Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tak Apa Berhenti Sejenak

Tak Apa Berhenti Sejenak

Tahun 2024 saya mengalami goncangan, entah apa yang sebenarnya terjadi, yang jelas bikin malas melakukan sesuatu. Sebenarnya dimulai dari akhir tahun 2023. Mungkin libur akhir tahun yang terlalu panjang membuat saya terlena dengan suasana rumah, mager, dan hanya ‘menikmati’ hidup tanpa harus fight seperti biasanya. Sampai-sampai saya membiarkan blog terbengkalai.




Tak Apa Merasa Lelah, Akui Saja…


Tak Apa Merasa Lelah



“Mungkinkah saya akan pensiun ngeblog?” Pikirku saat itu.

Hati kembali bergejolak, “Tidak, ini hanya lelah, biarkan saja semuanya berjalan, tapi raga, jiwa, hati, dan pikiran juga perlu beristirahat. Biarkan saja lewat begitu saja, tak apa-apa.”

Iya, dan kini mungkin sudah saatnya saya harus kembali, harus semangat lagi. Kenyataannya memang sejak awal tahun 2024, di kantor saya juga tak sesemangat seperti hari-hari yang lalu. Bahkan asam lambung naik yang membuat badan gemetaran, perut sakit, dan merasa dingin di malam hari.

“Ah, jangan bilang saya depresi,” masih menyangkalnya. Mungkin saja tanda-tanda itu sudah mulai muncul, tapi lagi-lagi saya menepisnya. Eh, bukan menepisnya, tapi mencari tahu tentang gejala awal depresi, ya, rada mirip sih.

Untung masih sadar, hahahah, jadi ya enggak terlalu dibawa stres lagi. Ya, harus diakui memang, sekitar empat mingguan ini saya berusaha untuk tenang walau gejolak dalam hati cukup besar. Akhirnya saya enggan juga main media sosial, membukanya saja pun enggan. Lelah itu kembali datang menyapa saya rupanya.


Sungguh kadang membagongkan buat saya yang suka berpetualangan tapi malah malas dengan segala hal. Beruntungnya mulai teringat akan hal-hal yang harus diraih/dicapai, sehingga hati berkata lagi, “Mau nunggu sampai kapan magernya?”

Tak Masalah Menepi Sejenak


Tak Masalah Menepi Sejenak

Hal-hal yang rutin setiap hari dikerjakan dan dipantau itu membuat jenuh, pusing, lelah, dan bosan. Tak mengapa sih ketika harus mengambil menepi sesaat asal jangan kebablasan.

Saya menyadari diri ini sudah lelah, akhirnya dengan ikhlas saya dikalahkan hanya untuk menepi dan mengembalikan kesegaran pada otak dan hati saya. Dan hal ini saya lakukan karena memiliki tujuan agar sesuatunya menjadi lebih baik, di antaranya:

1. Mengembalikan Kesegaran Pada Otak


Sebenarnya di awal tahun saya kurang semangat atau merasa depresi itu sudah sering terjadi. Seperti halnya di awal tahun 2022, saya juga bersemangat.

Beruntung sekali di tahun 2023 bisa libur akhir tahun panjang dari tanggal 23 Desember 23 hingga 02 Januari 24. Ckckck, jangan tanya pas masuk kerja gimana tulisan saya. Sudah jelas kayak baru latihan nulis.

Namun, libur panjang bukanlah sesuatu yang tepat juga untuk otak saya. Kenyataannya banyak agenda lain yang harus dikerjakan dan tetap membuat kelelahan. Ketika mulai masuk kerja, otak saya belum fresh. Masih ‘jetlag’ untuk memulainya. Jadi, ya sudahlah, saya membiarkan diri saya tidak semangat. Biarkan saja pikiran saya melayang entah ke mana dan hanya melakukan sesuatu yang disukai.

2. Menenangkan Hati


Sudah pasti menepi sejenak itu membuat hati tenang, benar-benar seperti terisolir dari dunia luar. Tidak memikirkan apa-apa, beban hati dan pikiran berkurang, diharapkan asam lambung yang sudah sering naik juga segera turun.

