Hal-hal yang Harus Dilakukan Ketika Merasa Lelah Berkepanjangan

Lelah berkepanjangan
Hal-hal yang Harus Dilakukan Ketika Merasa Lelah Berkepanjangan

Lama sekali rasanya saya tidak update di blog, bahkan media sosial juga. Di instagram yang setidaknya seminggu sekali, terakhir posting tanggal 12 Juli 2021, di facebook yang sering buat tempat curhat panjang kali lebar, sesekali hanya share memory beberapa tahun yang lalu. Atau sekadar mereshare postingan dari teman-teman yang cukup menarik. Di twitter baru-baru ini saya kembali buka. Entahlah, ada apa dengan diriku. Rasanya akhir-akhir ini lelah. Seperti terlalu banyak yang dipikirkan, padahal memikirkan untuk membuat postingan di blog saja terlewatkan.

Atau mungkin saya sedang mengalami insecure?

Insecure adalah perasaan tidak percaya diri, was-was, cemas, tidak mampu atau hal lainnya yang membuat seorang diri merasa tidak aman atau bahkan ketakutan.

Yah, mungkin rasa kurang percaya diri atau minder sedang menghampiri saya, karena belakangan ini, rasanya kok, saya gini amat ya. Tidak bisa maksimal untuk melakukan sesuatu. Bahkan awal bulan Juli, saya sampai oleng dengan pekerjaan di kantor. Saya sampai ditegur sama bos karena kesalahan yang saya buat. Duh, rasanya malu banget, sampai hal kecil, bisa miss begitu saja oleh saya.

Harus diakui sih, memang saya sedang mengalami rasa minder, capek, lelah hati dan pikiran. Rasanya begitu bertubi-tubi begini dan begitu. Kadang rasanya begitu menyesakkan, tapi tiba-tiba hilang terbawa lelapnya tidur. Tapi kadang ada sesuatu yang terus terngiang-ngiang. Seperti tidak percaya pada diri sendiri.

Apakah hidup terus-terusan begini baik? Tentu saja tidak. Sungguh, ini sangat mengganggu, dan merasa bukan 'Ery banget' yang seperti biasanya. 

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk keluar dari zona yang tidak jelas ini? Untuk hal ini saya mencoba beberapa hal dimulai dari yang paling ringan.

Hal-hal yang Harus Dilakukan Ketika Merasa Lelah Berkepanjangan

Capek

Padahal saya sedang merasa baik-baik saja, tidak merasakan bully seperti puluhan tahun lalu. Namun, rasa lelah itu rasanya berkepanjangan. Tentu saja ini bukan hal yang baik bagi jiwa dan raga saya. Dan berikut list yang sedang dan atau akan saya lakukan untuk kembali semangat.

1. Interopeksi Diri

Beberapa minggu terakhir ini, saya sering bertanya ke diri sendiri. Kamu sedang kenapa? Apa yang bikin kamu jadi begini? Perlahan ketemu dengan jawabannya. Rasa bosan yang mulai menggunung karena rutinitas yang itu-itu saja. Kantor - rumah, kantor - rumah, begitu terus sampai entah kapan PPKM berakhir, dan saya bisa liburan.

Selain itu, mungkin saya masih dalam proses adaptasi menjadi seorang ibu. Masih suka ngeluh capek ngurus anak, padahal hanya sebentar di saat setelah pulang kerja atau pas weekend. Semoga saja saya tidak mengarah baby blues.


2. Mencoba Menerima di Semua Bentuk Keadaan

Ya, saya sedang belajar untuk bersyukur lebih banyak. Besyukur lagi, dan terus bersyukur. Pasalnya keadaan yang saat ini sedang terjadi, hampir semuanya mengalami kok. Karena pandemi ini efeknya luar biasa di segala lini.Jadi, saya harus banyak-banyak bersyukur atas apa yang terjadi dalam kehidupan saya.


Mungkin saat ini terasa berat sekali. Seperti ngambang tidak jelas. Mudah-mudahan, step by step berubah menuju yang lebih baik.

Dengan belajar menerima keadaan yang terjadi, meski pahit, saya belajar sabar juga. Yang biasanya saya itu grasa-grusu, sekarang mencoba menelaah dulu apa yang sedang dialami. Semoga saja, dengan menerima dengan ikhlas apa pun yang terjadi, akan ada hikmah yang luar biasa. Insya Allah.

3. Mulai Melakukan Sesuatu dan Tinggalkan Mager

Akhir-akhir ini saya menjadi pemalas sekali. Malas gerak, malas baca, malas menulis dan lainnya. Okay, semoga di awal Agustus 2021 ini semangat saya untuk melakukan sesuatu perlahan bisa kembali.

Sementara tiga hal dulu ya, kawan, apa yang sedang atau akan saya lakukan untuk kembali menjadi diri sendiri yang semangat, ceria dan terus berinteraksi dengan sesama. Kalau kebanyakan list-nya, takutnya malah hanya ngelist ini dan itu, tapi yang dilakukan tidak ada.

Dan tentunya saya selalu berharap kita tetap waras, ya. Kalau membiarkan lelah berkepanjangan takutnya menjurus ke hal-hal buruk. Karena akibat merasa lelah berkepanjangan tidak baik lho bagi kesehatan.

