, Buruk Gagak Hitam yang jelek yang pernah ada. Ternyata, burung Gagak Hitam itu sedang membantu pohon yang digerogoti ulat. Meski pohon itu berteriak kesakitan, Gagak Hitam itu terus mematuk ulat dan memakannya. Berangsur-angsur pun pohon itu rindang kembali dan berbuah. Ah, Gagak Hitam itu memang selalu berbuat baik. Dia tak kan pernah meninggalkan sahabatnya yang sedang sakit, meski dulu si pohon itu pernah mengusirnya.

Dan ya, Merpati itu bahagia, melihat Gagak Hitam itu masih aktif dan seperti dulu. Hanya saja kesibukan dan kegiatannya sekarang ini sangat menyita waktu, bahka Gagak Hitam itu rela meninggalkan keluarganya sesaat demi tugasnya. Satu minggu sekali ia bisa berkumpul dengan keluarganya.

Merpati itu pun cerita banyak tengan kehidupan selama ini. Tentang Elang yang entah di mana, tentang kecewanya terhadap burung yang tangguh itu.

"Sudah kubilang dari awal, kau bodoh jika mencintainya," celetuk Gagak Hitam.

"Yeah, mungkin kau benar, aku dulu buta karena cinta dan pesona Elang yang begitu menggoda," kilahnya.

"Menggoda dari mananya? Melihat wajahnya saja aku muak dan ingin menghajarnya," ketus Gagak Hitam.

Merpati hanya bisa tertawa renyah mendengarkan pemaparan dari sahabatnya itu.


Setelah bercerita dan menitip salam untuk keluarganya, Merpati itu pergi lagi. Melanjutkan petuaangannya untuk menikmati keindahan alam. Dan yang terpenting baginya, dia bisa melupakan Elang itu. Sedikit demi sedikit, Merpati mulai melepas kenangan yang terus tersimpan di hatinya. Ia menyibukan diri, berbaur dengan hal-hal baru. Menyambangi kawan-kawan lamanya yang terputus yang tak pernah ada kabar. Hingga suatu hari, ia bertemu dengan sesosok yang berbeda.

Sesosok yang lebih berbobot dari Elang, matanya juga tajam. Sayapnya lebih indah dan menggelitik juga karena badannya kekar.

Ah, ternyata dia Garuda jantan yang penuh pesona. Bahkan, Merpati rela untuk berhenti dari mengelilingi dunia ini. Segala pesona itu, telah mengalihkan dunia Merpati.

Dan pada akhirnya pun mereka saling mengenal dan semakin dekat. Yang membahagiakan, tentunya mereka saling mencintai dan memutuskan untuk tetap bersama.


***The End***

Bagiku, #MemesonaItu Confidence

12:53:00 PM 10 Comments A+ a-

Sebagai seorang perempuan yang lahir dan tumbuh di desa, tentunya permasalahan kompleks timbul dari lingkungan sosial. Terlebih aku dilahirkan dari keluarga petani yang memang digolongkan orang 'tak mampu'. Cap atau stampel itu secara harfiah menempel dalam kehidupanku. Entah siapa yang memulainya dulu, hingga lingkungan menjadikan hal itu sebuah hal lumrah.

Suara-suara sumbang itu terus bergulir, terlebih ketika aku memasuki sekolah tingkat SLTA di SMK.

"Kayak anak pejabat aja, sekolah tinggi, parahnya lagi di sekolah favorit, apa mampu untuk membiayainya?" seringkali kudegar suara itu untuk mengejek orang tuaku. Dan diriku hanya mampu menangis dalam hati. Tak pernah mampu untuk membalas mereka, karena memang kita tak mampu.

#MemesonaItu
Mungkin biar jadi pegawai, jadi sekolah tinggi. Tapi, paling ujung-ujungnya kawin,” imbuh mereka. Miris rasanya mendengar hal begitu. Cuma bisa berdoa saja kala itu agar diberi hati yang sabar dan tabah.

Dari itu, aku minder. Menjadi anak yang kuper dan sangat pendiam. Namun, seiring waktu, di tempat aku belajar, aku perlahan mempelajari bagaimana mengambil sikap kepada orang yang suka menyindir.

Dan dulu, boro-boro aku mikir tentang #MemesonaItu apa?Untuk bertatap muka langsung dengan orang baru pun aku mindernya gak ketulungan.

