Menu Piring Gizi Seimbang dengan Kreasi So Good Chicken Sweet and Sour Saouce

12:34:00 PM 20 Comments A+ a-

Sebagai orang yang boleh dikatakan sibuk dengan berbagai kegiatan. Terkadang, saya mengalami drop dan cepat lelah. Tak jarang ketika badan ini mulai lelah dan letih, saya langsung ke dokter. Jawaban dari dokter pun enggak yang gimana-gimana banget. "Mbak ini kecapekan, sekarang banyak-banyak istirahat dan pola makannya dijaga. Asupan gizinya harus seimbang biar tubuh tetap fit," Hampir setiap kali saya periksa, pasti deh, kebanyakan pola makan saya yang harus dibenerin dengan menu gizi yang seimbang.

Yaa, itu saya akui, saya memang belum menjaga kesehatan dengan baik dan benar. Seringkali makanan cepat saji tanpa memperhatikan kadar gizi, saya embat begitu saja. Lebih parahnya lagi, saya suka makan yang penting kenyang, tanpa memikirkan kadar protein dan vitamin yang masuk ke tubuh.

Rasanya cuma bisa ngelus dada doang kalau sakit. Dan itu kesalahan sendiri. Tapi mulai sekarang pola hidup sehat pun harus terjaga. Apalagi saya sedang mengharapkan kehamilan pertama, tentunya menu makanan yang masuk ke dalam tubuh haruslah baik dan tepat.

Untuk memulai kebiasaan biar hidup sehat itu memang sedikit berat. Harus dipaksakan. Dimulai olah raga kecil waktu pagi hari. Meskipun hanya lima belas sampai dua puluh menitan. Kemudian tidur malam tidak sampai larut. Maklum, saya tipe orang yang suka begadang meski hanya untuk nonton sebuah film. Ngehe banget deh gue. Selain itu, pola makan mulai diubah. Sekarang lebih banyak makan olahan dari rumah. Masak sendiri, biar jelas sehatnya makanan tersebut.

Berbicara tentang gizi seimbang, itu bukan hanya kita makan banyak dan jumlah lauknya banyak. Namun harus mengandung beberapa unsur seperti :

35% Karbohidrat. Bisa berupa nasi, jagung, ubi, kentang, dll
15% Lauk Berprotein. Seperti ayam, telur, daging sapi atau kambing, tahu, tempe, dll
35% Sayuran. Bisa sayur kangkung, kacang panjang, bayam, buncis, selada, sawi, kobis, dll
15% Buah. Buah juga banyak macamnya, bisa buah apel, jeruk, pir, pisang, dll.

Khusus untuk protein, tentunya ada dua jenis yaitu :
Pertama, protein nabati atau dari tumbuhan kacang-kacangan, kedelai dan sejenisnya. Kalau dioleh bisa menjadi tahu, tempe; yang setiap hari saya makan.

Kedua, protein hewani atau dari hewan seperti daging, ayam, telur.

Untuk memudahkan melengkapi kandungan protein saya berusaha untuk mengkonsumsi protein hewani. Dan yang mudah didapatkan tentunya ayam. Selain harganya terjangkau, nilai gizinya pun cukup tinggi. Dan saya memilih Ayam Potong So Good karena terbukti kualitasnya.

Untuk membuang rasa bosan makan ayam yang dimasak gitu-gitu saja (dibaca : digoreng), saya mencoba mengkreasikan So Good Ayam Potong Bumbu Kuning menjadi sebuah masakan yang lain dari pada sebelum-sebelumnya. Saya sulap (masak) jadi Chicken with Sweet and Sour Sauce.

Rasanya enak loh, ada manis, asin, asam dan gurihnya. Hmm, yummy banget deh lezatnya. Selain itu, untuk membuatnya juga praktis, tidak memerlukan bumbu yang terlalu banyak. Kita cuma siapin bumbu untuk sausnya.

