Kartini-Kartini Zaman Now yang Ada di Sekitar Kita

12:03:00 PM 29 Comments A+ a-

Bulan April, bulan yang bersejarah di negeri ini. Pasalnya, zaman dulu, ada sosok perempuan yang membela perempuan untuk mandiri, tegas, berpendapat dan turut berpartisipasi dalam suatu hal. Perempuan zaman dulu, terutama pada masa penjajahan, hanya dianggap  sebelah mata saja. Perempuan itu tidak boleh sekolah tinggi-tinggi, katanya, "Untuk apa anak perempuan sekolah tinggi? Itu enggak penting, yang penting anak perempuan itu bisa masak, ngurus rumah dan melayani suaminya,"

Namun, ada sosok perempuan yang mencoba mengubah pandangan masyarakat itu, meskipun ia hanya hidup sampai di usia dua puluh lima tahun, tetapi Kartini meninggalkan warisan yang mampu mengubah cara pandang terhadap kaum perempuan. Bahwa perempuan bukanlah makhluk yang lemah, dan berhak mendapatkan pendidikan yang tinggi juga. Perjuangannya pun sampai kini masih terus dirasakan oleh kita kaum perempuan. Meski beliau sudah meninggal, namun jasa-jasanya tetaplah berguna bagi nusa dan bangsa.


Kini zaman sudah berubahah, perempuan banyak yang bisa mandiri, bersosialisasi dan menguasai suatu bidang. Seperti halnya tulisan dari Mbak Suciarti Wahyuningtyas tentang Kartini di zaman sekarang yang tayang di blog Kumpulan Emak-Emak Blogger; saya jadi berpikir, bahwa perjuangan perempuan di masa lalu, tentu saja berbeda perjuangan perempuan di masa sekarang. Kartini-Kartini zaman now banyak di sekitar kita, banyak perempuan-perempuan yang tangguh untuk berjuang dan penuh karya serta memiliki rasa kemanusia yang tinggi.

Dari pandangan saya pribadi, ada dua orang yang bisa disebut Kartini Zaman Now, yaitu :
1. Diah Kusumawardhani
2. Rahayu Puji Astuti

*Diah Kusumawardhani  atau yang dikenal sebagai Blue Kusumawardhani
Kartini Zaman Now
Mba Dhani, seorang istri, working mom, ibu 2 balita dan owner Outlet Parara D'Pie
Sumber : FB Blue Kusumawardhani

Kebetulan wanita cantik yang satu ini, saya sudah lama mengenalnya. Dia seorang istri, working mom dan ibu dua balita. Bahkan baru-baru ini dia sudah launching produk baru kue pie yang kekinian di Purbalingga. Di samping kesibukannya yang luar biasa, dia mampu membagi waktu untuk keluarga, tanggungjawab, dan passionnya. Selain itu, ibu dari dua balita ini merupakan wanita yang aktif untuk membuat prakarya, baik hiasan dinding, vas bunga dan lain sebagainya. Ya itung-itung untuk mengurangi sampah yang berserakan di mana-mana, sehingga Mba Dhani ini memanfaatkan botol-botol bekas untuk dijadikan sebuah hiasan. Selain itu, pun dia membuat karya-karya yang bagus dan cukup unik. Entahlah, kadang saya heran sendiri sama Mba Dhani ini. Dalam hati saya selalu bertanya-tanya, “Kok bisa ya? Padahal sudah punya dua anak, belum lagi seorang working mom, ditambah punya outlet Parara D’Pie, apa enggak kecapekan ya?”
Kartini Zaman Now
Salah satu hasil karya dari Mba Dhani.
Sumber : FB Blue Kusumawardhani

Kartini Zaman Now
Beberapa peralatan untuk membuat karya.
Sumber : FB Blue Kusumawardhani

Dan sekarang ini, dia juga ikut grup menulis di Purbalingga. Yaa, dia ingin menerbitkan sebuah buku di kemudian hari. Kalau tulisan-tulisan Kartini yang terkenal itu diberi judul ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, kalau Mba Dhani ini, ingin mengumpulkan puisi-puisinya dan memberi judul ‘Lembayung Biru’. Hal itu sudah mulai dilakukannya, di salau satu dinding Outlet Parara D’Pie ini juga dituliskan sebuah goresan Lembayung Birunya.
Salah satu puisi Lembayung Biru ada di dinding Parara D'Pie
Sumber : FB Blue Kusumawardhani

*Rahayu Puji Astuti atau yang akrab dipanggil Bu Dokter
Bu Dokter Rahayu yang selalu aktif di kegiatan sosial
Sumber : FB Rahayu Puji Astuti
Yes, karena memang dia seoarang dokter spesialis gigi. Namun saat ini dia sedang mengabdikan dirinya di sebuah Puskesmas. Dia juga seorang ibu, penulis dan pelayan masyarakat. Kenapa saya sebut sebagai pelayan masyarakat? Karena Bu Dokter yang satu ini benar-benar blusukan ke desa-desa untuk menolong sesame. Bukan dokter yang mendapat segala macam fasilitas di rumah sakit yang besar, tapi seorang dokter yang terus menyalurkan bantuannya kepada orang-orang yang membutuhkannya.

