Tuesday, August 2, 2016

Seni dan Budaya Bali Kaya Akan Makna Pilar Indonesia

Bali, siapa yang tidak mengenal dengan keindahan pulau yang sering disebut sebagai Pulau Dewata. Baik keindahan alam, seni, budaya, dan adat setempat, sangatlah menginspirasi dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong. Tak heran jika Bali menjadi tujuan utama wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Lebih dari itu, di Bali, masyarakatnya juga sangat kental dengan agama mereka, Hindu. Selain sebagai tempat ibadah, Pura di sana sangat memanjakan mata yang memandang.

Selain itu, masih banyak #JejakMahakarya yang tersembunyi di Bali. Pada kesempatan ini, saya akan berbagi info tentang pilar Indonesia yang meliputi kegigihan, gotong royong, keteguhan dan kesabaran yang sebenenarnya telah tertuang dalam Seni, Budaya dan Adat Istiadat di Bali.

1. Upacara Ngaben
Proses Upacara Ngaben (sumber : http://ensiklopediaindonesia.com)
Salah satu ritual adat ini mampu mencerminkan masyakarat Bali yang penuh gotong royong, penuh keteguhan dan kesabaran. Pasalnya dalam upacara ini, masyarakat bergotong royong mengarak jenazah untuk dikremasikan. Atau yang lebih dikenal untuk memberikan salam perpisahan dan penghormatan kepada orang yang mendahului kita (meninggal dunia). Bagi keluarga yang ditinggalkan pun harus merelakan dan sabar. Sebagai wujud ucapan perpisahan pun Upacara Ngaben harus dilakukan. Biasanya dilakukan setelah tiga sampai tujuh hari kematian. Jenazah yang diikutkan dalam Upacara Ngaben, harus jenazah utuh, yang nantinya akan dibakar.

2. Pura
Pura, tempat ibadaha agama Hindu (sumber : https://balipedia.id)
Kita tahu, bahwa Pura merupakan tempat ibadah untuk agama Hindu. Bisa dikatakan Pura adalah tempat suci. Ya, memang benar. Masyarakat Bali yang menganut kepercayaan agama Hindu, tentunya Pura merupakan tempat yang penuh keteguhan bahkan ketenangan hati. Dengan bangunan Pura yang meninggi ke langit, melambangkan bahwa keteguhan hati masyarakat Bali sangatlah kuat terhadap Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Selain itu, pada zaman dulu, pembangunan Pura diperlukan kegigihan yang tinggi. Pura juga bisa dikatakan sebagai tempat untuk menghormati para leluhurnya. Acara atau ritual keagaman biasanya dilakukan di Pura.

3. Tarian khas Bali
Tari Pendet yang mendunia (sumber : http://www.indonesiakaya.com )
Selain alam dan tempat-tempat yang menakjubkan, di Bali, Seni Tari pun sangat memukau. Salah satunya tari yang mendunia dari Bali adalah Tari Pendet. Yang merupakan tari ciptaan dari I Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng dari Desa Sumertha, Denpasar, Bali. Tari ini sangat indah untuk dinikmati. Melambangkan kesabaran yang tinggi namun penuh keceriaan. Untuk itu, saat ini Tari Pendet sering dipentaskan untuk menyambut tamu-tamu kehormatan atau sebelum upacara adat dimulai di halaman Pura.

Tari Kecak yang fenomenal (sumber : https://www.tumblr.com)

Selain Tari Pendet, tarian yang tidak kalah menariknya dari Bali adalah Tari Kecak. Tari yang dimainkan secara ramai-ramai ini mencerminkan kegigihan dan rasa semangat yang berapi-api. Percaya deh, kalau melihat Tari Kecak ini, rasa semangat akan timbul di dalam hati.

Itulah keistimewaan #JejakMahakarya dari Bali yang harus kita lestarikan, bukan hanya kita banggakan. Karena, kalau bukan kita sendiri yang melestarikan, siapa lagi? Mari kita jaga warisan dari leluhur.


Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition #JejakMaharkya.

5 comments:

Terima kasih telah membaca postingan pada blog saya. Silakan tinggalkan komentar, dimohon jangan menggunakan link hidup.
Terima kasih.
:) :)