Wednesday, May 6, 2020

3 Chanel Youtube yang Suka Berbagi Resep Masakan Secara Simple dan Bisa Kita Kerjakan dengan Mudah

Hallo, Guys. Bagaimana memasuki tantangan Day 17 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020? Masih semangat, kan?

Akibat menjalani aktivitas di rumah saja, banyak nih yang belajar masak, termasuk saya. Jadi kadang-kadang mencoba masak sesuatu yang baru mesti kerap kali gagal. Tapi ya enggak apa-apa, kan? Seorang chef saja pasti pernah mengalami kegagalan dalam memulai belajar memasak, apalagi saya, ya, kan? (Cari alibi saya nih).

Berbicara tentang chef, saya aslinya mengidolakan Chef Juna. Tapi sayang, dia enggak ada chanel youtubenya. Padahal pengen lihat gimana Chef Juna masak, meskipun kayaknya saya enggak sanggup masak ala Chef Juna, karena sudah pasti ribet bin teliti banget sampai hal-hal terkecil.

Okay-lah, jangan bahas Chef Juna, kita bahas chef lainnya saja yang punya resep masakan simple dan praktis. Cocok untuk buat kita yang lagi belajar memasak. Mau tahu siapa dia? Yuk, simak 3 Chanel Youtube yang berbagi resep masakan.

1. Chanel Youtube Arnold Poernomo
Ini chanelnya Chef Arnold. Suka melihat tayangannya di youtube gegara masak per-endog-an (masak telur). Dari masak telur ceplok, telur ala McD sampai masak pouch egg, yang saya niru tapi gagal karena telurnya kematangan. Dari situlah saya suka melihat postingannyan di youtube, yang ternyata suka berbagi resep secara sederhana namun enak. Bahkan pernah masak Indomie saja jadi mewah. So, pas bulan puasa begini, cocok nih melihat chanel youtunya Chef Arnold, biar kita terinspirasi mau masak apa.

2. Chanel Youtube Rasa Sayange TV
Biasanya saya nonton di TV, tapi seringnya kelewat, ya sudah saya cari di youtube, ternyata ada. Acara yang dipandu dan diisi juha oleh Chef Rudi Choeruddin ini sering membagikan resep masakan yang rumahan banget. Seperti masak balado, masak gulai, kue kukus dan lainnya. Kalau melihat Chef Rudi masak terlihat jelas banget sangat simple tapi hasilnya oke, makanya saya suka.

3. Chanel Youtube William Gozali
Sang Juara Master Chef Season 2, William Gozali juga suka berbagi resep sederhana di chanel youtubenya. Bahkan di bulan puasa begini, dia bagikan video bikin kolak ungu campur kurma. Hmm, nikmat banget.

Karena resep yang simple dan praktis itulah saya menyukai ketiga akun youtube di atas itu. Jadi, kalau ada waktu senggang, saya bisa menirukan memasak sesuai dengan resepnya.

Kalau teman-teman, chanel youtube mana nih yang disukai? Share di kolom komentar, ya. Terima kasih.

Tuesday, May 5, 2020

Menu Simple untuk Buka Puasa

Menu Buka Puasa Simple
Hallo, Guys
, memasuki Day 16 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020, saya harap-harap cemas nih. Bisa enggak ya menyelesaikan tantangannya? Karena makin ke sini saya makin keteteran. Huhuhu curhat.

Dan kali ini saya akan membagikan resep menu buka puasa yang praktis banget ala saya. Yang penting tetap sehat. Menu ini cocok sekali dibuat pas kita work from home terus sampai sore enggak kepikiran bikin menu buka puasa.

Resep Sayur Sop dan Martabak Mini ala Ery Udya.

Dulu saya pernah menuliskan tentang sayur asam ala saya. Dan kini sayur sop ala saya juga.

Sayur Sop Praktis
Bahan-bahan:
Daun kobis
Daun caesim
Wortel
Tomat
Daun bawang
Daun seledri
Air +- 600 ml

Bahan untuk sayur sop

Bumbu:
2 siung bawang putih
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya

Cara memasak:
Masukan air ke dalam panci dan taruh di atas kompor yang sudah menyala. Haluskan bawang putih dan garam, kemudian campurkan ke dalam air. Potong-potong wortel dan masukan ke dalam panci. Sambil menunggu air tersebut mendidih, kita potong-potong daun kobis, caesim, tomat, daun bawang dan seledri. Setelah air mendidih, masukan kobis dan caesim. Masak sebentar jangan sampai layu. Sebelum api dimatikan, campurkan irisan daun bawang, seledri dan merica bubuk sedikit, ke dalam sop tersebut. Aduk sebentar, kemudian kompor dimatikan. Sop sudah matang dan siap dimakan.

