Memberikan ASI Ekslusif Bagi Ibu Pekerja Ialah Tantangan Tersendiri

www.erycorners.com

Kelahiran buah hati bagi saya ialah hal yang paling ditunggu-tunggu. Karena saya hamil setelah usia pernikahan dua tahun. Kebahagiaan tak terkira saat itu ketika saya melakukan test pack dan hasilnya dua garis. Tak pikir panjang saya langsung ke bidan terdekat untuk mengontrol kandungan yang ternyata sudah enam minggu. Dan selanjutnya saya kontrol kehamilan sebulan sekali baik di bidan maupun di rumah sakit untuk USG.


Alhamdulillah pada akhir Maret 2020, buah hati kami lahir. Memang lebih cepat dari perkiraan, karena kalau menurut hari perkiraan lahir itu tanggal belasan April 2020. Tapi, tidak apa-apa, yang penting bayi dan saya sehat. Bahagia yang tak terhingga, kami dikaruniai bayi laki-laki yang kami beri nama Emir.


Selanjutnya berproses dan belajar terus untuk menjadi seorang ibu yang bahagia. Selama dua bulan saya bisa memberikan yang terbaik untuk anak saya, karena saat itu belum terpikirkan cuti saya segera berakhir. Tetapi memasuki usia anak ke tiga bulan, saya mulai bingung, ini anak nantinya bagaimana? Selama saya kerja ASInya nanti bagaimana? Maukah dia minum melalui dot? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu mulai muncul terus sampai kurang dua minggu saya masuk kerja. 


Drama baru dimulai. Saya melatih Emir untuk meminum ASI yang sudah diperah menggunakan dot. Tapi dia tidak mau, mungkin belum terbiasa dengan dot. Saya sampai googling dan tanya ke beberapa teman tips agar anak mau minum menggunakan dot, tapi semua itu tidak berhasil. Sampai-sampai saya beli beberapa dot dengan type yang berbeda-beda. Perlahan akhirnya Emir mau meminum ASI melalui dot. Rasanya lega tapi saya merasa bersalah juga padanya.


www.erycorners.com

Iya, ini adalah kesalahan saya yang tidak melatihnya menggunakan dot dari usia 0 atau 1 bulan. Saya terlena memberikan ASI secara langsung, padahal usia 3 bulan saya harus kembali masuk kerja.


Ketika mulai masuk kerja saya bersyukur, karena di perusahaan tempat saya bekerja, saya bisa memerah ASI. Waktu yang diberikan juga cukup, karena 2 x 30 menit. Yaitu 30 menit antara jam 8 pagi sampai jam 12 siang. Dan 30 menit kedua antara jam 1 siang sampai 4 sore. Sehingga dalam sehari saya bisa menghasilkan ASI Perah sebanyak 300 - 400 ml. Untuk kebutuhan Emir di hari berikutnya. Dan kalau saya lagi enggak ngantuk, malam hari saya juga melanjutkan untuk memerah lagi. Semua itu saya lakukan agar Emir bisa minum ASI Ekslusif selama enam bulan.


Makanan yang tepat untuk bayi usia 0 - 6 bulan memang ASI. Sebisa mungkin saya sebagai seorang ibu yang bekerja di luar rumah, berusaha sepenuhnya agar ASI cukup dan bayinya sehat. Memang tidak mudah untuk memenuhi pemberian ASI dengan dot. Terlebih yang mengurus bayi ketika saya bekerja ialah mama saya, yang mana belum terbiasa dan paham akan pemberian ASI perah melalui dot. Jelang masuk kerja saya dengan mama sampai berdebat panjang tentang ASI perah. Alhamdulillah, mama saya mau berusaha untuk membantu saya memberikan ASI perah. Karena dukungan dari keluarga merupakan faktor terpenting juga dalam pemberian ASI Ekslusif bagi buah hati.


Kenapa saya repot-repot harus memerah ASI? Karena ASI sendiri merupakan nutrisi yang paling baik untuk bayi bayi sampai usia 6 bulan. Dan agar hasil memerahnya banyak, sekaligus ASI berkualitas bagus, tentunya saya juga mengkonsumi makanan yang bernutrisi tinggi.


www.erycorners.com

Dan berikut merupakan tips agar lancar menyusui meskipun bekerja di luar rumah:


1. Mengonsumsi makanan yang bisa membantu memperlancar ASI

Makan makanan yang mampu memperlancar ASI, seperti: daun katuk, daun singkong, daun bayam dan wortel. Tak lupa juga mengonsumsi protein hewani maupun nabati. Semua itu agar nutrisi yang terkandung dalam ASI bagus untuk tumbah kembang bayi, karena setiap tetes ASI itu penting dan merupakan wujud kasih sayang Ibu untuk buah hati.


2. Banyak minum air putih atau jus

Dengan rajin mengonsumsi air putih juga bisa membantu untuk memperlancar produksi ASI. Bisa minum jus buah atau sayuran untuk meningkatkan produksi ASI.