Ingin tahu caranya? Yuk, simak bahan dan cara pembuatannya.
so good ayam potong bumbu kuning
So Good Ayam Potong Paha dan Dada Bumbu Kuning

Bahan :
450 gram Ayam potong bumbu kuning So Good
150 ml Minyak goring
ayam potong so good
Ayam potongnya dah ada bumbunya, praktis

Bumbu Saus :
7 siung Bawang putih
4 siung Bawang merah
3 buah Tomat
1 buah Jeruk nipis
3 batang Serai
2 batang Daun bawang
1 sendok teh garam
2 sendok makan gula pasir
50 ml Air
Daun seledri secukupnya
bumbu masak
Bumbu sausnya simple

Cara memasak :
Pertama, saya memanaskan minyak di wajan, setelah mendidih, langsung memasukan ayam potong bumbu kuning So Good. Saya tidak menambahi bumbu lagi, karena ayam potong kemasan ini sudah dilumuri dengan bumbu. Jadi praktis. Goreng ayam sampai matang atau warna hingga kecokelatan. Setelah itu, tiriskan.

Kedua, bawang merah dan bawah putih dihaluskan. Untuk tomat dan daun bawang, potong-potong sesuai selera. Setelah selesai, kita kembali panaskan minyak yang baru. Kemudian masukan bumbu yang telah dihaluskan. Tumis hingga aroma wanginya keluar. Selanjutnya, masukan irisan tomat, aduk rata hingga matang. Lalu, campurkan air jeruk nipis. Cukup memotongnya menjadi dua bagian lalu memerasnya. Masukan 3 batang serai yang sudah dimemarkan terlebih dahulu, aduk rata dan tambahkan air sebanyak 50 ml. Jangan lupa juga tambahkan garam 1 sendok teh dan gula pasir sebanyak 2 sendok makan. Hal ini saya lakukan biar manis asamnya dapat. Jadi perbandingan garam dan gulanya cukup jauh berbeda.

Ketiga, setelah saus mulai mengental, masukan ayam yang sudah digoreng tadi. Aduk rata biarkan beberapa menit agar bumbunya meresap dan matang sempurna. Setelah itu, angkat dan hidangkan.

Yeee, jadi deh Chiken with Sweet and Sour Sauce ternyata untuk membuatnya mudah juga, yaa...

Nah, itu untuk proteinnya. Sedangkan untuk sayurnya saya membuat tumis kacang panjang. Selain mudah banget buatnya. Masaknya juga cepet. Bumbunya juga cuma bawang merah dan bawang putih, garam dan gula merah serta minyak secukupnya.

Tinggal potong kecil-kecil kacang panjangnya. Kemudian iris tipis bawang merah dan bawang putih. Panaskan minyak di wajan, masukan bawang merah dan bawang putih, setelah warna bawang mulai berubah, masukan kacang panjang, gula merah dan garam secukupnya. Aduk sebentar, kemudian tunggu beberapa menit. Angkat dan hidangkan.

Dan ini Menu Piring Gizi Seimbang ala saya dengan kreasi So Good Chicken Sweet and Sour Sauce. Ada nasi, sayur kacang, ayam saus asam manis dan buah pir. Ayamnya saya suka yang paha, biar yang ada tulangnya, hehehe (enggak nyambung).

so good
Menu simple, tapi kadar gizi komplit

Untuk buahnya saya sengaja memilih buah pir, biar setelah makan ada penghilang rasa asam manisnya itu dapat. Serta tetap mampu memberikan vitamin dan cairan yang baik bagi tubuh.

Sangat mudah kan, untuk membuat makanan yang memenuhi menu piring gizi seimbang? Next time, saya juga akan mencoba membuat kreasi baru dari produk So Good. Karena masih banyak yang belum saya coba.

Demikian tulisan ini saya buat untuk mengikuti Lomba Blog Kreasi Menu Piring Gizi Seimbang SO GOOD.

