Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Yuk Jualan Online, dan Hadapi Keluhan Pelanggan dengan Solusi yang Tepat

Makin hari teknologi makin berkembang pesat seperti menembus batas ruang dan waktu. Dalam dunia bisnis tentunya sangat terbantu dengan adanya teknologi, terutama mereka yang bergerak di bidang bisnis online.

Memanfaatkan jaringan internet dengan baik dan tepat untuk berjualan online ialah hal yang sangat bagus di era sekarang ini. Dan adanya transaksi jual beli secara online, yang mana pembeli dan penjual tak bertatap muka langsung, hal ini mengakibatkan adanya beberapa keluhan dari pelanggan ke pihak penjual.


Macam-macam Keluhan Pelanggan dalam Jual Beli Online


Mengatasi keluhan pengguna di jualan online

Banyak sekali jenisnya, dari masalah spesifikasi produk, cara pembayaran, dan juga jadwal pengiriman. Hal-hal seperti itu tentunya berkaitan erat dengan keluhan pelanggan ke penjual online. Dan berikut merupakan keluhan pelanggan yang telah saya rangkum.

1. Barang yang Datang Tidak Sesuai Pesanan


Sebagai pengguna dan sering belanja online, tak jarang saya juga sering mengalami hal ini. Seperti halnya kemarin pas mau lebaran, saya checkout di salah satu e-commerce. Saya beli baju untuk anak saya. Barang yang saya pilih ialah warna kuning dengan model Spider-Man, tetapi yang dating dengan model Satria Baja Hitam. Tentu saja saya komplain, tapi ternyata, saya yang memang kurang detail di saat memilih gambar, saya hanya mencentang warnanya saja.

Nah, hal ini pun terjadi di beberapa orang. Kurangnya memperhatikan secara detail spesifikasi barang yang akan dipesan. So, buat teman-teman yang suka belanja online, sebelum checkout sebaiknya teliti dulu spesifikasinya. Baik dari ukuran, warna, gambar, dan lainnya.

2. Pengiriman Telat


Keluhan pengguna berikutnya ialah terkait pengiriman. Sebagian besar memang ingin segera cepat datang setelah membayarkan sejumlah uang. Padahal, realitanya penjual harus menyiapkan barang-barang yang akan dipesan oleh pengguna tersebut. Tidak sim salabim langsung sampai ke konter pengiriman.

Terlebih ketika toko tersebut ramai, biasanya hari batas maksimal untuk dikirim baru dikirimkan.

3. Chat ke Penjual Dibalas Lama alias Penjual Slow Respond


Sebagai calon pembeli sering mengeluhkan ketika penjual lama sekali membalas chatnya. Padahal, bisa jadi penjual sedang mengemas barang pesanan sebelumnya sehingga tidak langsung merespon calon pembeli.

4. Kemasan Rusak


Yang menjadi keluhan pengguna selanjutnya ialah ketika pesanan sampai tapi kemasan sudah rusak atau ada cacatnya. Hal ini pihak pengguna bisa memvideokan pesanannya dan mengirimnya ke pihak penjual. Selanjutnya kasus tersebut akan ditelusuri ke pihak jasa pengiriman mengapa barang sampai ke pembeli dalam keadaan yang rusak.

5. Produk Tidak Tersedia


Ketika kita membidik barang yang sedang hype, tak jarang seringnya kehabisan. Nah, ini sering menjadi keluhan pengguna karena ingin barang tersebut tapi barang sudah tidak tersedia. Padahal sudah diincar dan diidam-idamkan banget untuk produk tersebut.

Well, itulah sedikitnya keluhan pengguna yang sering terjadi pada bisnis jual beli online. Sebagai pihak penjual memang harus mampu mengatasi keluhan-keluhan tersebut agar konsumen tidak pindah ke lain hati.

Cara Mengatasi Keluhan Pelanggan yang Tepat dan Efisien


Cara mengatasi keluhan pelanggan

Mengatasi keluhan pengguna bukanlah perkara yang mudah. Sebab, sebagai pelanggan sudah merasa dirugikan dan dikecewakan. Untuk itu, sebagai penjual kita harus memiliki langkah dan cara yang tepat untuk mengatasi masalah keluhan tersebut.

