3 Penyesalan dalam Hidup, Cukup Membuatku untuk Berhati-hati dan Belajar

3:18:00 PM 0 Comments A+ a-

Sumber : www.pexels.com
Dalam hidup terkadang kita menyesali akan sesuatu hal. Entah itu sebuah cita-cita, kesalahan atau bahkan cinta yang salah. Kita tidak bisa menghindarinya saat itu, dengan ego atau pun dengan kengeyelan karena keras kepalanya kita. Membuat semua itu seperti benar namun lambut laun hal itu justru mejadi sebuah kesalahan atau bahkan kegagalan.

Pun termasuk saya. Hingga detik ini kadang ingin mengulang seluruh kenangan dan kujadikan baik adanya. Namun penyeselan tetaplah penyesalan yang kalau dipelihara hanya akan membuat hati terluka.

Saya mengalami beberapa hal yang membuat hati saya terenyak dalam hidup, seperti :

1. Tidak rajin belajar
Dulu zaman SMKdi mana saya sekolah, saya tipe orang yang angina-anginan kalau disuruh belajar. Dan kini saya menyesalinya, andai saja saat itu saya rajin belajar, mungkin prestasi saya bisa bagus, mungkin orang tua saya akan lebih bangga terhadap saya, atau mungkin saya bisa diterima di universitas favorit. Namun tidak, pada kenyataannya saya mendapatkan prestasi yang biasa saja. Tak seperti jaman SD dan SMP. Dan semua itu membuat saya kecewa sendiri.

2. Mengambil kuliah hanya D3 tidak S1
Dulu pikiran saya yang penting kuliah, karena saya juga ambil kelas karyawan gitu. Bekerja iya, kuliah iya, kan ruwetnya gimana. Pusing tujuh keliling kalau ada tugas kuliah ditambah pekerjaan yang super menumpuk, jadi saya berinisiatif ambil D3, enggak pikir buat kerja di mana, sudah kerja juga. Jreng jreng.. setelah lulus D3, ketika saya ingin mencari pekerjaan lain seperti di BUMN atau ASN, kepentok gelar. Haa… ya sudahlah. Sebenarnya saat ini suami saya juga menyuruh saya sekolah lagi, katanya tanggung banget cuma D3, tapi saya enggak mau. Ya, saya sudah benar-benar di zona nyaman banget saat ini, masas saya mharus engulang semua materi akuntasi, melihat jurnal ini dan itu, melihat angka-angka maya. Ogah, cukup melihat angka nyata di kerjaan, itu saja sudah membuat saya pening.

Sumber : www.pexels.com

3. Tidak mendengar nasehat orang tua
Waktu itu saya pernah jatuh cinta pada seseorang dan tentunya kedua orang tua saya juga tahu. Saat itu orang tua saya memberikan nasehat jangan jatuh cinta sama orang tersebut karena sepertinya tidak baik. Saya tidak mendengarkan hal itu, lah laki-laki itu dulu sangat manis di depan saya dan membuat saya jatuh hati setengah mati. Namun setelah dua tahun berjalan, ternyata dia tiba-tiba menghilang dan menyisakan luka di hati. Andai saja saya dulu mendengarkan orang tua saya, pastinya saya tidak akan mengalami patah hati.

Dan itulah penyesalan dalam hidup saya. Semuanya telah terjadi dan saya yakin, bahwa semua itu sudah takdir dari Tuhan yang tak bisa saya hindari. Jadi saya saat ini mencoba untuk berbuat baik di hari ini, dan melupakan masa lalu yang pernah membuat saya sakit.

Itulah kisah penyesalan saya untuk day 23 dalam BPN 30 Day Challenge.

Terima kasih telah membaca postingan pada blog saya. Silakan tinggalkan komentar, dimohon jangan menggunakan link hidup.
Terima kasih.
:) :)