3. Rutin memberikan ASI atau memompanya

Agar produksi ASI lancar, tentunya kita juga harus rajin memberikan ASI selama 2 atau 3 jam sekali. Dan bagi working mom seperti saya, bisa dengan cara rajin memompa ASI di waktu yang telah ditentukan, atau pas jam istirahat.


4. Jangan stress

Ini adalah kendala bagi kita. Mau makan makanan pelancar ASI sebanyak apapun, ketika pikiran kita stress tentunya produksi ASI juga akan terpengaruh. Sudah saatnya memang perlu memanage pikiran agar tidak stress meski kalau di kantor itu seperti terus menerus diburu kerjaan. Usahakan kita happy.


5. Mengonsumsi suplemen pelancar ASI

Kalau memang perlu, kita bisa mengonsumsi suplemen untuk memperlancar ASI. Tapi, perlu diingat, suplemen yang kita konsumsi juga bukan hanya untuk memperlancar ASI saja, tetapi merupakan suplemen dengan kandungan lengkap yang membuat ASI Bernutrisi. Sepertinya halnya Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold yang cocok diminum oleh ibu hamil dan menyusui.


www.erycorners.com

Review Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold


Memiliki ASI lancar ketika menyusui ialah hal terindah seorang ibu yang sedang menyusui. Untuk itu perlu dipersiapkan sejak masa kehamilan asupan nutrisinya. Selain mengonsumi makanan yang bergizi juga perlu meminum tambahan suplemen yang tepat dan terpercaya. Nah, saya sendiri saat ini minum Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold yang merupakan produk andalan dari Kalbe Blackmores Nutrition yang cocok untuk diminum oleh ibu hamil dan menyusui.


Kandungan lengkap dari Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold terdapat 17 Nutrisi Esensial yang penting untuk mencukupi kebutuhan nutrisi ibu yang menyusui.


www.erycorners.com

Apa saja isi dari 17 Nutrisi Esensial? Yuk, simak di bawah ini:


1. Tinggi Asam Folat

Bagi ibu hamil dan menyusui tentunya memerlukan asam folat yang tinggi agar tidak terkena anemia, sehingga kondisi badan tetap sehat dan fit.


2. Tinggi Kalsium

Kalsium merupakan kebutuhan yang penting bagi bayi karena diperlukan untuk membantu pertumbahan tulang dan gigi, serta untuk mencegah terjadinya osteoporosis pada ibu.


3. Zat Besi

Zat besi yang terkandung dalam Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold tidak menyebabkan konstipasi sehingga aman dan bantu ibu jaga energi supaya tidak mudah sakit.


4. Omega 3/DHA

Omega 3/DHA tidak berbau yang baik untuk pertumbuhan otak & mata buah hati, sehingga tidak menyebabkan mual saat dikonsumsi.


5. Vitamin dan Mineral Lainnya

Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold juga mengandung vitamin dan mineral lainnya yang tentunya dibutuhkan oleh ibu menyusui.


Dengan kandungan 17 Nutrisi Esensial tersebut, diharapkan bisa bantu penuhi nutrisi Ibu sehingga dapat memberikan ASI bernutrisi untuk Buah Hati.


www.erycorners.com

Dan sebagai bentuk wujud pemenuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui, Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold turut mendukung World Breastfeeding Week yang jatuh pada bulan Agustus. dan sudah bekerja sama dengan Bumi Sehat Foundation. Kerjasama Blackmores dengan Bumi Sehat Foundation ini sudah berjalan sejak tahun 2017 untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan menyusui dengan cara membagikan 12.000 botol Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold di setiap tahunnya di klinik Bumi Sehat. Yang nantinya dibagikan kepada ibu hamil dan menyusui. Dan saat ini Klinik Bumi Sehat sudah tersebar di tiga kota, yaitu Denpasar, Aceh, dan Papua.


www.erycorners.com

Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold bisa menjadi teman kehamilan yang tepat, karena memiliki seorang buah hati harus dipersiapkan sejak masa kehamilan, serta bagus untuk ibu menyusui agar ASI Bernutrisi untuk Ibu dan Bayi yang Istimewa. Untuk mendapatkan produk ini juga cukup mudah, tersedia di berbagai E-Commerce, seperti: Tokopedia, Blibli, Lazada dan Shopee yang bertuliskan Official Store.


Untuk informasi lebih lanjut bisa mengakses https://www.blackmores.co.id/mom-and-baby/ atau langsung ke akun instagram @blackmoresid .


Jadi, mari berbahagia karena saat ini sudah ada suplemen untuk ibu hamil dan menyusui. Sehingga kekhawatiran kita tentang tumbuh kembang anak bisa berkurang.


Dan terima kasih sudah berkunjung di tulisan ini, semoga bermanfaat khususnya bagi ibu hamil dan yang sedang menyusui seperti saya.