Beberapa di antaranya ialah sebagai berikut yang merupakan strategi untuk menghadapi keluhan pelanggan.

1. Terima dan Hadapi Keluhan Pelanggan dengan Mengidentifikasi Masalah Secara Cepat


Mana nih yang sukanya apa-apa cepat? Pun termasuk pelanggan yang sedang emosi karena barang pesanannya tidak sesuai, masalahnya harus segera terselesaikan dengan cepat dan tepat. Selain itu, kita sebagai penjual juga harus cepat mengidentifikasi masalah dengan cepat dan akurat.

Ketika identifikasi sudah selesai, langsung balas ke pelanggan dengan kalimat yang solutif. Dalam hal ini sangatlah penting untuk meyakinkan pelanggan bahwa kita sebagai penjual sangatlah peduli kepada mereka yang mengeluhkan layanan dari kita.

2. Mengakui Kesalahan dan Redakan Emosi Pelanggan


Terkadang, kesalahan memang datang dari kita sebagai seller. Bisa jadi barang yang kita kirim kurang lengkap, warna tidak sesuai, ukuran tidak pas dan lain sebagainya. Tentu saja hal ini akan membuat kesal pelanggan karena merasa tertipu dan dikecewakan. Kita sebagai seller harus gerak cepat untuk meredakan emosi pelanggan tersebut.

Meminta maaf dan menunjukan rasa empati ke pelanggan ialah salah satu cara untuk meredakan emosinya. Kemudian, kita bisa memberikan solusi bahwa barang tersebut bisa dikembalikan dan biaya kirimnya dari pihak penjual yang menanggungnya.

3. Jangan Pernah Beralasan Apapun ke Pelanggan


Well, kita tahu, bahwa pelanggan yang sedang kecewa dan emosi, diberikan penjelasan seperti apapun terkadang tidak mempan. Jika memang pesanannya tidak bisa dikembalikan, kita bisa menawarkan promo diskon lainnya sebesar 20% atau lebih untuk produk apapun yang kita jual.

Sebelumnya ungkapkan rasa penyesalan ke pelanggan karena pesanannya tidak sesuai. Setelah itu minta maaf, dan selanjutnya tawarkan diskon untuk belanja di toko kita.

5. Follow Up Masalah Tersebut Beberapa Hari Kemudian


Setelah berhasil melewati keluhan pelanggan, sebaiknya bebearpa hari kemudian kita memfollow up ke mereka. Hal ini bisa meyakinkan pelanggan, bahwa kita sebagai penjual sangatlah peduli atas apa yang mereka keluhkan.

Selain itu, di setiap akhir kata, baik via chat maupun email, informasikan bahwa kita selalu siap untuk membantu keluhan pelanggan kita.

Yuk Jualan Online di Lazada


Yuk Jualan Online

Setelah mengamati bagaimana cara menghadapi keluhan pelanggan, sudah tidak perlu ragu lagi untuk memulai jualan online. Selain itu, platform Lazada memudahkan bagi siapa saja yang ingin berjualan online.

Namun, bagi teman-teman yang masih ragu untuk memulai jualan online, ada baiknya membaca beberapa artikel Yuk Jualan Online di internet. Karena dari artikel tersebut banyak sekali insight yang bisa kita dapatkan seperti: tips bagi pemula untuk berjualan online, cara menghadapi keluhan pengguna, diajarkan bagaimana memasarkan di media sosial, cara mudah mengetahui sisa stok barang, bahkan sampai diajarkan tentang pembukuan jualan online.

Nah, menarik banget, kan? Untuk itu, tidak perlu ragu lagi untuk memulai jualan online di lazada.

Cara Memulai Jualan Online di Lazada


Yuk Jualan Online di Lazada



Untuk menjadi seller di Lazada caranya cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya.

  • Buka situs https://www.lazada.co.id dan register, kemudian pilih menjadi Seller Center Lazada.
  • Selanjutnya isi nomor ponsel sebagai verifikasi.
  • Kemudian isi data secara lengkap dan pastikan sesuai dengan KTP.
  • Setelah terdaftar sebagai seller di Lazada, langsung saja upload foto produk yang akan dijual.
  • Tahap terakhir tentu saja jual dan dapatkan penjualannya.