3. Mengelola Emosi dengan Baik


Tak bisa saya pungkiri bahwa beban pekerjaan dan rutinitas harian membuat saya lelah yang kadang membuat emosi sendiri. Menangis sendiri tanpa sebab yang jelas. Sungguh ini bukan hal yang baik. Untuk itu, saya mengambil jeda, membiarkan semuanya tanpa harus saya pikirkan dengan seksama. Biarkan saja mengalir, yang ditetapkan akan terjadi pasti terjadi, terpenting saya enggak emosian.

4. Memberi Napas dan Ruang Pada Jiwa dan Raga


Rutinitas yang sama setiap hari memang membuat bosan dan melelahkan. Untuk itu, saya ambil jeda ini, tak mengapa, biarkan napas yang tersengal-sengal pergi, jiwa dan raga memiliki ruang yang lebih leluasa tanpa himpitan, tekanan, dan target.

5. Menjadi Titik Balik Agar Semangat Lagi


Menepi sejenak itu seperti mengisi semua kekosongan diri. Entah itu dari jiwa, maupun raga. Diharapkan setelah semuanya segar, bisa kembali beraktivitas seperti biasanya dan lebih semangat. Iya, semoga ya, saya kembali semangat. Kangen blog walking juga nih.

Hal yang Dilakukan Ketika Menepi Sejenak


Saya tidak ada tips khusus, karena pada kenyataannya saya masih masuk kerja, hanya saja saya tidak ngoyo seperti biasanya. Saya lebih ke evaluasi apa saja yang sudah saya kerjakan dan mana yang saja yang perlu diperbaiki.

Selain itu mengambil cuti di hari Jumat biar bisa libur panjang. Di rumah lebih banyak bersantai, entah itu masak, makan camilan, nonton drama, main sama anak, dan tidur. Sungguh, bisa tidur nyenyak adalah sebuah kenikmatan hakiki bagi saya untuk saat ini.

Setelah semua itu saya lakukan, saya akan kembali fight lagi nih, semoga semangat bekerja masih bisa membara meskipun sebagai working mom sering kepuntal-puntal, apalagi kalau pas berangkat pas anak nangis minta ikut. Ha, menggoda iman biar tidak masuk kerja.

Well, terima kasih sudah membaca curhatan saya di awal tahun ini. Maaf juga untuk salah saya di tahun 2023 dan tahun-tahun sebelumnya selama berinteraksi di dunia maya, bisa jadi ada yang kurang mengenakan. Semoga tahun 2024 kita lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Aamiin.

Mari kita semangat lagi di tahun 2024.
Eri Udiyawati
Eri Udiyawati Hallo, saya Eri Udiyawati. Seorang Perempuan yang suka menulis dan traveling. Blogger asal Purbalingga, Jawa Tengah. Suka menulis berbagai topik atau bahkan mereview produk. Email : eri.udiyawati@gmail.com | Instagram: @eryudya | Twitter: @EryUdya

17 comments for "Tak Apa Berhenti Sejenak"

  1. Tetap semangat ya sebagai seorang working mom! Memang tidak mudah mengatur waktu antara pekerjaan dan tanggung jawab sebagai seorang ibu. Jangan ragu untuk meminta bantuan dari orang lain jika memungkinkan. Pastikan juga untuk merawat diri sendiri agar tetap sehat dan bersemangat.

    ReplyDelete
  2. Semua perasaan kita tuh valid dan sangat manusiawi mbaa

    aku jg kadang ngerasa suwung/ hampa pas blogging, karena belakangan ini aku jaraanggggg bgt kluar kota/negri

    kek mikir, apaa dah yg mau eikeh tulis di blog 不不不 ya wis, klo lagi jenuh gitu, ya aku istirahat aja.... cari kulineran enak......
    ikut pengajian....ya gitu2 dah 不不不

    ReplyDelete
  3. Menepi sejenak kayaknya jadi kunci utama buat mendapatkan keseimbangan dan kesegaran kembali. Bener banget, nggak masalah menepi sejenak asal jangan kebablasan. Apalagi, menepi itu seperti memberi napas dan ruang pada jiwa dan raga.

    Selamat menikmati momen menepi dan semoga setelahnya semangatnya kembali membara! Kembali beraktivitas dengan semangat baru, ya.

    ReplyDelete
  4. Memberi waktu sejenak untuk badan dan pikiran ini bagus banget, ka Ery..
    Memang kadang kalau terlalu diforsir melakukan sesuatu, terus meneruss, jadinya burn-out.