'Yowis Ben', Film Bagus yang Penuh Hujatan

8:47:00 PM 23 Comments A+ a-

Film Yowis ben
“Jadilah orang Jawa yang Njawani”

Bukan maksud mau rasis terhadap suku atau pun ras lain, tapi kali ini saya ingin membahas sedikit tentang Jawa. Yang di mana saya dari lahir hingga sekarang hidup di tengah-tengah orang-orang Jawa, dengan berbagai macam dialek bahasa, adat istiadat, agama dan lainnya. Sebagai orang Jawa, khususnya ngapak (dialek khas bahasa Jawa Karesidenan Banyumas); saya ikut senang ketika ada sebuah karya dengan menggunakan bahasa Jawa, entah itu film, puisi, cerkak (cerita pendek dengan bahasa Jawa) atau pun lainnya. Yaa, maklum, ikut bangga gitu, meskipun saya juga pakai bahasanya campur aduk enggak karuan. Ngeblog aja pakai bahasa Indonesia agar pembaca dan temen-temen mudah memahaminya. Kalau saya ngeblog pakai bahasa Jawa, apalagi dialek ngapak, mungkin saya belum pede dan belum sejembar hatinya Bayu Skak yang tetap nerimo meskipun dijelek-jelekan. Wah, sungguh manusia yang sangat songong saya ini. Lain halnya dengan para creator film local, seperti CLC Purbalingga yang dari tahun ke tahun selalu membuat karya dengan bahasa Jawa ngapak.

Film yang berbahasa Jawa tersebut juga sering masuk nominasi Festival Film Indonesia. Sebut saja film-film pendek karya anak-anak SMA/SMK di Purbalingga yang berjudul ‘Babaran’ yang artinya ‘Lahiran’, kemudian ‘Lintah Darat’ dan ‘Nyathil’ yang artinya ‘Mengambil Milik Orang Tanpa Permisi, seperti Mencuri tapi sedikit demi sedikit’. Ketiga film tersebut merupakan film yang menggunakan bahasa daerah dan mendapatkan prestasi yang mentereng.

Lalu, apa salahnya Bayu Skak alias Moekito membuat film dengan bahasa Jawa? Kok ya pada protes gitu, bahkan ada banyak netizen yang menghujat filmnya itu? Kadang saya jadi heran dan bertanya-tanya sendiri, apa salahnya Bayu Skak dalam pembuatan film tersebut? Karena menggunakan bahasa Jawa jadi enggak layak tayang gitu? Terus kenapa menganggap bahasa Jawa itu kayak bahasa pembantu? Apakah sependek itu pemikiran netizen zaman now? Atau mungkin sudah terlalu kebanyakan nonton sinetron yang pemeran pembantu dimainkan oleh orang yang berlogat bahasa Jawa? Nek ngunu kui, berarti pikiran para netizen saiki sing kudu didandani (Kalau begitu, berarti pikiran para netizen sekarang yang harus dibenerin).
Aku wong jowo yowis ben

Rasanya enggak fair ya, sampai segitunya dalam menghujat. Toh film ‘Yowis Ben’ ini menggunakan translate / terjemahan ke bahasa Indonesia. Kecuali film ini tidak ada terjemahannya, bisa-bisa koleng nonton film tersebut karena enggak tahu maksudnya. Dan menurut saya film ini sah-sah saja, sudah betul juga ada terjemahannya, kayak film luar negeri gitu, pakai bahasa asing, pasti ada terjemahannya.

Sebetulnya juga patut diacungi jempol dan diapresiasi lebih, pasalnya film produksi Indonesia jarang yang menggunakan bahasa lokal. Malah makin ke sini film-film sekarang menggunakan bahasa asing meskipun itu produk Indonesia. Harusnya yang diprotes itu ya? Film Indonesia kok pakai bahasa asing? Ya kali, syutingnya kan di luar negeri, masa mau pakai bahasa Indonesia. Duh duh, saya jadi ngelantur.