Namun, sekarang, setelah banyak makan asam garam di dunia yang cukup keras, panas dan mengalami suka duka serta jungkir baliknya kehidupan. Membuatku semakin percaya diri. Dan bagiku, #MemesonaItu Confidence. Wahahahaha, gila juga ya, Confidence? Tapi ya memang begitu adanya. Dengan rasa percaya diri yang tumbuh dari inner beauty, cara pandang kita dan kepercayaan diri kian mantap dan sangat memesona.

Confidence, seberapa beratnya hidup ini dilalui, harus tetap optimis dan semangat.

Dengan confidence, aku bisa mengapresiakan diri untuk tumbuh, berkembang, berbagi dan menjadi diri sendiri tanpa harus mengindahkan suara-suara sumbang orang lain. Dan itu sangat berarti bagiku. Ketika rasa percaya diri ini muncul dengan alami, seberapa sulitnya jalan hidup ini mampu dihadapi dengan sabar dan tenang. Karena kita confidence, yakin dan percaya, bahwa usaha dan doa yang tiada henti akan membuahkan hasil.
Meski muka kucel tetep confidence untuk foto bareng dengan Ibu Mariam F Barata Sisditjen Kominfo RI


Hal yang paling menyenangkan adalah ketika kita confidence bersama orang-orang yang mau berbagi ilmu

Confidence juga membawaku untuk mengenal orang dari berbagai kalangan. Membuatku tidak menutup diri tapi mau belajar dengan mereka-mereka. Yang pada akhirnya, aku ikut aktif di beberapa event lokal. Tak peduli betapa sibuknya diriku saat ini, selalu menyempatkan diri untuk meramaikan dan memeriahkan sebuah event. Dan tanpa kepercayaan diri, sudah pasti aku minder. Jangankan ikut meramaikan, melihat saja juga pasti ogah-ogahan.
Dengan confidence kita wajib bersyukur dilahirkan ke dunia yang indah ini

Dan yang terpenting, dengan rasa confidence, aku bisa lebih bersyukur pada Tuhan yang telah menciptakan diriku. Karena apapun yang terjadi padaku adalah rencana besar-Nya. Seperti apapun wujudku, dilahirkan di keluarga mana, wilayah mana, itu adalah hak mutlak dari Tuhan. Tak ada yang mampu melawan hal tersebut.

Confidence untuk tetap tenang di arus kehidupan yang deras

Itulah sebabnya mengapa bagiku #MemesonaItu Confidence, sebuah anugerah yang tertanam di naluri setiap insan. Terlebih, kita ini seorang perempuan. Sepantasnya kita harus memiliki rasa percaya diri. Untuk turut serta dalam memberikan warna serta keindahan di dunia ini. Jangan ragu untuk berkarya untuk memperbaiki diri, keluarga dan ikut berperan dalam pembangunan negeri.
Apapun tantantangannya, optimis pasti bisa dilalui

Memang benar adanya, #MemesonaItu Confidence, karena setiap langkah yang aku lalui, perlu kepercayaan diri yang penuh untuk sampai di saat ini. Confidence memberikan energi positif untuk menebarkan kebahagiaan kepada sesama. Menjadikan pribadi lebih baik dan mantap untuk menatap masa depan. Itulah memesona yang sesungguhnya.
Confidence, bersama mereka untuk tetap melestarikan seni dan budaya lokal

So, wanita Indonesia, mari kita pancarkan pesona dengan Confidence. Percaya bahwa kita mampu melakukan perubahan yang lebih baik. Untuk diri sendiri, bangsa dan agama. Karena #MemesonaItu Confidence.

#MemesonaItu

Perangkat Andal untuk yang Selalu Bisa Diandalkan

2:54:00 PM 17 Comments A+ a-

Well, tak terasa sudah menginjak di bulan April 2017. Rasanya baru kemarin aku melewatkan pergantian malam tahun baru, ya meskipun hanya melihat acara di televisi saja.


Dan berbicara tentang tahun 2017, merupakan tahun yang penuh cinta dan anugerah. Tuhan mengirimkan seseorang padaku. Perkenalannya cukup singkat, karena dikenalkan seorang teman. Dari pandangan pertama itu, ternyata membawa kami ke sebuah rencana istimewa. Tak perlu lama, dia menunjukkan keseriusannya, yang dibuktikan pada hari Ahad, 05 Maret 2017. Dia membawa keluarga besar untuk melamarku. Hah, tak perlu kujelaskan, betapa bahagianya hati ini. Dari pertemuan itu, kami pun akan melangsungkan akad atau janji suci di pertengahan tahun ini. Mohon doanya ya guys, semoga lancar, sehat dan berkah. ^_^


