Belanja untuk Kebutuhan Usaha Kuliner Makin Praktis Karena Ada GoFresh Sebagai Supplier Bahan Baku Restoran

Supplier Restoran
Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, dengan secara signifikan menghantam perekonomian dan berbagai sektor yang ada saat ini. Di sektor perekonomian memang sangat terasa, dalam kurun waktu tiga bulan, banyak perusahaan-perusahaan yang terpaksa harus memberhentikan sebagian karyawannya karena produksi mereka anjlok dan proses pemasarannya juga terhambat. Dengan begitu, pengangguran baru bermunculan. Demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, memaksa sebagian dari mereka untuk banting stir menjalani usaha yang baru. Dan yang paling banyak diminati ialah membuka warung makan atau restoran.

Dipilihnya usaha menjual makanan karena usaha ini termasuk populer dan semua orang membutuhkan untuk makan. Karena bukan berarti ada pandemi kita juga tidak makan, meski tidak boleh keluar rumah, kita bisa pesan melalui layanan antar makanan. Tak heran sekarang banyak juga teman-teman saya yang sudah berhenti bekerja menjual makanan. Dari menu sehari-hari, cake, dessert hingga makanan sehat seperti salad buah dan sayur.

Dari pengalaman mereka dan saya juga pernah membantu teman dalam membangun sebuah resto dan cafe, saya menjadi tahu banyak hal tentang persiapan-persiapan yang harus diperhatikan ketika membuat sebuah restoran atau tempat makan. Bukan hanya makanan apa yang dijual, hal-hal lainnya juga sangat penting untuk diperhatikan.
Supplier Restoran

Dan berikut merupakan hal penting yang harus disiapkan sebelum membuka restoran:


1. Makanan yang enak
Sudah pasti harus mempunyai menu yang enak ketika kita membuka sebuah restoran. Jangan hanya kita punya modal terus langsung jual makanan tanpa memperhatikan rasanya. Bisa-bisa tidak ada pelanggan yang datang.

2. Tempat yang nyaman dan bersih
Selain makanan yang enak, tempatnya juga harus dibuat senyaman mungkin dan kebersihannyan juga harus terjaga agar pelanggan yang datang merasa betah. Terlebih saat ini ada pandemi, tentunya selain menjaga kebersihan ruangan, juga harus menyiapkan cuci tangan dengan sabun atau sedia hand sanitizer.

3. Melayani order by online dan bisa delivery order
Saat ini sudah zaman digital, ditambah lagi ada pandemi, tentu saja orang enggan keluar rumah. Jadi, kita ketika buka restoran harus siap dan sedia melayani order by online dan siap mengantar makanannya ke tempat orang yang memesan sesuai dengan alamat yang dikirimkan.

4. Mempunyai supplier bahan baku restoran yang baik dan terpercaya
Dalam menjalani usaha kuliner tentunya tidak lepas dari belanja bahan bakunya. Untuk itu harus benar-benar diperhatikan kita membeli bahan baku makanannya itu ke mana. Agar lebih mudah dan praktis, tentunya perlu supplier langganan.

Supplier Restoran

Namun bukan hanya itu saja yang perlu diperhatikan. Berikut merupakan tips sederhana dalam memilih supplier yang baik dan terpercaya:

  • Selalu menyediakan sayur dan buah yang fresh
  • Selalu menyediakan daging sapi, ayam, telur, ikan dan atau bahan seafood lainnya dengan kondisi yang segar pula
  • Terdapat stock bahan pokok sembako
  • Stock barang yang dijual selalu ada
  • Kebersihannya selalu terjaga
  • Bisa order melalui online
  • Bisa kirim ke alamat pembeli
  • Mau menerima komplaian ketika ada bahan baku yang kurang atau rusak
  • Harga bersaing dari supplier restoran yang lainnya

Dari kriteria di atas, sangat memungkinkan kita belanja harus dengan sangat hati-hati agar pesanan yang kita beli sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan di restoran kita. Sehingga memudahkan kita untuk menyajikan hidangan yang enak disantap dan juga sehat. 

