Review Buku : Sejingga Jilbab Senja

6:00:00 PM 5 Comments A+ a-

Sejingga Jilbab Senja

Dari judulnya saja, sudah menarik, bukan? Ketika melihat buku ini saya langsung penasaran dan kemudian membacanya dengan seksama.

Buku ini mengisahkan tentang gadis desa yang bernama Senja. Saat masih kecil, ayahnya meninggal, dan akhirnya dia diasuh oleh Emak seorang diri. Karena kasih sayang Emak itu, Senja menjadi anak yang nakal di usia remaja. Seringkali dia merepotkan emaknya apalagi kalau di pasar.

Tinggal di kampung kecil dengan fasilitas minim membuat Emak harus bersusah payah mencari rezeki dan menyekolahkan Senja. Setelah lulus dari SLTA, senja diminta untuk melanjutkan kuliah di kota agar menjadi orang yang lebih baik. Senja pun menuruti permintaan Emak, meksi sebenarnya dia ingin membantu Emak berjualan atau usaha di kampugn tercinta.

Di kota, dia memiliki sahabat yang memiliki hobby sama, mereka Kejora dan Kirana. Bahkan karena Senja dan Kejora tinggal satu kost, Senja menganggap Kejora itu sebagai penggatnti
Emak sementara. Karena sifat Kejora yang keibuan dan selalu menasehati Senja seperti emaknya sendiri.

Hari terus berganti, tak terasa Senja telah tinggal di kota dan meninggalkan kampung cukup lama. Meskipun sering berkomunikasi dengan Emak melalui surat, tapi hatinya rindu. Sedangkan di kota, tidak ada tempat seindah di kampungnya. Rasa rindu itu kadang diobatinya dengan menaiki gedung untuk melihat bintang. Baginya, ayah terlihat tersenyum ketika bintang itu berpijar dengan terang.

Senja yang memiliki sifat cuek, ternyata ada dua pria yang menyukainya. Bahkan yang satu sangat gila sampai-sampai setiap hari mengirim bunga mawar dan disebar di depan kostnya. Hal itu sangat dibenci Senja dan Kejora karena membuat kotor dan harus dibersihkan. Senja sangat benci itu. Hingga suatu hari pun diketahui siapa yang selalu mengirim makanan kambing ke kostnya itu.

Hidupnya penuh warna, tawa dan tangis dilewatinya dalam meniti kehidupan ini. Hingga suatu hari ia meminta Kejora untuk membawakan kain panjang seperti yang dikenakan Kejora di kepalanya. Dia ingin memakai kain panjang itu saat ini. Kejora saat itu terus menuruti permintaan Senja, apapun akan dilakukan selama membuat Senja senang. Selain itu, memang Kejora tidak ada pilihan lain selain harus menuruti apa kata Senja.


--
Cerita yang tersaji menarik karena susah ditebak endingnya. Buku Sejingga Jilbab Senja ini berhasil memberikan nuansa yang berbeda dalam cerita-cerita anak remaja lainnya. Penulis berhasil membuat pembaca menjadi semakin penasaran apa yang terjadi di cerita pada halaman selanjutnya, sehingga enggan menutup bukunya sebelum selesai hingga akhir.

Penulis saat ini masih duduk di kelas 2 SMK Negeri 1 Purbalingga. Hobby menulisnya sudah ada sejak lama, dan di tahun 2016 dia berhasil menerbitkan buku pertamanya.


Bagi yang ingin berkenalan atau menyapa dengan penulis dan atau ingin membeli bukunya? Langsung saja bisa menghubungi Umi.

5 comments

Write comments
Aireni Biroe
AUTHOR
May 11, 2016 at 7:13 AM delete

Ending yang susah atau melenceng dari tebakan itu yang bikin greget seru ketika membaca buku...hihi

Reply
avatar
eri udiyawati
AUTHOR
May 11, 2016 at 7:31 AM delete

iya, Mbak.. gak nyangka endingnya akan seperti itu.. pas baca dari awal, kupikir hanya sebuah kisah cinta.. tapi bukan..

Reply
avatar
Reyhan Ivandi
AUTHOR
May 19, 2016 at 8:58 PM delete

Thanks kak review bukunya, dilihat dari sampul sepertinya buku ini layak dibaca SECEPATNYA :D

Selain nambah ilmu, juga bisa perlahan membuat pusataka pribadi. Yang lebih wow, umur penulisnya itu lho >.<

Reply
avatar
eri udiyawati
AUTHOR
May 20, 2016 at 7:29 AM delete

Iya, buku ini cocok utk dibaca. Hahahha iya, muda banget, saya jadi 'iri' juga mau nulis buku gak kelar2 wkwkwkwkwk

Reply
avatar
eri udiyawati
AUTHOR
May 20, 2016 at 7:32 AM delete

Iya, buku ini cocok utk dibaca. Hahahha iya, muda banget, saya jadi 'iri' juga mau nulis buku gak kelar2 wkwkwkwkwk

Reply
avatar

Terima kasih telah membaca postingan pada blog saya. Silakan tinggalkan komentar, dimohon jangan menggunakan link hidup.
Terima kasih.
:) :)