Jonatan 'Jojo' Christie Raih Medali Emas Asian Games, Berakhir Sudah Penantian Selama 12 Tahun

8:15:00 PM 16 Comments A+ a-

Sumber : Instagram Kemenpora


Perhelatan ASIAN GAMES 2018 memang luar biasa. Selain karena Indonesia sebagai tuan rumah yakni di Jakarta dan Palembang, hal-hal lain dari Opening Ceremony, Panggung, dan bahkan  Para Atlet, sampai saat ini jadi sorotan. 

Saya tidak akan membahas detail tentang Opening Ceremony karena sudah lewat ya. Cuma saya mau sampaikan, saya takjub dan bangga. 

Kemudian untuk atlet-atlet Indonesia, baik yang menang atau kalah, saya juga bangga kepada kalian yang telah berusaha dan berjuang sekuat tenaga, untuk mengharumkan nama Indonesia. Namun kembali lagi, pertandingan pasti ada yang kalah dan yang menang. Yang penting tetap semangat dan terus berlatih untuk menyambut pertandingan lain.

Berbicara kemenangan hari ini bulu tangkis Tunggal Putra dan Ganda Putra mampu menyumbangkan Emas untuk Indonesia. Kemenangan Jonatan ‘Jojo’ Christie dan Markus/Kevin menjadikan pundi-pundi medali Emas kian bertambah. 

Sumber : Instagram Kemenpora

Dan saya sangat bergembira karena tunggal putra Indonesia bisa meraih gelar juara ASIAN Games 2018. Terus ganda putranya menang enggak gembira nih? Tentu saja sangat bergembira ya. Markus/Kevin atau yang sering disebut Minion itu juga keren sekali mainnya. Tapi kenapa lebih ke tunggal putra? Begini ceritanya.

Semenjak Taufik Hidayat pensiun dari Bulu Tangkis, sampai saat ini belum ada pengganti yang mumpuni dan sepadan. Sebut saja Simon Santoso, Tommy Sugiarto dan atau D Hayom Rumbaka; ketika melakukan pertandingan yang sangat penting kerap kali penampilannya buruk. Sempat digadang-gadang sebagai penerus Taufik, namun tidak jadi. Nah, di tahun 2018 ini Jojo meluai membuktkan bahwa kebangkitan bulu tangkis tunggal putra Indonesia mulai ada. Ditambah lagi, Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih medali perunggu. Mungkin bisa berbeda cerita juga ketika Anthony tidak menderita cedera. Bisa saja di puncak final sama-sama dari Indonesia, Anthony vs Jonatan. 
Jonatan Christie saat berlaga di final ASIAN Games.
Sumber : vidio.com

Selain itu, Anthony di peringkat dunia berada di posisi ke 12, sedangkan Jojo berada di peringkat 15. Selisih tiga angka, jika mereka bertanding pasti akan seru. Melihat segala kemampuan dan skill yang mereka punya, jika bertanding pasti akan menyuguhkan tontonan yang apik untuk dilihat. Tapi ya sudah, mereka sudah tampil sangat maksimal dan berjuang sekuat tenaga. Meskipun Anthony hanya mendapatkan perunggu, namun ini juga bisa menjadi bukti, bahwa Indonesia mulai membangkitkan bulu tangkis tunggal putra.

Kemenangan Jojo juga merupakan pelepas dahaga medali emas ASIAN Games. Kala itu terakhir pada tahun 2006 di Doha, Qatar, medali emas ASIAN Games dimenangkan oleh Taufik Hidayat. Sebelumnya juga Taufik Hidayat menyabet medali emas ASIAN Games tahun 2002 di Busan, Korea Selatan dan tahun 1998 di Bangkok, Thailand. Kemudian ASIAN Games selanjutnya berlangsung di Guangzhou, China pada tahun 2010 dan Incheon, Korea Selatan pada tahun 2014. Dan di kedua tahun tersebut medali emas disabet oleh pemain bulu tangkis asal China, Lin Dan.

Taufik Hidayat, Ikon Bulu tangkis Indonesia.
Sumber : Instagram Ami Gumelar

Tahun 2018, di Istora Senayan, Jakarta, medali emas itu akhirnya kembali. Penantian 12 tahun, medali emas dari bulu tangkis tunggal putra terbayar sudah hari ini. Semoga esok bisa meraih prestasi yang lebih baik. Semoga dengan hasil yang diraih Jojo dan Anthony merupakan titik balik dari bulu tangkis tunggal putra. Semoga prestasi kian naik dan meneruskan Taufik Hidayat. Bahkan bisa jadi lebih baik dari Taufik.

Semangat terus Atlet Indonesia. Berjuang demi bangsa dan negara.

Tote Bag, Pilihan Tas Wanita yang Tepat di Segala Acara

11:41:00 AM 14 Comments A+ a-

www.erycorners.com
Ilustrasi, sumber : www.pexels.com

Wanita, makhluk sosial yang penuh dengan warna, kecantikan dan gaya. Terbukti saat ini mode-mode pakaian silih berganti dan terus menerus menghiasi etalase berbagai toko-toko yang ada saat ini. Waktu demi waktu, fashion wanita terus berkembang kian pesat. Contoh kecil di dunia fashion yakni hijab dan gamis, kalau dulu hanya orang tertentu yang suka belanja gamis. Mode pakai tersebut juga dulu masih jarang, maraknya paling jelang hari raya saja. Namun sekarang, berbagai model gamis dan hijab terus berdatangan.