Bagaimana? Menarik, bukan? Yuk Jualan Online di Lazada, selain proses menjadi sellernya sangat mudah hanya dalam hitungan menit kita juga bakalan banyak mendapatkan keuntungan.

Kemudahan dan Keuntungan Jualan Online di Lazada


Yuk jualan online di Lazada

Yang kita inginkan sebagai seller tentu saja banyak keuntungan dan kemudahan. Nah, jualan online di Lazada ini merupakan paket komplit, ya mendapatkan kemudahan juga mendapatkan keuntungan. Apa saja itu? Yuk, simak di bawah ini.

1. Mudah, Menarik, dan Lebih Baik


Proses pendaftaran yang mudah dan gratis bisa dilakukan kapan saja dengan menggunakan ponsel, membuat banyak yang tertarik untuk menginstall aplikasi Lazada di Google Play Store maupun di App Store. Selain itu, Lazada merupakan portal belanja terbesar di Asia Tenggara. Sehingga mampu menjangkau calon pembeli sangat luas.

Ditambah lagi dengan adanya fitur unggulan di Lazada, seller dapat melihat data terkini sebagai acuan untuk meningkatkan penjualan. Terdapat juga Lazada University yang merupakan portal khusus bagi seller Lazada. Di sini berisikan video dan webinar tentang bagaimana cara meningkatkan penjualan, dan lain sebagainya termasuk langsung bisa interaksi dengan calon pembeli dengan layanan ‘Chat Now’.

2. Waktu dan Tempat yang Fleksibel


Ketika kita masih bingung mau jualan di mana kapan? Saatnya Yuk Jualan Online saja di Lazada. Karena bisnis online saat ini perkembangannya sangat pesat dan di manapun bisa membuka peluang, termasuk di rumah saja. Hal ini sangat cocok dengan kita yang membutuhkan waktu dan tempat yang fleksibel.

3. Banyak Support System di Lazada yang Menunjang Penjualan Seller


Sebagai platform terbesar di Asia Tenggara, Lazada tentunya memiliki support system yang sangat bagus untuk meningkatkan penjualan bagi sellernya. Baik dari Lazada University, mendapatkan dukungan bagi penjual baru, pendampingan seller, terdapat juga seller center yang lengkap, dan juga partner support dari Lazada.

Penutup


Berjualan online saat ini memang menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan pundi-pundi uang. Selain itu makin mudah dilakukan karena fleksibel. Terlebih jualan di Lazada, sebagai seller kita disupport full oleh tim Lazada agar penjualan seller makin meningkat.

Setelah memperhatikan semuanya seperti ini, tidak ada ragu lagi nih, Yuk Jualan Online di Lazada. Mudah, dan menguntungkan. Omzet penjualan meningkat, cuan mengalir deras.
Eri Udiyawati
Eri Udiyawati Hallo, saya Eri Udiyawati. Seorang Perempuan yang suka menulis dan traveling. Blogger asal Purbalingga, Jawa Tengah. Suka menulis berbagai topik atau bahkan mereview produk. Email : eri.udiyawati@gmail.com | Instagram: @eryudya | Twitter: @EryUdya

31 comments for "Yuk Jualan Online, dan Hadapi Keluhan Pelanggan dengan Solusi yang Tepat"

  1. aku sendiri yang cukup sering belanja online, meskipun kadang barang yang diterima nggak sesuai, nggak langsung marah-marah dulu, tapi coba jelaskan ke seller, kalau yang dipesan sesuai dengan catatan yang kita kasih waktu check-out belanjaan, kalau seller menanggapi dengan baik, kita berusaha "welcome"
    kadang pernah juga aku belanja, pengiriman lama banget nyampenya, waktu itu mungkin karena flash sale jadi bisa juga karena overload pengiriman di expedisinya. Tapi sebagai pembeli, bawaannya kadang sebel juga apalagi kalau barang itu urgent mau dipakainya

    ReplyDelete
  2. Jualan online sangat bisa membantu utk perekonomian rumah tangga dan skala nasional.

    Semoga kita semua bisa saling berkontribusi utk iklim dagang online yg makin baik.

    Akkk. Untung ada Lazada

    ReplyDelete
  3. Kalau masalah pesanan yang telat rasanya masih wajar ya apalagi pas tanggal cantik. Tapi kalau pesanan gak sesuai sih jarang banget. Karena seller nya alhamdulillah amanah

    ReplyDelete
  4. saya paling suka respon penjual ketika mendapatkan komplain adalah mengakui kesalahan dan bertanggung jawab, sebagai buyer saya tidak akan jera karena pelayanan nya yang bagus.