Berbagai penyuluhan kesehatan ke desa, dia selalu datang, bahkan mama saya jauh lebih tahu kiprahnya ketimbang saya tentang Bu Dokter Rahayu ini. Saya baru mengenalnya ketika tergabung dalam grup menulis di Purbalingga dan bertemu di Kedai Kebun, sedangkan mama saya sering bertemu dengannya ketika ada penyuluhan kesehatan, kebersihan di desa yang diadakan hampir setiap bulan.

*Rasa Peduli yang Tinggi*
Mas Aang bersama keluarga dan hasil karya Mas Aang
Sumber : FB Rahayu Puji Astuti
Sebenarnya ada banyak Kartini-Kartini zaman sekarang yang ada di sekitar saya. Baik dari lingkungan kerja yang sama, teman sekolah atau mereka-mereka yang terus memperjuangkan hidupnya. Di luar sana masih banyak. Lalu mengapa saya memilih dua orang ini, yakni Mba Dhani dan Bu Rahayu sebagai Kartini zaman sekarang di sekitar kita? Karena, sejauh yang saya tahu, mereka berdua memiliki rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama yang sangat tinggi.

Kaki palsu untuk Mas Aang
Sumber : FB Rahayu Puji Astuti

Berawal dari grup whatssapp Serikat Penulis Purbalingga, yang anggotanya ada Mba Dhani, Bu Dokter Rahayu dan saya. Kala itu Bu Dokter menceritakan ada seorang yang memiliki kreativitas yang sangat bagus dan baik untuk dikembangkan. Tetapi apa daya, anak tersebut cacat dan pincang, serta keluarganya kurang mampu. Sehingga Bu Dokter mencari penggalangan dana atau bantuan untuk membelikan alat bantu jalan atau kaki palsu. Dan hal itu ditanggapi dengan sangat baik oleh Mba Dhani. Dia langsung menginformasikan bahwa akan membantunya dengan segenap kemampuan serta mencari bantuan dari yang lainnya. Karena membeli sebuah kaki palsu harganya cukup mahal.
Mas Aang, sebelah kanan, setelah mendapatkan kaki palsunya
Sumber : Rahayu Puji Astuti

Dari situlah, mereka semua saling gotong royong untuk membelikan alat bantu jalan. Yang akhirnya telah diberikan kepada dua pasien Dokter Rahayu. Satu pasien mendapat kaki palsu dan satu pasiennya mendapat alat bantu untuk berjalan.
Mas Anwar, setelah mendapatkan alat bantu jalannya
Sumber : FB Rahayu Puji Astuti

Dan hingga saya menulis tulisan ini, mereka sedang terus menggalangkan dana untuk membelikan kaki-kaki palsu atau alat bantu jalan untuk orang-orang yang mengalami cacat pada kakinya untuk wilayah Purbalingga khususnya. Dan semoga cita-cita mereka, kami dan kita semua, terkabulkan.

Itulah mengapa saya menjadikan dua sosok seorang wanita yang berbeda latar belakang keluarga, pendidikan, pekerjaan bahkan tempat tinggalnya; menjadi Kartini Zaman Now di era digital ini. Rasa tanggungjawab, kepedulisan dan kasih sayang terhadap sesama, patut kita contoh dan tanamkan. Semoga banyak Kartini-Kartini di era modern ini yang seperti mereka atau bahkan lebih baik. Aamiin..

Demikian tulisan dari saya tentang Kartini di Zaman Now yang ada di sekitar kita. Semoga kita mampu mengambil hal-hal kebaikan dan mampu mengaplikasikannya. Terima kasih.

Nikmati Internetan Murah dan Cepat dengan Indihome

2:42:00 PM 9 Comments A+ a-

Indihome internet cepat dan murah
Zaman sekarang bisa dikatakan zaman digital, apa-apa serba teknologi dan online. Belanja, beli makanan, bahkan pesan tukang ojek atau taksi, sekarang bisa banget dengan mudah. Hanya tinggal klik dari smartphone. Dengan kecanggihan teknologi dan alat sekarang ini, apa-apa mesti terkoneksi dengan internet. Yaa, bagaimana kita mau terkoneksi di dunia maya dan digital kalau enggak ada internet?

Paket-paket internet pun saat ini bersliweran. Berbagai iklan tayang di mana-mana, tinggal pilih saja tergantung kita yang memakai, cocok yang mana.Termasuk paket dari jaringan internet yang sedang ngehitz saat ini, yakni Indihome.