Kadang saya sampai bingung sendiri, mau beli gamis yang model apa, terus hijabnya bagaimana. Apalagi sekarang, hijab masa kini berbagai tutorialnya banyak dishare di berbagai media.


Setelah menentukan baju, hijab, kita juga suka pilah-pilih sandal atau sepatu yang cocok. Selanjutnya kita juga bingung mau pakai tas yang model bagaimana. Jadi perempuan itu memang rada rempong ya, baju harus pilih yang pas, sandal atau sepatu juga harus kece, ditambah lagi memakai tas juga harus pas. Bener juga sih, biar selaras dengan busana yang dikenakan.
www.erycorners.com
Pilihannya warna-warni banget tasnya, mau dong. :D
Sumber : www.pexels.com

Berbicara soal tas wanita saat ini juga wow banget. Mau model tas gendong atau tote bags, kita bisa memilihnya dengan model yang pas untuk gaya kita. Tas gendong biasanya dipakai perempuan yang super energik. Sedangkan tote bags dipilih untuk kita-kita yang ingin tampil lebih fiminin dan fashionable. Untuk tote bags, mungkin masih banyak yang asing apa itu tote bags, padahal kita sehari-hari sering memakainya lho. Karena tas model ini sangat familier dan nyaman untuk digunakan serta cocok dipakai situasi apa pun.


Tote bags sendiri awalnya tas jinjing yang dari kain, biasa diguankan untuk membawa banyak barang-barang keperluan kita. Namun seiring dengan perkembangan zaman, tote bags sangat variatif dan kekinian. Kita bisa memakainya untuk bekerja, jalan-jalan, atau bahkan acara resmi lainnya.
www.erycorners.com
Modelnya cantik-cantik.
Sumber : mds.mataharimall.com


Pilihan menggunakan tote bags memang sesuatu yang tepat untuk berbagai acara. Karena kita sebagai perempuan sadar betul barang apa saja yang harus mesti masuk ke tas. Jadi, enggak mungkin kalau cuma bawa dompet saja, yang ada malah kurang praktis. Sedangkan menggunakan tas dengan ukuran yang cukup besar atau sedang, kita bisa memasukan dompet ke dalamnya, ditambah peralatan make up sederhana seperti bedak dan lipstik, kemudian bisa juga kita masukan buku catatan kecil beserta alat tulis lainnya, dan yang paling benting bagi kita, yakni tisu harus masuk ke dalam tas. Bahkan dengan menggunakan tas tersebut kita bisa memasukan berkas-berkas tanpa perlu ditekuk. Jadi dokumen akan tetap rapi dan bersih.


Selain itu, untuk model dan coraknya sangat bermacam-macam. Kita tinggal menyesuaikan saja dengan busana yang dipakai. Keuntungan lain dari menggunakan tote bags ialah simple. Kita tidak perlu repot-repot ketika memakaianya, karena tinggal dijinjing atau dimasukan ke bahu. Simple, praktis dan nyaman, itulah mengapa kebanyakan perempuan, termasuk saya suka menggunakan tas model seperti itu.
www.erycorners.com
Ini mah kece banget ^_^
Sumber : mds.mataharimall.com


Jadi, buat kita-kita sebagai perempuan, enggak ada salahnya kan, berganti-ganti model tas? Karena dari tote bags sendiri banyak sekali pilihannya. Baik dari segi bahan, warna, model dan ukuran. Kita tinggal menyesuaikan acara dan suasananya saja.


Dengan menggunakan tote bags kita juga jadi makin percaya diri dan bebas aktif di dalam event apa pun. Sehingga kita bisa tampil maksimal serta bisa fokus ke acara atau hal lainnya tanpa harus dibebani, “Tasku cocok apa enggak ya?” karena dengan menggunakan tote bags, sudah pasti cocok dan oke.

Karena Dalam Menuju Harmonis Pasti Ada Ujian yang Harus Dilalui

4:40:00 PM 6 Comments A+ a-

Sebagai pasangan yang masih tergolong pengantin baruu (karena baru setahun), kami memang masih merasakan banyak manis-manisnya. Kami masih suka jalan-jalan ke sana ke mari, ketawa-ketiwi hahahehe bersama. Yaa.. karena memang masih anget-angetnya. Bisa diibaratkan juga nih, dunia seakan milik berdua yang lain ngontrak, hahahaha. Namun setelah membaca artikel dari Mbak Ria M Fasha yang berjudul Ketika Rumah Tangga Diuji, Apa Hikmahnya? saya jadi kepikiran juga bagaimana kalau rumah tangga kami dirundung masalah?