Kembali ke ‘Yowis Ben’, film yang bertajuk komedi ini meskipun mendapatkan protes yang embuh dari sebagian netizen, nyatanya Bayu Skak mampu membuktikan bahwa film ini layak ditonton. Selain itu, dia juga membuat konfirmasi lewat video di Youtube yang berjudul ‘Aku Wong Jowo’. Dalam video tersebut, Bayu Skak menjelaskan bahwa sebagai orang Jawa enggak terima dong, kalau terus-terusan diremehkan. Kalau menghina hanya kepada dirinya sendiri yang jelek, bodoh atau apa; dia masih terima. Tapi kalau sudah mengecap ‘Orang Jawa’ dia enggak bisa tinggal diam, karena itu sama saja melecehkan semua orang Jawa. Dan hal itu membuat dia sangat perihatin atas kejadian teresebut. Padahal orang Jawa itu juga memiliki karya dan kecerdasan yang enggak kalah dari lainnya.

Saya yang nonton video tersebut, yang saat ini sudah disaksikan lebih dari satu juta, sungguh terharu. Saya jadi ikut merasakan bagaimana perjuangannya dia membuat film tersebut, ditolak sana sini dan diremehkan karena naskah film ‘Yowis Ben’ Sembilan puluh persen menggunakan bahasa Jawa. Banyak produser yang menolaknya. Namun, dia tidak gentar, tetap semangat untuk memperjuangkan karyanya. Dan jerih payahnya itu kita patut tiru, kita patut contoh, bahwa untuk menuju kesuksesan dan pencapaian itu bukanlah mudah, melainkan penuh perjuangan, tangis dan sering kali mati rasa. Tapi apa pun itu, semangat dan doa harus tetap ada di dalam jiwa, agar langkah kita tak terasa lelah, meski sebenarnya, kadang raga ini ingin menyerah,tapi tetap jiwa terus berkobar untuk maju.

Selain itu, tujuan dia menggunakan bahasa Jawa di chanel Youtube dan filmnya, sangatlah mulia. Dia ingin melestarikan bahasa yang sekarang sudah jarang dipakai karena moderenisasi. Dia ingin agar kita, khususnya orang Jawa, enggak lupa siapa diri kita sebenarnya. Bahwa kita lahir di bumi Jawa, sehingga tidak boleh bertindak ibarat kacang lupa sama kulitnya. Siapa sih kita, dari mana kita, asal kita, meskipun kita sudah hidup dengan penuh moderenisasi bahkan apa-apa serba digital. Namun, hal yang sangat penting, yakni jati diri dan asal muasal kita, janganlah dilupakan.

Fine, saya setuju banget dengan hal itu, sejauh-jauhnya dan sehebat-hebatnya kita, jangan melupakan jati diri kita sebenarnya. Kalau tidak mampu memperbaiki untuk tetap lestari, setidaknya jangan mengolok-olok atau menghujat. Jadi ingat kata teman, kalau enggak bisa berbicara baik tentang seseorang/beberapa orang atau sesuatu, ya sudah, diam saja, enggak perlu berbicara keburukannya apalagi sampai ngelek-ngeleki.
aku wong jowo yowis ben

Ya begitulah, film ‘Yowis Ben’ juga sangat seru untuk ditonton, karena filmnya kocak namun tetap ada pesan moral yang mendalam. Dan film ini juga mampu mengajak kita yang nonton untuk bangga dalam berbahasa daerah. Bukan hanya bahasa Jawa saja, namun bahasa daerah yang lain, sudah selayaknya setiap orang di masing-masing daerah melestarikannya. Kalau bukan kita yang menjaganya, siapa lagi? Nanti kalau ada bahasa daerah yang tiba-tiba diakui oleh negera antah berantah mana, kitanya enggak terima, tapi untuk menjaganya untuk tetap ada, kita enggak mau. Karepe pie to? Podo ae mangan enak aben dina tapi moh kerja. Kui jenenge nggapleki tenan.

Dan menurut saya, film ini juga luar biasa, bagus banget. Memberikan warna tersendiri bagi dunia perfilman di tanah air. Kan sangat langka gitu, film yang menggunakan dialek daerah namun mengangkat tema kekinian? Jadi, kalau bosan mau ngapain, segera datang ke bioskop terus nonton ‘Yowis Ben'.