Terlebih lagi saat ini sedang ada Promo Imlek dari bulan Februari hingga April 2018. Harga promo ini sangatlah miring, cocok bagi kita yang ingin pasang jaringan internet di rumah. Mau download apa pun bebas enggak mikirin kuota habis. Mau streaming youtube atau nonton pertandingan sepak bola juga oke. Lancar jaya dah pokoknya.

Pakai Indihome juga bukan hanya jaringan internetan, tapi bisa bonus untuk nonton acara tv berbagai channel dan bonus telepon beratus-ratus menit bahkan ribuan.

Biar jelas nih, cek di bawah ini tentang paket Indihome :

*PROMO IMLEK 2018*
Paket Indihome 3P.
Maksud dari 3P ini yaitu dari Internet, UseeTV dan gratis nelpon rumah. Dan kecepatan internetnya, dibagi-bagi menjadi sebagai berikut :

1. Indihome 3P : 10 Mbps, free phone 100 minutes, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 330.000
2. Indihome 3P : 20 Mbps, free phone 100 minutes, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 360.000
3. Indihome 3P : 30 Mbps, free phone 100 minutes, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 450.000
4. Indihome 3P : 40 Mbps, free phone 100 minutes, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 550.000

Untuk biaya pasang Indihome 3P ini sangat murah meriah juga lho, hanya Rp 75.000 dan dibayarkan bersamaan dengan tagihan bulan pertama. Oh ya, jangan lupa juga harga tersebut belum termasuk PPN 10%.



Paket Deluxe
Ini yang doyan teleponan dari rumah bisa banget pilih paket Indihome Deluxe. Karena ada bonus 1000 minutes telepon rumah. Untuk internetnya 10 Mbps, UseeTV Essential + Indikids Life. Biaya per bulannya Rp 460.0000

Paket Premium
Untuk ini dibagi-bagi sesuai dengan Mbps-nya. Tapi yang jelas, untuk paket premium juga ada bonus 1000 minutes telepon rumah.

1. Indihome Premium 20 Mbps, free phone 1000 minutes, UseeTV Essential + Indikids Life + Indimovie 2. Biaya per bulannya Rp 630.000
2. Indihome Premium 30 Mbps, free phone 1000 minutes, UseeTV Essential + Indikids Life + Indimovie 2. Biaya per bulannya Rp 820.000
3. Indihome Premium 40 Mbps, free phone 1000 minutes, UseeTV Essential + Indikids Life + Indimovie 1 dan 2. Biaya per bulannya 995.000
4. Indihome Premium 50 Mbps, free phone 1000 minutes, UseeTV All Channel without Dynasty + Indi Japan. Biaya per bulannya Rp 1.250.000
5. Indihome Premium 1000 Mbps, free phone 1000 minutes, UseeTV All Channel without Dynasty + Indi Japan. Biaya per bulannya Rp 1.750.000

Paket Indihome Netizen 1
Untuk paket ini hanya telephone dan internet saja, tidak termasuk channel UseeTV.
1. Indihome Netizen 1: 10 Mbps, free phone 100 minutes. Biaya per bulannya Rp 285.000
2. Indihome Netizen 1:  20 Mbps, free phone 100 minutes. Biaya per bulannya Rp 385.000
3. Indihome Netizen 1 : 30 Mbps, free phone 100 minutes. Biaya per bulannya Rp 545.000
4. Indihome Netizen 1 : 40 Mbps, free phone 100 minutes. Biaya per bulannya Rp 645.000

Paket Indihome Netizen 2
Untuk paket ini hanya ada internet dan channel UseeTV, tanpa adanya free telephone
1. Indihome Netizen 2 : 10 Mbps, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 315.000
2. Indihome Netizen 2 : 20 Mbps, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 415.000
3. Indihome Netizen 2 : 30 Mbps, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 575.000
4. Indihome Netizen 2 : 40 Mbps, UseeTV New Entry. Biaya per bulannya Rp 675.000

Biaya pemasangan Paket Indihome Netizen 1 dan 2 ini sebesar Rp 150.000, dibayarkan besamaan dengan pembayaran tagihan pertama. Harga belum termasuk PPN 10%.

Keterangan :
Paket UseeTV New Entry : 80 Channel (76 SD + 4 HD)
Paket UseeTV Essential : 131 Channel (100 SD + 31 HD)

Nah, buat teman-teman khusus di daerah Karesidenan Banyumas, yaitu wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Cilacap; yang mau pasang jaringan Indihome, bisa banget segera menghubungi contact person Arfan di Nomor HP : 0856-7566-327 atau  0812-2502-8233.

Jadi, mau internetan bebas sebebasnya tanpa harus dipusingkan dengan kuota? Ayoo.. segera daftarkan aja ke Indihome. ☺