    Aku salut sama ka Ery.
    Meskipun berhenti sejenak, tapi tetap bisa menuliskannya di blog. Ini bakalan jadi jejak digital yang mungkin suatu hari nanti ketika dibaca ulang, akan mendapatkan kesan yang berbeda dan menjadi pribadi ka Ery yang sangat positif dan penuh semangat.

    Hwaitiiing, ka Ery.

    ReplyDelete
  5. Semangat 2024 bukan berarti kerja kerja kerja. Take a break itu perlu yaa mbak. Bagus lho mbak Ery menyadari dan segera mengambil tindakan untuk menepi sejenak. Work-life balance gitu yah.

    ReplyDelete
  6. Semangat ya mak Ery, tidak apa-apa kemarin menepi sejenak semoga tahun ini bisa menambah semangat untuk menulis kembali ya.

    ReplyDelete
  7. Halo mbaa, semangat yaaa. Tak apa berhenti sejenak, untuk rehat ya mba. Aku merasa pas habis libur anak2 skul kmarin, lumayan jetlag karena waktu libur santai dan nggak harus kejar2an buat ngurus rumah. Pas anak2 masuk skul, yaudah deh dijalani lagi, alhamdulillah

    ReplyDelete
  8. Benar sekali kak, tak apa mundur sejenak untuk meraih langkah yg lebih maju dan panjang di depannya. Aku pun kadang seoerti itu KLO SDH mulai lelah, mundur dulu, refresh otak dulu, jauhi dulu hal yg membuat kita merasa letih, setelah itu baru deh seger lagi.

    ReplyDelete
  9. Haii mbaa...aku malah nov-des minim skali posting tulisan. Meski ada alasan pindahan pulau, tapi sebenernya kalau manajemen waktu dan emosinya bagus, pasti bisa tetep rajin posting sih..hahaha..Ayo kita sama2 semangat lagi.

    ReplyDelete
  10. Ah, iya, Mba ada kalanya butuh menepi. Memang yang paling tahu kondisi diri kita ya, kita sendiri. Akui kalau memang sedang lelah atau kecewa. Coba healing Mba, lakukan yang meyenangkan hati. Semoga kondisi hatinya segera kembali membaik dan pulih.

    ReplyDelete
  11. Ya, gak papa kalau memang kita mau berhenti sejenak, Mbak. Saya juga pernah ada di fase itu. Mager mau ngapa-ngapain, akhirnya hanya ngelakuin rutinitas yang penting aja dan banyak beristirahat.
    Setelah itu baru semangat beraktivitas kembali, setelah ingat beberapa hal yang memotivasi.
    Jadi ... semangaat, mbaak!

    ReplyDelete
  12. Semangat Mbak. Tak apa untuk berhenti atau menepi sejenak. Aku pun kaya gitu sih. Ada masa kaya berat banget dan akhirnya ya menghentikan semua buat istirahat, ambil waktu biar tetap waras

    ReplyDelete
  13. Tak apa berhenti sejenak
    Lelah boleh, menyerah jangan
    Emang harus jeda sejenak saat lelah melanda ya mbak

    ReplyDelete
  14. Setuju mbak. Itupun pernah saya alami. Ada kebosanan, semangat hidup berkurang. Saya diam sejenak. Tidak lama hanya beberapa hari sambil kumpulkan energi lagi untuk menyemangatkan diri.

    ReplyDelete
  15. Gapapa untuk menyepi dulu kok mba ☺. Jenuh itu pasti selalu ada. Dan memang sebaiknya kita jangan paksain untuk trus melakukan hal2 selagi jenuhnya blm ilang. Malah ntr jadi makin males utk ngeblog lagi , atau melakukan hal2 yg kita suka lainnya.

    Aku sendiri beberapa kali bosen dengan medsos. Dan biasanya detoks deh. Ga nyentuh dulu sampe 3 bulan. Tapi blog memang susah untuk aku lepasin. Krn passionku di sana. Palingan jdwal nulisnya yg aku kurangin, tapi pokoknya dalam sebulan hrs ada tulisan aja minimal 1.

    ReplyDelete
  16. Betuk, jangan terlalu ngegas terus, tenangkan pikiran kalau sudah mood bisa mulai kembali

    ReplyDelete
  17. Beristirahat sejenak emang perlu banget, tidak perlu memaksakan sesuatu. Nanti malah jadi banyak pikiran dan akhirnya cepat lelah karena pikiran yang terus mengganggu.

    ReplyDelete