Terus kalau masih ada yang menghujat film ini, tanyakan ke hati diri sendiri, apa sudah memiliki karya yang bagus atau belum? Ingat, sebaiknya kita saling mendukung untuk karya anak negeri. Dan saya pribadi, kalau ada anak negeri lain, entah suku dari mana, pasti saya dukung dan memberi nilai positif, salah satunya nonton atau beli produk karya anak negeri. Ya, cintai produk kita juga. Seperti semboyan di daerah kami, Bela Beli Produk Purbalingga. Jadi, kami warga Purbalingga, sudah sepantasnya untuk saling mendukung dan membeli produk-produknya, biar UMKMnya tetap berjalan dan maju, gituu…

Ya sudah, saya sudah ngelantur sampai ribuan kata. Saya akhiri tentang film menggunakan bahasa Jawa ini, takuntya kalau saya nulis terus kebablas membahasa lainnya segala. Hehehe...

Matursuwun sampun maos :)

Berantas Tuntas Anyang-Anyangan dengan Prive Uri-Cran

3:21:00 PM 15 Comments A+ a-

Prive Uri-Cran
Akhir-akhir ini tingkat kesibukan saya sedang padat-padatnya. Kebetulan di kantor juga lagi pindah-pindah ruangan dan penggantian layout. Sehingga mau enggak mau saya pun harus ikut bongkar-bongkar dokumen/file untuk ikut dipindahkan. Selain itu, gasar-geser meja dan kursi juga kami lakukan semuanya. Dari bolak-balik tempat itu, saya jadi kurang minum, sampai-sampai dehidrasi dan tenggorokan juga kering.

Sudah begitu, pas pulang ke rumah masih saja menemukan beberapa pekerjaan rumah yang harus dibereskan biar rumah terlihat rapi. Rasanya menguras tenaga banget deh. Untuk mengembalikan tenaga yang terkuras, saya makan apa saja yang ada, yang penting kenyang, bodo amat deh dengan soal makanan sehat apa enggak. Hingga beberapa minggu terakhir ini saya juga lagi enggak sehat blas makannya. Seringnya pesan makanan, kadang beli di warung, kadang minta dibeliin makanan sama suami pas pulang kerja.

Berhubung makan kurang sehat, terus minumnya juga kurang, badan saya mulai ngedrop. Dari yang sakit perut lah, mudah capek dan pegel-pegel, bahkan sampai sakit buat buang air kecil (BAK). Awalnya saya abaikan saja gejala-gejala tersebut, tetapi makin hari makin jadi juga. Masa saya bentar-bentar ke belakang buat BAK. Sampai-sampai pas di tempat kerja saya ditegur, karena bolak-balik ke kamar mandi.

Saya jadiya curhat ke teman di kantor, dan dia mengatakan kalau saya itu kena Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau yang sering disebut sebagai 'Anyang-Anyangan'. Saya sering dengar penyakit tersebut, saya kira tidak akan pernah mengalaminya, ternyata saya terkena juga. Hikss.. hiks..

Rasa panik dan kalang kabut menghampiri saya. Takut, cemas dan lain sebagainya menghantuinya. Bahkan pikiran negatif pun langsung terngiang-ngiang di otak saya. Ngeri banget kan kalau sampai parah.
Prive Uri-Cran
Ternyata 5 dari 10 Wanita di Indonesia terkena Anyang-anyangan
Sumber : uricran.co.id

Dari anyang-aynangan juga, ada satu kejadian yang cukup miris bagi saya. Waktu itu pas hari Minggu saya mau renang, eh, kok rasanya kebelet BAK mulu, bolak-balik ke kamar mandi. Terus, keluar air urinenya sedikit banget, seperti hanya beberapa tetes saja. Dan yang lebih miris lagi, kandung kemih terasa sakit banget. Rasa kurang puas dan tuntas pas BAK juga menghampiri. Setelah beberapa kali saya bolak-balik ke kamar mandi, saya beranikan manjrub ke kolam renang. Eh.. ternyata di air jauh lebih parah, bentar-bentar tanpa ada aba-aba keluar air urine. Dan itu di kolam renang (sumpah kalau ada yang tahu, pasti aku digampar orang, untungnya saja saat itu pas lagi sepi juga). Enggak tahu harus bagaimana, rasa kebelet pipis itu sangat tinggi, dibawa gerak saja langsung keluar, enggak bisa ditahan, tapi keluarnya lagi-lagi hanya beberapa tetes. Dan sakitnya pun menjadi 😞 😞