Kalau kita belanja ke pasar langsung tentunya akan memakan waktu yang cukup lama dan kita berdesak-desakan dengan orang-orang. Sungguh tidak baik di saat pandemi begini karena sebisa mungkin kita menghindari kerumunan. Tetapi kita juga tidak perlu pusing memikirkan bagaimana cara mendapatkan bahan baku tersebut, karena saat ini sudah ada GoFresh yang bisa melayani pesanan bahan baku untuk restoran.

GoFresh, Supplier Bahan Baku Restoran yang Lengkap dan Terpercaya

Ada yang belum tahu GoFresh itu apa? Saya kasih info nih, GoFresh merupakan marketplace yang menyediakan supplier sembako dan bahan baku segar untuk kebutuhan usaha kuliner yang sudah bermitra dengan GoJek. Sehingga dengan ini memudahkan para pelaku usaha kuliner untuk terus membuka warung makanannya dengan disupport bahan baku yang bagus, segar dan terjamin akan kebersihannya.

Supplier Restoran

Selain itu, sebagai supplier restoran, GoFresh memberikan beberapa keuntungan, di antaranya:

1. Gratis ongkos kirim
Dengan belanja minimum Rp 300.000, maka kita akan mendapatkan keuntungan gratis ongkos kirim dari bahan baku yang kita belanjakan di GoFresh.

2. Permbayaran yang mudah dilakukan
Belanja di GoFresh ini juga menguntungkan kita yang sedang mengurangi pemakaian uang cash, karena pembayaran bisa menggunakan virtual account, bank transfer, Alfamart GoPay atau pun kartu kredit.

3. Waktu pengiriman yang fleksibel
Kita bisa memilih kapan waktu pengiriman barang tersebut sesuai dengan kebutuhan yang kita perlukan. Apakah langsung besok dikirim, atau lusa, atau besoknya lagi.

4. Banyak promonya
Nah ini yang sering dicari-cari oleh kita semua. Jadi, belanja ke supplier restoran menggunakan GoFresh itu kita bisa dapat promo yang menarik.

Nah, itulah beberapa keuntungan belanja menggunakan GoFresh. So, buat teman-teman yang sedang menjalani bisnis kuliner, yuk, kita gunakan GoFresh sebagai supplier restoran yang bisa kita andalkan. Karena GoFresh merupakan marketplace yang berfungsi sebagai supplier restoran untuk memenuhi kebutuhan sembako dan bahan baku yang segar setiap harinya.

Dan dengan adanya supplier restoran yang memadai seperti GoFresh ini, semoga dapur restoran selalu mengebul dan banyak pelanggan setianya. Aamiin...

Terima kasih sudah berkunjung di blog ini. 

Cara Membuat Roti Tape yang Enak, Mudah dan Murah Meriah

Roti tape goreng enak

Hallo, Guys
. Sebuah prestasi besar saya bisa membuat sebuah kreasi makanan. Mungkin ini semua karena kegabutan yang melanda saat di rumah saja. Untuk mengisi waktu yang sangat luang, saya mencoba untuk membuat camilan yang bisa dimakan saat bersantai sambil nonton tv atau ketika sedang menunggu ide menulis yang tak kunjung datang.

Saya membuat roti tape goreng yang cukup nikmat dan gurih dari rasa tape. Dan ini resepnya juga sangat mudah. Siapa saja bisa mempraktekkannya. Penasaran bagaimana cara membuatnya? Yuk, simak di bawah ini:

Roti Tape Goreng ala Ery Udya

Bahan-bahan:

32 buah biskuit malkist
4 bungkus tape
8 sendok makan susu kental manis rasa apa saja sesuai selera
300 ml minyak goreng


Cara membuat:

Hancurkan 4 bungkus tape (kurang lebih 600 gram) di dalam mangkuk. Dipenyet-penyet (aduh bahasanya), pakai sendok sampai jadi satu. Kemudian masukan 8 sendok makan susu kental manis. Aduk hingga merata. Setelah adonan jadi, ambil roti malkist satu per satu, kemudian taruh adonan tape dan susu di atasnya. Dan sisi sebelahnya tutup lagi dengan roti malkist.