Stop Merasa Lelah Berkepanjangan Jika Ingin Sehat

Merasa Lelah berkepanjangan

Tanpa sadar sering mengalami rasa lelah yang tiada hentinya meskipun sudah istrihat yang cukup. Nah, ini berbahaya banget lho, kawan. Karena merasa lelah berkepanjangan sebagai salah satu tanda kita terkena depresi. Dalam hal ini saya juga merasakannya, semoga saja saya tidak mengalami depresi, ya. Karena merasa lelah seperti menerima beban berat di badan. Sehingga memaksa saya untuk beristirahat, mager dan lainnya. Namun, bukannya lelah menghilang, malah malas dan semakin lelah yang semakin merajalela.

Sungguh ini hal yang tidak baik. Untuk itu, biar kita tetap normal, waras dan bahagia, sebisa mungkin menghindari hal-hal yang memberatkan pikiran. Sungguh mengganggu, baik fisik maupun mental.

Di sisi lain, di musim pandemi begini, kita harus selalu sehat fisik mapun rohani. So, mari kita berbahagia untuk kesehatan dan imun yang semakin baik. Lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk kewarasan hati dan mental.

Kesimpulan

Pada intinya, baik lelah fisik maupun lelah mental ialah hal yang tidak baik bagi kesehatan. Untuk itu, siapapun kita, yang terus-terusan merasa lelah harus segera dicari solusinya. Kalau lelah fisik, mungkin akan lebih mudah recoverynya, kita cukup makan, minum dan istirahat yang cukup. Namun, merasa lelah berkepanjangan yang disebabkan dari hati maupun mental, ini butuh mood booster untuk mengalahkannya. Selain itu, harus dicari penyebab apa yang membuat kita tertekan, marah, depresi dan lainnya. Sehingga akan lebih mudah mengusir rasa lelah tersebut.

Well, terima kasih sudah berkunjung untuk membaca curhatan dari saya. Semoga ada manfaatnya. Terima kasih. :)

10 Comments

  1. Saya sedang merasakan lelah berkepanjangan sampai jadi insomnia. Insomnia ini bahkan bikin emosi jadi nggak stabil hiks sedih. Jadi sekarang saya mau fokus istirahat dulu kayaknya.

    ReplyDelete
  2. Semoga saya ngga depresi ya, hehehe. Soalnya beberapa waktu ini memang ngerasa suka lelah berkepanjangan.
    Tapi terkadang, rasa lelah berkepanjangan itu bisa jadi karena imbas dari target pribadi yang terlalu tinggi juga.Sesekali kita perlu mengurangi beban ekspektasi diri sendiri

    ReplyDelete
  3. Nah bener banget tuh kalau merasa lelah dan tidak disembuhkan sesegera mungkin, bisa menyebabkkan stres dan rasa marah bisa memuncak lebih cepat dari biasanya. Jangan sampai deh

    ReplyDelete
  4. Kalau saya sendiri menyebut proses untuk bangkit itu sebagai reset life, karena memang hidup itu ups and downs ya mbak ery. Ya nggak papa, mgkn kita sedang down, tapi tentu harus bangkit kembali. Tanpa sadar pikiran begitu itu membuat kita suka merasa nggak guna, padahal kalau melihat keluar, ada banyak banget yang kurang dari kita yaa.

    ReplyDelete
  5. Semangat ya, mba. Aku pun juga kadang begitu kalau banyak tugas silih berganti akhirnya badan mulai kasih alarm untuk rehat sejenak dari segala rutinitas. Trus biasanya aku take me time, refreshing yang bikin semangat beraktivitas kembali.. :)

    ReplyDelete
  6. Hai ka...saya juga lagi ngalamin yg sama nih, kayaknya kok mager banget. Buka sosmed cuma buat kerjaan aja, tapi saya mencoba bikin sesuatu yang membangkitkan semangat kayak sekarang mulai ngidupin lagi blog travelku yang 2 tahun nganggur.

    ReplyDelete
  7. Aku juga mbak sempat ada di fase lelah kayak gitu. Apalagi dalam bidang pekerjaan yang nggak ada peningkatan dan kayaknya selalu dilewatkan setiap ada pelatihan. Rasanya kok sedih banget tiap kali lihat rekan kantor dapat surat tugas pelatihan sementara aku di kantor melulu nggak ada kemajuan

    ReplyDelete
  8. Ah iya, kadang saat sedang capek dan banyak kerjaan, suka banget merasa lelah berkepanjangan
    biasanya aku klo sudah seperti ini langsung meyepi sejenak, melakukan me time agar bisa refresh lagi

    ReplyDelete
  9. Tulisan ini mengungatkanku juga nba Ery karena sedang dimasa mager banget buat nulis males pengennya tiduran iya banget lelah dan kudu mulai intropeksi yah

    ReplyDelete
  10. Aku juga sering merasa insecure begini, kak..
    Jadi suka ngelantur kemana-mana gitu..gak bisa fokus sama satu pekerjaan.
    Jadi gak selesai, bahkan bisa jadi terbengkalai.

    Kalau sudah mulai lelah (hati dan pikiran) biasanya aku gak mau dihubungi siapa-siapa dulu.
    Aku matiin semua gadget dan baca buku atau main sama anak-anak.

    ReplyDelete

Terima kasih telah membaca postingan pada blog saya. Silakan tinggalkan komentar, dimohon jangan menggunakan link hidup.
Terima kasih.
:) :)