Cara Simpel Menggunakan Panci Presto

Image from: https://resepkoki.id
Panci Presto? Mmm, bagaimana cara memakainya, ya? Jujur saja saya belum pernah memasak menggunakan Panci Presto. Padahal di rumah ada, tapi saya belum berani coba menggunakan Panci Presto tersebut. Yang memakai tentunya Mama saya, dong. Hihihihi.. Jangan tertawa, ya. Saya emang suka begini kadang-kadang. Pengen pintar masak tapi malas menggunakan peralatannya. Sungguh contoh perbuatan yang tidak boleh ditiru. Padahal cita-cita saya pengen jadi chef yang andal (mimpi ikut kontes masak biar ketemu Chef Juna). Halu sekali saya… wkwkkw 

Tetapi, meskipun saya belum pernah menggunakan Panci Presto sekalipun, setidaknya saya melihat dan menonton Mama saya ketika beliau masak menggunakan panci tersebut. Sebenarnya simple sih, seperti panci-panci pada umumnya. Hanya perlu dititikberatkan, bahwa menggunakan Panci Presto itu harus hati-hati dan menutup pancinya dengan sangat rapat. Cara menggunakannya juga sangat mudah, kok. Yuk, simak di bawah ini:

  1. Isi air pada Panci Presto secukupnya atau sesuaikan dengan banyaknya daging atau ikan yang akan dipresto.
  2. Masukan daging atau ikan yang akan dipresto ke dalam panci.
  3. Tutup rapat-rapat panci, jangan lupa kaitkan (kunci) tutup panci tersebut.
  4. Taruh di atas kompor yang menyala. Biarkan saja sampai daging atau ikan matang. Waktunya kita yang tentukan.
  5. Setelah waktu dirasa cukup, matikan kompor. Dan perlu diingat, jangan langsung membuka tutup panci. Biarkan dulu sampai keadaan panci dingin. Jadi, tunggu lima sampai sepuluh menit.
  6. Setelah panci dingin, kait panci dibuka, angkat daging atau ikan yang sudah dipresto.

Nah, mudah, kan menggunakan Panci Presto? Kata Mama saya itu, yang paling penting nutupnya harus rapat sempurna dan pas membukanya, tunggu sampai dingin (paling tidak jangan masih panaslah, begitu).

Panci Presto ini memang sangat berguna sekali untuk membuat masakan daging lebih empuk tanpa lama-lama memasak. Atau untuk membuat duri ikan menjadi lunak, seperti contoh: Bandeng Presto yang sering saya nikmati. Dengan begitu, ketika kita makan, bisa menikmatinya lebih enak tanpa harus susah-susah membuang duri ikan atau memakan daging yang masih alot. Itu sepengetahuan saya, kalau teman-teman bagaimana nih tentang fungsi dan cara menggunakan panci prestonya? Share dong di kolom komentar, kali aja ada yang lebih baik.

No comments

Terima kasih telah membaca postingan pada blog saya. Silakan tinggalkan komentar, dimohon jangan menggunakan link hidup.
Terima kasih.
:) :)