Untuk ketebalan tape yang di dalamnya sesuai selera. Kalau saya agak tebal hampir 1 cm, karena permintaan Mama saya, katanya biar tapenya kerasa.

Setelah roti malkist dan tape dipasang-pasangkan (aduh, emang apa an ini pasangan), masukan dulu ke dalam freezer selama 30 menit.

Setelah 30 menit, ambil dan siap digoreng. Panaskan wajan dengan api kecil, masukan minyak. Setelah minyak panas, masukan roti malkist yang sudah berisi tape tersebut. Jangan lupa dibalik agar sisi yang satunya juga matang, dan yang satunya tidak gosong. Setelah berwarna cokelat, angkat dan tiriskan.

Roti tape goreng

Ye, berhasil. Cukup mudah, bukan? Roti tape goreng siap dihidangkan. Biar rasanya makin maknyus, di atasnya saya taburi irisan keju.

Okay, simple sekali kan membuat roti tape goreng. Kalau teman-teman bikin apa nih saat haru stay at home saja? Share di kolom komentar, ya. Siapa tahu ada resep yang unik dan bisa saya praktekkan. Terima kasih.

Dan Pada Akhirnya, Saya Ikutan Mengalami Drama PPDB Online Juga!

Hallo, Guys. Jumpa lagi blog www.erycorners.com setelah hampir satu bulan dibiarkan. Semoga tidak sampai lumutan. Hehehe. Ternyata menjalani aktivitas sebagai ibu muda (anggap saya masih belia :P) itu luar biasa. Lagi ingin ngedraft ada yang nangis, terus parahnya lagi, kalau anak lagi tidur, saya ikutan tidur. Jadi, niat hati mau ngeblog terlewatkanlah. Dan kali ini membuat tulisan ini, membutuhkan niat dan kegigihan yang sangat super.

Drama PPDB Online

Ceritanya saya itu mendaftarkan adik saya untuk melanjutkan ke jenjang ke SLTA. Kita semua tahu, kan, bahwa sekarang menggunakan zonasi dan pendaftarannya secara online.

PPDB Online Jawa Tengah tahun 2020 itu dibuka mulai tanggal 17 Juni 2020. Dan hari itu, adik saya langsung mengaksesnya yang ternyata belum bisa diakses karena mungkin servernya belum ready atau gimana, atau mungkin overload terlalu banyak yang mengakses sehingga tidak bisa dibuka.

Saya mencoba untuk menenangkan adik saya yang sudah uring-uringan takut tidak terdaftar padahal batas akhir pendaftaran masih lama sampai tanggal 25 Juni 2020. Alhamdulillah adik saya tenang. Dan keesokan harinya mulai mengaksesnya, dan Alhamdulillah berhasil input data untuk mendaftar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bukan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Alasannya tentu karena zonasi, karena SMA terdekat dengan rumah saya itu jaraknya lebih dari 7 km. Memang masih masuk dalam wilayah zonasi, tapi dilihat peluangnya kecil karena yang jaraknya 0 km sudah banyak banget. Mau daftar ke lewat jalur prestasi, nilai adik saya kurang tinggi, peluangnya sangat-sangat kecil. Akhirnya mencari aman dong, masuk SMK yang tidak pakai zonasi. Tetapi meskipun begitu, tetap ada saja dramanya.

Berkas yang diunggah masih kurang
Sudah memfoto dokumen kelulusan, ternyata masih ada yang terlewat, yaitu pakta integritas. Untungnya saja bisa didonwload di situs PPDB-nya. Berhubung di rumah belum ada printer, maka adik saya ngeprint di warnet. Pulang ke rumah langsung mengisi kolom 'titik-titik' dengan tulis tangan. Terus pas mau difoto dilihat-lihat lagi jelek tulisannya, akhirnya batal, dia ngetik di laptop dan balik ke warnet untuk mengeprint. Sekaligus ke toko peralatan kantor untuk membeli materai, karena dokumen tersebut harus ditanda tangani di atas materai.

Setelah semuanya beres, tinggal diupload. Eh, masih ada drama lagi, koneksi internet kami tidak lancar. Yang akhirnya pending dulu sampai petang baru bisa diupload.