Membuat sop seperti ini hanya memakan waktu kurang lebih 10 menit. Jadi cukup cepat.

Sayur Sop Sederhana
Sayur Sop Ala Ery Udya

Kemudian lauknya saya bikin martabak mini. Niatnya mau bikin mendoan, tapi lupa enggak beli tempe, ya sudah, berhubung di rumah ada stock telur dan Sosis, buatlah martabak mini.

Martabak Mini isi Sosis
Bahan-bahan:
Kulit lumpia (kurang lebih 40 lembar, karena saya ada 4 bungkus kulit lumpia, dan 1 bungkus biasanya isinya 10 lembar)
Telur 4 butih
Sosis 4 buah
Daun bawah 4 batang
Minyak goreng 250 ml

Bahan untuk martabak mini

Bumbu:
2 siung bawang putih
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya

Cara memasak:
Pertama haluskan 2 siung bawang putih dengan garam. Masukan ke dalam mangkuk yang telah disediakan. Pecahkan 4 butih telur dan masukan ke dalam mangkuk tersebut. Iris daun bawang dan sosis, kemudian campurkan ke dalam mangkuk. Aduk sampai tercampur dengan baik. Lalu masukan merica bubuk secukupnya.

Kemudian masukan bahan-bahan tersebut ke dalam kulit lumpia satu per satu. Saya memasukan bahan tersebut sebanyak 1 sendok makan. Lalu lipat kulit lumpia tersebut dan sisihkan. Sambil menunggu memasukan bahan ke kulit lumpia, kita panaskan minyak di wajan. Oh ya, gunakan api yang sedang, karena kalau apinya besar, cepat gosong.

Martabak mini
Martabak Mini Ala Ery Udya

Setelah minyak panas, saatnya menggoreng kulit lumpia yang sudah berisi macam-macam bahan tadi. Jangan lupa dibalik biar sisi yang di atas juga matang. Tunggu beberapa saat hingga warna kulit lumpia menjadi agak kekuningan. Kemudian angkat dan tiriskan.

Okay, itulah menu buka puasa yang praktis dan simple tetapi tetap sehat ala saya. Kalau teman-teman, bagaimana nih? Share dong resepnya di kolom komentar. Terima kasih.

Monday, May 4, 2020

Hikmah Puasa di Tengah Covid-19

Bulan Ramadan
Puasa tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya kini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang belum usai juga. Oleh sebab itu, di bulan puasa ini banyak kegiatan yang tak bisa dilakukan secara ramai atau di luar rumah. Iya, taraweh dilakukan di rumah, kajian kita melihat dan mendengarnya melalui online, karena tidak dilaksanakan di masjid atau mushola. Sebisa mungkin kita menghindari kerumunan orang agar kita terhindar dari virus corona itu.

Namun kita juga tidak boleh berputus asa, karena semua yang terjadi sudah takdir dan kehendak dari yang Maha Kuasa. Setiap cobaan tentunya ada hikmahnya. Termasuk puasa Ramadan di tengah pandemi Covid-19  juga ada hikmahnya. Apa aja itu? Yuk, simak di bawah ini:

1. Ibadah lebih tenang karena di rumah
Hal yang dibutuhkan ketika beribadah ialah suasana tenang dan damai. Insya Allah karena kita di rumah saja, ibadah pun bisa lebih tenang dan khusyuk.

2. Tidak mengurangi pahala puasa
Semoga, ya. Semoga Allah melipatgandakan pahala kita meski kita beribadah dari rumah saja. Selain itu karena kita tetap di rumah saja, sehingga kita tidak keluyuran yang mana bisa merusak puasa, entah dari pandangan, perbuatan atau lainnya yang bisa membatalkan puasa.

3. Lebih hemat karena makan di rumah terus
Biasanya kalau bulan puasa itu isinya undangan buka bersama dari teman-teman kantor, sekolah, kuliah dan keluarga besar. Makan di luar begitu, sudah pasti sangat boros, nah saat ini kita bisa berhemat karena makan di rumah terus.

4. Bisa lebih dekat dengan keluarga di rumah
Karena menjalani aktivitas di rumah saja, ibadah puasa tahun ini benar-benar spesial karena bisa terus sama keluarga dari pagi hingga pagi lagi. Momen yang langka karena biasanya yang kerja pulang sore atau malam, pas buka ada yang buka puasa di luar dan sebagainya.