Saya pun jadi bermawas dan sadar diri, bahwasannya dalam rumah tangga pasti ada masalah yang bakalan menjadi bumbunya. Masalah tersebut tentunya untuk menguji bagaimana kesetiaan kami, tanggungjawab, dan kesabaran kami dalam menghadapi masalah.

Masalah rumah tangga dari yang satu dengan yang lainnya juga berbeda. Ya namanya juga rumah tangga masing-masing. Tentu berbeda prinsip, berbeda pandangan dan berbeda masalahnya.


Bagi kami, saat ini belum memiliki masalah yang cukup berarti. Namun, justru dari orang lain 'menganggap' kami yang bermasalah karena sudah satu tahun menikah saya belum hamil-hamil juga. Banyak yang menyarankan harus begini, harus begitu. Well, saya terima sarannya tapi saya juga tidak mengkoar-koarkan kalau saya sudah begini, saya sudah begitu. Karena kebetulan saya tipe orang yang sedikit introvet, saya bercerita mau ini dan itu lebih enak ke suami dari pada saya harus menjelaskan ini dan itu ke orang lain.

Dengan adanya hal tersebut, suami saya cukup sabar juga, bahkan menganggap itu hanya sebuah ujian kecil dalam rumah tangga. Jadinya sering menasehati saya agar tidak terlalu baper kalau ditanya, "Kok belum isi?" "Kok masih langsing saja?"

Suami saya juga sering memberikan pengertian dan pemahaman bahwa tentang memiliki sebuah anak itu terjadi tidak instan. Memang di luar sana banyak sekali yang mudah untuk mendapatkan keturunan, tapi ada juga sebagian orang yang harus bersabar dan berikhtiar lebih untuk memiliki keturunan.

Dari hal tersebut saya mencoba belajar tentang arti rumah tangga. Yang memang tidak soal melulu tentang cinta dan kasih sayang, melainkan juga ada hal-hal lain yang harus dilengkapi dan dihadapi bersama.

Semoga rumah tangga kita semua selalu dalam lindungan-NYA. Meskipun ada masalah tapi tetap bersama dan mampu menghadapi badai yang bergemuruh dan mampu untuk menjadikannya tenang dan harmonis kembali.


Terima kasih.

Biarkan Dia Terbebas dari Cintamu

8:53:00 PM 10 Comments A+ a-


Cinta, segala sesuatunya bisa dianggap benar jika atas dasar nama cinta. Namun, cinta seperti apakah yang mampu membuat orang bahagia? Bukan hanya untukmu sendiri melainkan juga orang-orang di sekitarmu. Bukan juga hanya kata-kata cinta yang menjadi bualan, melainkan cinta yang nyata, bukan pula cinta sepihak atau pemaksaan. Karena dalam cinta tidak pernah mengenal 'pemaksaan'.

Ya, bagaimana kau akan mencinta sedang hatimu terpaksa. Bagaimana kau akan menyayang sedang rasa empati itu telah hilang, menjauh dari sisi nurani.

Karena tanpa adanya pemaksaan, sering kali cinta membuat hati terluka. Saat dia hilang begitu saja dari hidupmu. Saat dia menjadi misteri dalam keheningan perpisahan. Atas dasar tiada pemaksaan, cinta itu harus rela pergi. Tak pernah bepikir kalau kehilangan cinta itu menyanyat hati. Laksana teriris sembilu, perih, menyakitkan namun tak berdarah.

Hancur seketika hati ketika kehilangannya. Hati menjerit kesakitan namun tak ada yang mampu mendengarnya. Ke manakah harus mencari cinta? Karena yang kau rasa saat ini tiada tempat untuk menaruh hati dan segala bentuk keindahannya.


Musnah sudah rasa itu. Ingin rasanya kau buang semua kenangan bersama dia yang telah pergi. Tapi tak bisa, sungguh tak bisa. Bayangan matanya selalu menari indah di kelopak mata. Suaranya masih terngiang di telingamu. Hingga langkah kakinya pun masih ada di benakmu.

Kini tinggal dirimu seorang diri, sunyi, hampa dalam gelapnya kesepian. Tiada teman untuk hati. Tiada makna lagi arti dari hati yang tulus mencinta. Semuanya telah sirna dan sia-sia. Cinta yang kau damba kini hanya seberkas kenangan yang telah terukir di hati. Yang entah kapan kau akan menghapusnya, entah bisa, entah tidak. Semua itu telah merasuk ke dalam jiwa. Mengalir bersama aliran darah dan selaras dengan hembusan napas. Kenangan itu, hidup. Iya, hidup.

Jalan terbaik ialah merelakannya untuk hilang dan pergi. Iya, biarkan dia pergi. Mungkin akan terasa berat, tapi itu lebih baik. Karena waktu akan menghapus lukamu. Perlahan waktu akan memberimu ruang untuk melupakannya. Lepaskan dia, biarkan dia memilih jalan untuk bebas dari cintamu. Karena mungkin baginya, cintamu tiada arti dan penuh paksaan.

Jadi, biarkan saja dia pergi dan kau buatlah lembaran baru tanpa dia. Percayalah hidup ini indah walau tak ada dirinya. Di semesta ini pasti akan kau temukan penggantinya.