PPDB Online


Tidak bisa mengeprint bukti pendaftaran
Setelah menyelesaikan tahap demi tahap dari pengajuan akun, verifikasi akun, mengunggah berkas, memilih sekolah tujuan dan jurusan yang diminati, ada tahapan selanjutnya, yakni mengeprint bukti pendaftaran. Saya kira klik simbol printer bisa disave di pdf, namun ternyata langsung mengarah ke menu print.

Berhubung hari sudah gelap, kami menunggu hari esoknya untuk ke warnet. Dan hari yang ditunggu pun datang. Pagi hari, saya dan adik saya pergi ke warnet dengan semangat untuk mengeprint bukti pendaftaran. Sampai di sana, Alhamdulillah sepi, jadi tidak perlu mengantri. Kami masuk bilik nomor dua. Langsung menyalakan komputer, buka google chrome, terus memasukan situs PPDB Online Jateng. Eng ing eng... ditunggu-tunggu tidak tampil tampil, koneksinya lelet sekali. Ditunggu sampai setengah jam, tidak kebuka juga itu halanan PPDB Onlinenya. Akhirnya kami ke kasir, mengeprint dari komputernya. Ternyata, koneksi di komputer kasir cukup lancar. Dalam hati saya berkata, "Kenapa koneksi yang buat user lelet, buat dirinya lancar?" Setelah menunggu beberapa saat akhirnya bukti pendaftaran berhasil print.

Drama Nilai Pas-pasan
Adik saya yang satu ini memang luar biasa. Daftar sekolahnya pakai drama banget. Setelah melakukan registrasi, ternyata nilainya ngeri-ngeri sedap. Karena masih kejaring tapi rankingnya nomor 10 dari bawah. Kan ketar ketir banget, jadi kami tanggal 23 dan 24 Juni 2020 datang ke sekolah, kira-kira masih bisa masuk apa tidak. Jawabnya tentu masih bisa kalau tidak ada nilai yang lebih tinggi lagi sampai batas akhir pendaftaran.

Alhasil, saya sampai tanggal 25 Juni 2020, memantau terus hasil seleksi tersebut dan datanya masih belum berubah sampai sekarang tanggal 29 Juni 2020. Semoga diterima, biar tidak pusing lagi. Ya, karena pengumuman resminya tanggal 30 Juni 2020. Mohon doanya ya, semoga adik saya lolos dalam PPDB Online SMK di Jawa Tengah ini, wilayah Kabupaten Purbalingga.

Okaylah, itu drama yang kami alami. Memang tidak sedrama dengan yang lainnya tapi ini cukup bikin pusing kepala. Dan drama pendaftaran sekolah ini, tidak hanya adik saya yang satu ini yang akan melanjutkan ke SMK. Masih ada si bungsu yang harus mendaftar ke SMP dan pendaftaran baru dibuka minggu ini. Semoga tidak ada drama yang merepotkan. Lelah hayatiii.

Update: Alhamdulillah, adik saya sudah diterima di sekolah pilihannya. Terima kasih untuk semua doa-doanya. :)

Ngabubutit Asyik di Tengah Pandemi

Ngabuburit
Adanya Pandemi Covid-19 membuat kita seperti terkurung di dalam sangkar emas (kayak lagu jadul aja). Mau ke mana-mana dibatasi. Bahkan ada jalan yang benar-benar ditutup, tidak boleh dilewati selama masa pandemi. Otomatis di bulan puasa ini kita enggak bisa ngabuburit berburu takjil di luar rumah. Mau tidak mau, ngabuburitnya kita tetep di dalam rumah. Membosankan memang.

Untuk mengobati rasa kebosanan, kita perlu melakukan hal-hal yang beda di rumah, tapi juga bermanfaat. Nah, berikut merupakan cara asyik untuk ngabuburit meski di rumah saja

1. Membuat takjil berbuka puasa bareng keluarga
Bikin menu takjil di rumah dan bareng keluarga itu seru lho, meskipun ujung-ujungnya dapur jadi berantakan. Tapi dengan ini kita bisa lebih dekat dengan keluarga, karena kita masaknya sambil tertawa meskipun masakannya gagal. Hahaha.