5. Rumah menjadi indah karena sebagai tempat ibadah
Tak bisa dipungkiri ketika kita melakukan ibadah di rumah, sudah pasti suasana rumah lebih tenang dan damai. Nuansa sejuk pun akan terasa.

Itulah beberapa hal yang bisa kita ambil hikmahnya dari pandemi Covid-19. Doa kita semua sama. Semoga pandemi Covid-19 segera hilang dari muka bumi ini, sehingga kita bisa bersilaturahim dengan leluasa dan tenang.

Okay, dan tulisan ini masuk ke Day 15 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020. Terima kasih.

Sunday, May 3, 2020

5 Tempat yang Wajib Dikunjungi Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Pantai
Akibat adanya pandemi Covid-19 memaksa kita harus di rumah saja. Ya, boro-boro bisa keluyuran keluar kota untuk liburan. Kerja saja diusahakan dari rumah. Keluar rumah kalau ada yang urgent, itu pun harus melalui prosedur protokol kesehatan yang memadai. Enggak bisa sekarang keluar rumah ngasal, keluar begitu saja. Saat ini, enggak pakai masker saja bakalan ditegur. Saya merasa hidup kok rempong amat ya sekarang ini. Jadi saya suka berharap dan berangan-angan agar semua ini cepat berlalu. Semoga Virus Corona cepat hilang dari muka bumi. Saya sudah rindu dengan hal-hal yang di luar rumah.

Dan jika pandemi ini sudah berakhir, saya akan mengunjungi tempat-tempat yang membuat saya kangen. Apa saja itu? Cek di bawah ini:

1. Kantor
Saya sudah sangat kangen kerja dan bertemu dengan teman-teman kantor. Menyelesaikan deadline, koordinasi sana-sini, mengerjakan analisis, berkutat dengan budgeting, dan lain sebagainya. Kalau di tempat kerja memang pusing, tapi saya bisa menikmatinya. Dan pas istirahat bisa makan dan ngobrol sama teman-teman, bisa juga buat curhat.

Sudah satu tahun lebih saya tidak main ke pantai. Sudah pasti rindu berat pokoknya. Sehingga kalau Covid-19 sudah menghilang, saya ingin ke pantai untuk melepas rindu dan menunggu senja yang menawan.

3. Daerah dataran tinggi
Tempat dan suasana yang dingin, penuh pepohonan dan alam yang masih hijau, membuat saya rindu. Itu merupakan tempat di mana saya bisa berteriak sepuasnya ketika masalah menghampiri namun tak kunjung selesai. Seringnya saya pergi ke tempat yang rindang dan sepi, lalu berteriak tanpa kedengaran orang. Selain untuk berteriak-teriak yang tidak jelas begitu, dataran tinggi juga cocok sekali untuk merenung dan olahraga. Udara yang segar dan sejuk membuat pikiran kita lebih tenang dan damai.

4. Waterboom
Bermain air itu hal yang menyenangkan, tentu saya sangat menyukainya. Dan kalau Covid-19 sudah berakhir, saya ingin main di waterboom seharian sampai tutup dah itu. Kayak tahun lalu, kami main di Owabong sampai kolam renangnya dikuras untuk dibersihkan. Terus pas pulang, kami di tempat parkir sampai diusir, karena tempat parkirnya mau tutup. Hahaha.

Ini lebih lama lagi tidak ke sini. Tempat istimewa yang banyak kenangan dan cinta. Tempat yang setiap sudutnya memberikan romantisme. Tentu saja saya sangat kangen dengan Yogyakarta dan ingin segera berkunjung lagi.

Dan itulah lima tempat yang sudah sangat saya rindukan untuk dikunjungi. Semoga setelah pandemi Covid-19 berakhir, saya punya rezeki lebih untuk liburan ke situ.

Okay, tulisan ini merupakan tulisan ke Day 14 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020.

Saturday, May 2, 2020

3 Akun Instagram yang Menginspirasi

Instagram yang menginspirasi
Saat ini Instagram merupakan media sosial yang digemari. Posting foto atau kalau netizen menyebutnya sebuah pamer, menjadi hal yang menyenangkan saat ini. Selain itu, di Instagram bukan hanya posting foto begitu saja, tetapi ada info menarik yang bisa kita bagikan. Sehingga orang yang melihat, bukan hanya foto yang ciamiknya saja, melainkan ada caption atau keterangan yang menambah wawasan kita.