Dari kejadian tersebut kecemasan saya kian menjadi, akhirnya saya tanya-tanya ke teman yang sudah pernah mengalami ISK. Saya belum cek ke dokter karena memang waktu yang belum sempat, jadi sebisa mungkin dicoba mengobati dengan cara sendiri, tentunya dengan cara yang baik dan benar. Pertama-pertama saya disarankan untuk banyak minum air putih. Hal tersebut sebagai tujuan pengganti cairan tubuh yang telah terkuras pada saat bekerja. Selain banyak minum air putih yang minimal 12 gelas per hati, saya juga mencari informasi obat yang efektif untuk membrantas tuntas anyang-anyangan yang saya derita.

Setelah saya mencari tahu beberapa obat, ada satu produk yang sangat pas untuk memberantas tuntas yang namanya anyang-anyangan itu. Produk tersebut yakni Prive Uri-Cran. Pas mau beli saya masih ragu-ragu, benar atau enggak, terus bagaimana kalau enggak manjur dan tambah parah, bisa berabeh kan? Tetapi, teman saya yang dulu pernah terkena ISK tersebut, dia juga mengkonsumsi Prive Uri-Cran, jadi saya berani coba. Dan akhirnya saya dapat juga itu Prive Uri-Cran.

Terus kenapa saya percaya dengan produk tersebut?

Kandungan yang terdapat pada Prive Uri-Cran
Prive Uri-Cran
Ini dia produk ekstrak Cranberry yang mampu memberantas anyang-anyangan.
Sumber : uricran.co.id
Pada produk Prive Uri-Cran, terdapat kandungan Cranberry yang kaya akan manfaat untuk kesehatan. Cranberry ini masih sejenis dengan Blueberry, hanya saja warna Cranberry itu merah. Buah ini mempunyai kadar vitamin C yang cukup tinggi. Selain itu, buah Cranberry sangat baik bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit berbahaya seperti penyakit jantung dan kanker. Selain itu, buah Craberry juga memiliki antioksidan yang disebut Proanthocyanidins. Anti oksidan tersebutlah yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri yang menjadikan Infeksi Saluran Kemih. Lebih menariknya lagi, antiokidan tersebut memiliki sifat yang anti adhesi, sehingga bakteri tidak akan menempel pada saluran kemih. Kalau tidak ada bakteri jahat yang masuk ke saluran kemih, tentu saja ISK dapat terhindari.

Dari zaman dulu, buah Cranberry juga biasa digunakan untuk mencegah sariawan, karena memang kandungan vitamin C-nya cukup tinggi. Bisa juga untuk multivitamin dan kekebalan tubuh agar tetap fit. Lambat laun, ekstrak buah Cranberry dijadikan produk untuk kecantikan dan pencegahan ISK. Hingga akhirnya pada April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan di Prancis, AFSSA, membuka jalan atau memberikan izin untuk penggunaan jus buah Cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan pada saluran kencing.

Dan Alhmadulillah, sekarang di Indonesia tidak perlu repot-repot mencari buah Cranberry sebagai obat atau multivitamin, karena di negeri tercinta kita ini sangatlah susah mencarinya. Padahal yaa, buah ini sejenis tanaman semak dan dengan tinggi pohon yang pendek. Namun sayangnya, pertama ditemukan di Amerika bagian utara dan Kanada. Enggak banget kan kalau harus mencari buah saja harus menjelajahi negeri Paman Sam? (Kalau traveling sih oke oke saja). 

Tetapi kita juga tidak perlu bingung dan mencarinya, karena saat ini kita bisa membeli ekstrak buah Cranberry dengan nama Prive Uri-Cran. For your Information, Prive Uri-Cran ini ada dua kemasan.