    ReplyDelete
  5. menghadapi keluhan pelanggan memang rumit dan menambah waktu. Namun, jika memang salah di penjual, memang selayaknya bijak meredakan kekecewaan dengan cara kreatif. Tapi, ya memang harus lapang dada, ya.

    ReplyDelete
  6. Kalau hari raya biasanya keluhan pelanggan naik tajam hahah. Yang salah dateng barangnya, slow respon, bahkan pengiriman lamban. Jadi cust bisa bete sih. Jadi seller emang harus bisa mengganti barang sesuai pesanan ya mba.

    ReplyDelete
  7. perlu penanganan khusus dan ekstra kalau masalah keluhan pelanggan supaya tak jadi masalah dikemudian hari. Kalau mampu menyelesaikan dengan baik pasti bakalan jadi pelanggan terus

    ReplyDelete
  8. Wah berguna sekali tips menghadapi keluhan pelanggan ini bagi yang berjualan online. Aku sebagai pembeli paling kecewa kalau stok yang dijual tertulis ada tapi setelah check out beberapa hari kemudian baru dicancel bilang stok habis huhu. Sekarang kalau mau check out aku selalu chat dulu ke penjual, ready tidak barangnya biar tidak kecewa lagi :)

    ReplyDelete
  9. Kalau semisal diprediksi akan pengiriman telat, bisa disampaikan kepada pelanggan baik² ya, sehingga pelanggan juga tahu. Ini memang perlu diperhatikan

    ReplyDelete
  10. Risiko jualan online gitu ya , harus siap menghadapi keluhan pelanggan yg banyak macamnya. Untuk itu butuh persiapan emang kalau mau jualan online. Well saya tertarik nih dengan jualan online di Lazada karena diliat prosedur untuk buka tokonya mudah dan cepat ya

    ReplyDelete
  11. Akutu pernah banget ngebet sama satu barang dan slow respon.
    Setelah di respon, akunya udah gak pengen dan seringkali malah dapet di tempat lain yang penjualnya gercep.
    Memang kudu banget jadi seller yang responsif, agar pelanggan gak lari.

    ReplyDelete
  12. Keren ih programnya Lazada, jadi nggak pusing lagi buat online seller pemula. Stok sisa, dadah bye bye.

    ReplyDelete
  13. menghadapi keluhan pelanggan itu nomor satu memang udah siapin kuping aja.. dengerin apa mau dan maksud pelanggan lalu sampaikan juga dengan bahasa yang santun dan jelas. mau meminta maaf juga penting banget

    ReplyDelete
  14. Mmg penuh drama soal pengiriman barang, namun smpe sejauh ini saya gak ada masalah serius sih. Cmn ya gtu, lebih ke human error

    ReplyDelete
  15. Nah ini aku baru alami belanja online, produk skin care udah lama banget, 6 hari sama-sama lokasinya di Depok terus produknya kurang 1, gemes'kan. Harusnya profesional ya kak. Tapi aku pesannya bukan di Lazada kok, hiks
    Salam: Dennise Sihombing

    ReplyDelete
  16. Sebagai salah satu seller online, keluhan pelanggan adalah bagian dari bisnis. Seribu satu lah ketidakpuasan mereka. Dan setuju banget dengan tips cara-cara mengatasi keluhan pelanggan di atas. Juga sebagai pelanggan, saya paling malas banget kalau sudah ketemu seller yang defensif, cari2 alasan seolah mereka gak salah. Jadi hal itu saya terapkan ke bisnis sendiri. Gak mau lah mereka lari hanya karena salah paham atau miss komunikasi...:)

    ReplyDelete
  17. 5 alasan aku pernah merasa kecewa saat membeli online sudah disebutkan di atas, tapi aku sih masih mau nunggu maksimal 2 hari kalo gak kabar baru deh aku komplain banget

    ReplyDelete
  18. Pelanggan memang berbagai macam karakternya. Makanya perlu ketenangan dan kesabaran juga menghadapinya. Bagus juga kalau ada support seller seperti Lazada. Jadi bisa membuat seller semakin terbantu

    ReplyDelete
  19. Bener sekali mbak, sekarang kalo mau beli apa-apa tinggal pesen lewat hp beress deh. Orang sekarang sukanya yang praktis-praktis, jadi jualan via online memang jadi sasaran tepat untuk pemasaran produk di era seperti ini ya. Makasih infonya mbak..