Dan berikut merupakan akun-akun instagram yang menurut saya bisa menginspirasi kita:

1. @nitalanaf
Sebelumnya saja juga sudah pernah menuliskan tentang blog yang perlu dikunjungi, salah satunya ya blognya Mba Nita. Dan ternyata, selain blognya, akun instagramnya juga penuh inspiratif. Mba Nita ini rajin memposting makanan dan atau minuman beserta resepnya. Kadang sebel juga sih, pas buka IG, lagi lapar, terus di beranda muncul postingannya Mba Nita. Kan saya jadi makin ngiler. :P

Nah, buat teman-teman yang memang ingin membuat makanan dengan resep sederhana tapi hasil wow dan enak, segera follow deh akun instagramnya Mba @nitalanaf ini. Dijamin enggak nyesel.

2. @uwanurwan
Akun ini juga sangat menginspirasi. Postinganya berisi tentang catatan-catatan puisi yang kadang dengan bahasa sarkas namun penuh makna. Selain itu, konten-konten yang dibagikan bukan sembarang konten, karena penuh totalitas dan karya seni yang tinggi.

Untuk itu saya menyukai postingan dari Mas @uwanurwan ini, dan yang penasaran, segera deh follow akun instagramnya.

3. @nurullnoe
Feed instagram rapi dan bagus banget adalah dambaan kita. Dan itu dimiliki oleh Mba Nurul di akun @nurullnoe yang beirisikan foto-foto baby newborn. Hasil jepretannya itu bagus-bagus banget, saya sampai kepengen difoto sama Mba Nurul, tapi sayang jauhnya. Hahaha.

Ditambah lagi, Mba Nurul ini juga sudah memiliki sertifikat sebagai fotografer untuk NewBorn. Berarti memang skillnya tidak diragukan lagi.

Penasaran? Langsung saja follow akun instagramnya. Dijamin langsung suka.

Itulah tiga akun instragram yang menginspirasi bagi saya. Karya-karya mereka memang luar biasa dan patut untuk dicontoh. Dari ketelatenannya, totalitasnya atau dari profesionalitasnya.

Okay, tulisan ini merupakan Day 13 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020.

Friday, May 1, 2020

Benda yang Digunakan untuk Membuat Keterampilan Saat di Rumah Saja


Smartphone

Sebagai orang yang saat ini menjadi kaum rebahan dan kegiatannya itu-itu saja, hal asyik yang dilakukan ialah memainkan smartphone. Karena dengan smartphone saya bisa menikmati stay at home makin penuh warna. Bisa buka macam aplikasi media sosial yang membuat saya tidak kebingungan mau ngapain atau menonton video yang bisa menghibur diri.

Terlebih saat ini smartphone makin canggih dan dibekali berbagai kelebihan. Mau edit-edit apa saja juga terasa mudah, bahkan ngeblog menggunakan smartphone juga makin simple karena tombol keypadnya besar dan bergaya qwerty. Jadi enggak terlalu capek buat ngetiknya.

Dengan begitu, smartphone merupakan benda yang saya gunakan untuk melakukan kegiatan mengasah keterampilan menfedit foto saat di rumah saja. Iya daripada saya gunakan untuk membuka media sosial terus, yang ada nanti saya pusing juga membaca dan melihat postingan teman-teman online yang berwarna sekali. Selain itu, smartphone ini kan sudah canggih ya, namanya juga 'smartphone alias ponsel pintar', ya masa digunakan untuk buka aplikasi media sosial melulu, kan sayang. Jadi, dengan begitu saya gunakan untuk belajar untuk mengedit foto atau membuat sebuah banner menggunakan aplikasi Canva dan PicsArt.

Dan berikut merupakan alasan-alasan saya menggunakan smartphone untuk mengdit foto:

1. Lebih mudah menggunakan Canva di ponsel ketimbang di websitenya
Jujur saja saya lebih mudah menggunakan Canva di ponsel ketimbang di websitenya, saya bingung cara insert fotonya, oey. :D

2. Bisa disambil melakukan aktivitas lain
Misal saya lagi mengerjakan pekerjaan rumah, saya masih bisa pegang HP atau meletakannya di dekat saya, jadi bisa sesekali buka HP.

3. Enggak perlu perkakas lainnya yang ribet
Paling-paling kalau baterai lemah ya tinggal dicharge. Enggak memakan tempat juga meskipun smartphone terkini layarnya cukup lebar karena sampai 6 inchi.

Itulah alasan mengapa saya menggunakan smartphone sebagai alat untuk melakukan hal-hal baru ketika di rumah saja.

Okay, tulisan ini masuk ke Day 12 dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020.