Dan pria itu, pemuda yang biasa dipanggil ‘Arfan’, kini berhasil menguasai hatiku. Memaksaku untuk merindukannya dan berbagi cerita. Meski terkadang aku kurang sreg saat mendengar cerita yang menghabiskan waktu di depan komputer. For Your Information guys, makhluk paling tampan di dunia ini (khususnya bagi saya), adalah pria yang lebih mencintai komputer dari pada aku. Pernah iseng-iseng tanya-tanya ke dia, “Mas, lebih cinta mana, komputer atau aku?” Kalian pasti sudah bisa menebak jawabannya. “Jelas cinta komputer lah. Dia cinta pertamaku,” terangnya. *Mendadak ingin sekali mengutak atik komputernya dan menginstal virus*
Okay, I said, Yes!

Seiring berjalannya waktu, meski baru tiga bulan aku mengenalnya, kini aku tahu mengapa dia lebih sering di depan komputer. Ya, itu memang pekerjaannya. Belajar otodidak tentang software, sehingga dia bisa memahami kerusakan atau masalah yang terjadi pada perangkat kliennya. Selain itu, dia juga harus menyelesaikan beberapa berkas pekerjaan lain yang terus dikejar deadline. Finally, aku paham mengapa dia mencintai komputernya. Itu semua tugas dan tanggungjawabnya (meski diselingi ngegame, download film, chating mirc).
Okay, jelas kan monitor dan CPU yang ada di sampingnya. Itulah cinta pertamanya

Baca juga : Aku dan Allnetwork

Dan, dari semua itu, tergerak hatiku untuk memberikan sesuatu yang bisa membantu meringankan pekerjaannya. Agar semua deadline itu mampu diselesaikan kapan saja dan di mana saja, meski kita sedang hangout (alibi biar kamu enggak di depan layar 17” itu sih).
Laptop super andal ini bisa dibeli di Elevenia loh ^_^

Yang pertama, ingin kuberikan hadiah Laptop, terlebih ulang tahun ke 32 juga sudah dekat. Selain itu, dengan adanya laptop, bisa menunjang produktivitas kerja tanpa harus di rumah terus. Bisa lebih fleksible karena bisa dibawa ke mana-mana, praktis dan simple. Terlebih performa laptop ini sangat mumpuni dan mampu menyimpan data pekerjaan bahkan film dan game seabrek. Tidak perlu khawatir perangkat ini akan cepat rusak atau blank, karena memiliki spesifikasi yang sangat komplit. Tentunya dengan performa andal dan mumpuni, pekerjaan yang sudah menumpuk bisa terselesaikan dengan cepat dan akurat.
Kalau si Doi punya begini, aku kan makin rajin ngeblog :D

Yang kedua, kamera DSLR. Entahlah, agak aneh memang, dia itu jarang traveling, berbeda dengan aku yang hampir tiap weekend kelayaban. Tapi aku ingin memberikan kamera dengan kualitas jempolan bukan tanpa alasan. Meski dia jarang memotret sebuah objek, pas kita traveling berdua dia cukup pandai untuk mengambil objek. Nah, kalau dia punya kamera DSLR kan jepretannya kian bagus, tentunya bisa membantu performaku dalam ngeblog. Ha... ini yang namanya Simbiosis Mutualisme guys, saling menguntungkan.

Nah itu dua benda yang ingin aku hadiahkan pada pujaan hatiku. Dan apapun alasannya mengapa harus memberikan hadiah kepadanya, intinya cuma satu, karena dia berharga bagiku dan juga orang yang penuh ketulusan untuk mencintaiku. Hadiah yang ingin kuberikan itu, tak ada apa-apanya, dibandingkan dengan pengorbanan dan kasih sayangnya, demi aku.

Ssttt.. lah kok jadi melow begini. Yuk, lihat bagaimana cara untuk mendapatkan hadiah itu.
Langkah mudah install aplikasi elevenia di smartphone

Saat ini, untuk mendapatkan barang impian itu sangat mudah. Karena banyak online shop, tapi perlu diingat, ketika belanja online harus ke toko online yang terpercaya, seperti Elevenia.
Belanja di Elevenia itu, sudah mudah, banyak diskon pula.


Elevenia juga hadir dengan aplikasi yang bisa diinstall di smartphone Android atau IOS. Setelah itu, lakukan registrasi dan setelah akun aktif, kita bisa belanja dengan Hepi di Elevenia. Dan, yang bikin lebih Hepi lagi, ada banyak vocher dan diskon kalau belanja di Elevenia. Yuk, buruan pililh barang apa yang mau kita beli. Tinggal Klik, Cari, Hepi.