    ReplyDelete
  20. Berjualan online bukan berarti tidak memiliki permasalahan hanya karena tidak bertemu secara langsung, ternyata ya ... Justru masalah rentan muncul jika terjadi kesalahpahaman. Nah saat konsumen ada keluhan seperti itu bener banget para penjual itu kudu fast respon demi menyenangkan konsumen yang berlaku sebagai rajanya

    ReplyDelete
  21. Aku paling sebal sama penjual yang Slow Respond. Gak sat set. Terus pesan barang di tulisan ada, tapi ternyata kosong. Batal deh beli di sana dan pilih ke yang lain. Btw, aku belum ada rencana buka toko di Lazada. Maybe next time

    ReplyDelete
  22. Salut banget dengan seller yang mau mengakui kekurangan dan kesalahannya, kadang ya aku suka merhatiin seller yang produknya nggak sesuai kemudian nggak mau ganti produk tersebut lalu diberi bintang 2 sama pembeli eh malah ngamuk-ngamuk lah aku heran. Kalau mau bintang 5 ya seharusnya perbaiki cara jualan dan menyikapi masalah

    ReplyDelete
  23. Di zaman sekarang, sebenernya para pedagang banyak terbantu ya dengan adanya marketplace. Jualan lebih mudah, dan pembeli juga sudah pada tahu marketplace. Salah satunya ya di Lazada ini.

    ReplyDelete
  24. Berjualan online itu mudah asal dibarengi dengan niat yang kuat ya makk...
    Apalagi jaman sekarang banyak aplikasi untuk jualan online.

    Lazada salah satu olshop yang laris manis banyak yang sukses berjualan di lapak lazada. (Gusti yeni)

    ReplyDelete
  25. Menjadi penjual online memang harus berfikir cerdas, cepat dan tepat sasaran biar ngga salah ambil keputusan yang salah, ya mbak. Soalnya customernya ngga ketemu langsung sama orangnya, jadi rawan ketidakpercayaan itu muncul

    ReplyDelete
  26. Wah memang mesti siasati keluhan pelanggan. Jangan diabaikan tapi diatasi dengan solusi terbaik seperti tips di artikel ini. Senangnya jika jadi seller di Lazada yang full di-support tim Lazada. Terdapat juga Lazada University yang merupakan portal khusus bagi seller Lazada. Pasti banyak manfaatnya!

    ReplyDelete
  27. Jangan beralasan apapun ke pelanggan ini yang kudu diperhatikan yaa..
    Kadang ada sisi manusia yang "defense" alias gak ingin disalahkan. Sehingga cenderung tidak mendengar dan malah berdebat di kolom komentar jualan.

    Huhu...aku pernah banget melihat fenomena ini dan cenderung menghindari seller toxic begini meski ratenya banyakan yang kasih bintang 5.

    ReplyDelete
  28. Suka duka beli dan jualan onlin tuh ada aja ya mbak hihihi. Tapi aku juga nggak pernah kapok loh, meski kadang harus menghadapi seller yang kalau kirim barang gak sesuai dengan pesanan. tapi meski begitu, kalau ada itikad baik dari seller, aku mudah luluh dan belanja lagi disitu hihihi

    ReplyDelete
  29. Aku jualan online tipis tipis dan pernah dapat complain kalau pengiriman telat. Padahal suka ga dipickup kurir atau hal-hal lainnya yang bikin tersendat (di bagian kurir). Sabar sabar aja, ambil pelajaran dari kejadian itu aja hehe

    ReplyDelete
  30. Oke juga nih Lazada, ada pendampingan juga ya untuk seller. Kirain ya udah bikin toko online terus jualan sendiri gitu.

    ReplyDelete
  31. bagus ya jualan online di LAZADA bisa terpantau tracking barang dan lain-lain sehingga para penjual OL shop juga bisa untung cari cuan tapi tetap aman dan nyaman bertransaksi

    ReplyDelete