2. Menonton tayangan kajian islami
Zaman sekarang bisa banget mendengarkan dan atau menyaksikan kajian dengan HP. Daripada ponsel digunakan hanya untuk ngegame, lebih baik buat buka chanel kajian di youtube, yang akan membuat hati lebih adem.

3. Tadarusan
Biasanya sehabis salat ashar, menunggu berbuka puasnya dengan tadarusan. Ini juga bisa dilakukan di mana saja. Dan baiknya saat ini di rumah saja. Selain bikin hati sendiri adem, rumah juga ikut bahagia mendengarkannya.

Itulah tiga hal yang bisa dilakukan untuk menikmati ngabuburit asyik di tengah pandemi. Dan doa kita sama, semoga pandemi Covid-19 segera hilang dari bumi ini. Aamiin....

Tulisan ini masuk ke day 18 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020. Terima kasih.

3 Chanel Youtube yang Suka Berbagi Resep Masakan Secara Simple dan Bisa Kita Kerjakan dengan Mudah

3 Chanel Youtube yang Suka Bagi Resep Masakan
Hallo, Guys
. Bagaimana memasuki tantangan Day 17 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020? Masih semangat, kan?

Akibat menjalani aktivitas di rumah saja, banyak nih yang belajar masak, termasuk saya. Jadi kadang-kadang mencoba masak sesuatu yang baru mesti kerap kali gagal. Tapi ya enggak apa-apa, kan? Seorang chef saja pasti pernah mengalami kegagalan dalam memulai belajar memasak, apalagi saya, ya, kan? (Cari alibi saya nih).

Berbicara tentang chef, saya aslinya mengidolakan Chef Juna. Tapi sayang, dia enggak ada chanel youtubenya. Padahal pengen lihat gimana Chef Juna masak, meskipun kayaknya saya enggak sanggup masak ala Chef Juna, karena sudah pasti ribet bin teliti banget sampai hal-hal terkecil.

Okay-lah, jangan bahas Chef Juna, kita bahas chef lainnya saja yang punya resep masakan simple dan praktis. Cocok untuk buat kita yang lagi belajar memasak. Mau tahu siapa dia? Yuk, simak 3 Chanel Youtube yang berbagi resep masakan.

1. Chanel Youtube Arnold Poernomo
Chef Arnold

Ini chanelnya Chef Arnold. Suka melihat tayangannya di youtube gegara masak per-endog-an (masak telur). Dari masak telur ceplok, telur ala McD sampai masak pouch egg, yang saya niru tapi gagal karena telurnya kematangan. Dari situlah saya suka melihat postingannyan di youtube, yang ternyata suka berbagi resep secara sederhana namun enak. Bahkan pernah masak Indomie saja jadi mewah. So, pas bulan puasa begini, cocok nih melihat chanel youtunya Chef Arnold, biar kita terinspirasi mau masak apa.

2. Chanel Youtube Rasa Sayange TV
Chanel Rasa Sayange TV

Biasanya saya nonton di TV, tapi seringnya kelewat, ya sudah saya cari di youtube, ternyata ada. Acara yang dipandu dan diisi juha oleh Chef Rudi Choeruddin ini sering membagikan resep masakan yang rumahan banget. Seperti masak balado, masak gulai, kue kukus dan lainnya. Kalau melihat Chef Rudi masak terlihat jelas banget sangat simple tapi hasilnya oke, makanya saya suka.

3. Chanel Youtube William Gozali
Chanel Will Goz

Sang Juara Master Chef Season 2, William Gozali juga suka berbagi resep sederhana di chanel youtubenya. Bahkan di bulan puasa begini, dia bagikan video bikin kolak ungu campur kurma. Hmm, nikmat banget.

Karena resep yang simple dan praktis itulah saya menyukai ketiga akun youtube di atas itu. Jadi, kalau ada waktu senggang, saya bisa menirukan memasak sesuai dengan resepnya.

Kalau teman-teman, chanel youtube mana nih yang disukai? Share di kolom komentar, ya. Terima kasih.