Yang pertama, kemasan kapsul. Satu paket box berisi 30 butir kapsul dengan ukuran per butir 250 mg ekstrak Cranberry. Untuk dosisnya diminum 1 sampai 2 butir per hati.

Yang kedua, kemasan serbuk/bubuk atau yang disebut Prive Uri-Cran Plus. Ini yang saya minum. Satu paket box berisi 15 sachet. Untuk dosisnya, bisa diminum 1 sampai 2 sachet per hari. Setiap sachetnya mengandung atau berisi ekstrak Cranberry dan vitamin. Komposisi lengkapnya ada di bawah ini :
Prive Uri-Cran
Komposisi yang sangat lengkap

Berhubung komposisi yang sangat komplit, saya tidak ragu-ragu untuk meminumnya. Rasanya ada manis-manis dan asam-asamnya gitu. Yaa, maklum lah ya, karena exktrak buah Cranberry pasti ada asamnya dikit, terlebih lagi banyak vitamin C-nya. Setelah meminum Prive Uri-Cran Plus, selang dua jam lamanya, saya enggak bolak-balik lagi ke kamar mandi untuk BAK. Dan pas benar-benar mau BAK, air urinenya sudah tidak sedikit lagi, sudah normal dan rasa tuntas itu ada. Rasanya itu plooong…. Lega bangeettt...
Prive Uri-Cran
Diminum sampai tuntas yaa.. :)

Seneng rasanya bisa terbebas dari anyang-anyangan, dan untuk mencegah kembali adanya anyang-anyangan. Terus bagi yang belum terkena, jangan sampai terkena juga, kita perlu melakukan sesuatu, baik menjaga kesehatan maupun gaya dan pola hidup sehat, di antaranya :

1. Minum air putih sedikitnya 12 gelas per hari
Hal ini bertujuan agar tubuh tidak mengalami kekurangan cairan dan menyebabkan dehdrasi.

2. Jangan terlalu banyak mengkonsumi minuman yang mengandung kafein.
Minuman tersebut seperti kopi, soda, cokelat, teh dan mint. 

3. Jangan menahan untuk buang air kecil
Jika sering melakukannya, lama-lama berbahaya karena dari seringnya menahan rasa ingin untuk buang air kecil, bisa menyebabkan anyang-anyangan. Mulai sekarang, kalau ada hasrat untuk BAK, sebaiknya langsung ke toilet.

4. Organ intim harus bersih
Pastikan setelah BAK dan BAB membersihkan organ intim hingga ke belakang sampai benar-benar bersih. Cara yang tepat untuk membersihkannya adalah dari depan ke belakang, hal itu bertujuan agar kotoran (bakteri) tidak ikut ke bagian depan (organ intim). Pastikan setelah membersihkannya keringkan dengan tisu, karena bakteri sangat senang dan akan tumbuh ketika organ kewanitaan lembab. Selain itu, penyebab ISK salah satunya bakteri Escherichia coli (E. coli) yang hidup di saluran pencernaan.

5. Rajin olah raga
Olah raga memang sangat baik bagi kesehatan, salah satunya juga untuk mencegah anyang-anyangan. Olah raga yang tepat untuk hal ini yakni senam kegel.

Nah, hal tersebut merupakan langkah-langkah yang mudah untuk mencegah datangnya anyang-anyangan. Tetapi, kalau anyang-anyangan tetap melanda juga, jangan panik, karena ada Prive Uri-Cran yang akan memberantasnya. Dan yang membuat kita merasa tenang ketika meminum ekstrak Cranberry ini, Prive Uri-Cran merupakan produk keluaran dari combiphar lho. Jadi, kualitasnya sudah dijamin dan teruji klinis. 

Demikian pengalaman saya yang terkena anyang-anyangan; serta tips sederhana untuk mencegah datangnya ISK. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa tetap tenang dan lakukan pola hidup sehat. Terima kasih.

--

Sumber referensi : http://uricran.co.id