5 Kebiasan yang Menular Setelah Menikah

2:53:00 PM 25 Comments A+ a-

Cie.. yang bahas-bahas tentang menikah, ceritanya udah enggak jomblo lagi nih. Kalau dulu mah mana berani bahas tentang pernikahan, malah sengaja menghindar karena takut ditanya “Kapan nikah?” Sekarang, pertanyaan itu enggak muncul lagi, tapi berganti jadi “Kapan hamil?” Emang ya, kita sebagai makhluk sosial enggak akan lepas dengan beberapa pertanyaan yang diawali dengan kata ‘kapan’. Tapi saya enggak akan membahas hal begituan, takut jadi baper sendiri. Terus apa?

Jadi begini loh teman-teman, dalam hubungan pernikahan itu ada banyak hal yang terjadi baik suka dan duka dilewati bersama. Saling menguatkan, mengingatkan dan saling setia. Kalau kata lirik lagunya Ada Band, “Walau badai menghadang, ingatlah aku kan selalu setia....” Tapi lagi-lagi nih, saya enggak akan menulis tentang sesuatu yang bikin baper dalam-dalam para jomblo karena sebentar lagi tahun 2018. Saya tahu bagaimana rasanya menjadi jomblo lama, hahahaha.

Kalau yang mau serius ngilangin jomblo, bisa banget cek cara Buang Status Jomblo ini.

Okay, fix kita back to the topic. Kehidupan dalam pernikahan juga harus didasari saling pengertian dan mengasihi. Karena kalau enggak begitu, apa gunanya pernikahan? Karena dengan rasa tersebut kita merasa nyaman bila di dekat pasangan. Dan saking nyamannnya, kita sampai enggak sadar kalau kebiasaannya juga bisa menular. Bak virus cinta yang cepat menebar, di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Kesukaan Tontonan Favorit
Ketika weekend datang dan enggak ada acara ke mana-mana, yang dilakukan suami saya adalah menonton anime. Saking serunya dia menonton, sampai tertawa, bahkan kesal sendiri. Saya jadi penasaran dong, sebenarnya apa sih yang ditonton kok sampai begitu banget asyiknya. Tentu saya ikutan nimbrung. Awalnya emang paham apa yang ditonton, tapi karena saking seringnya akhirnya pun saya jadi ketularan. Tiap hari Jumat harus mendonwload film anime kesuakaan biar bisa ditonton pas hari Sabtu dan Minggu.

2. Virus Kegemaran Nge-game yang Menular
Punya suami yang doyan nge-game itu senang-senang sebal. Apalagi kalau sudah fokus sama layar monitor/smartphonenya. Ampun dah, bisa-bisa lupa segalanya. Bikin greget. Karena suka serius banget gitu ketika menjalankan sebuah permainan, saya lagi-lagi penasaran. Ikut lihat apa sih kok kayaknya seru banget. Dan ternyata ada beberapa game yang biasa dimainkan seperti Plants vs Zombies, Fantasy Football Manager, COC dan lainnya.

Kalau dulu saya seringnya ngeluh apa an gitu dimainkan, tetapi gara-gara sering memperhatikan malah jadi ingin ikut main juga. Akhirnya saya pinjam smartphone suami buat nge-game. Yang saya mudeng dan paham hanya Plants vs Zombies, untuk game lain kurang paham. Sampai beberapa hari saya memainkan game ini terus menggunakan HP suami, dan saya enggak mau install game apa pun di HP sendiri. Kok gitu? Egois dong..? Hmm, ya mungkin saya egois, tapi ini demi kebaikan saya juga. Pasalnya kalau di HP saya ada game, bisa-bisa kerjaan saya enggak bakalan selesai. Karena saya tahu betul diri saya ini, kalau udah kecanduan enggak bakalan berhenti buat memainkannya. Nah, kalau di HP suami kan ada yang mengingatkan saya untuk berhenti. Entah itu ada telepon atau pesan masuk. Atau memang sudah cukup lama buat nge-game. Suami pasti ngingetin.

3. Kebiasaan Usil
Saya ini memang usil, jahil, suka ngisengin gitu. Karena sudah berkeluarga, jadi kelakuan itu saya alihkan ke suami. Dulu yang jadi korban keisengan saya adik-adik saya. Karena setiap hari saya begitu, dikit-dikit iseng dan ngerjain, lama kelamaan suami saya juga ketularan. Bentar-bentar ngeledekin, bentar-bentar ngejahilin. Ya, begitulah, yang penting masih normal dan tidak melewati batas, dan yang paling penting sih, bikin kita ketawa apalagi di tanggal tua begini, suami istri belum ada yang gajian, wkwkwkwkwkw malah curhat.

4. Ekspresi Wajah
Ketika bercanda atau sedang ngobrol santai, tiba-tiba suami saya ada salah dalam ucapan, saya langsung pura-pura sinis. Pasang muka biar kelihatan marah dan sebal, meski ujung-ujungnya berakhir tawa. Dan saya sering begitu, suami jadinya tertular juga. Giliran saya salah ngomong atau apa langsung memperlihatakan muka gahar atau garang. Dan saya cukup tertawa ngakak saja.

5. Menularnya Kata-kata Ajaib
Ini bukan mantra sihirnya Harry Potter atau si Scalamander ya. Melainkan kata-kata yang keluar dari mulut saya secara ceplos.



Jadi begini, jadi perempuan yang pernah mengalami kejombloan terlalu lama, dari dulu itu suka melakukan apa-apa sendiri. Dari masalah pekerjaan, makan dan jalan-jalan, saya lebih sering sendirian. Bahkan sampai-sampai saya itu dicap sebagai Single Traveler. Dari kebiasaan yang sendiri, saya menyombongkan diri sebagai manusia yang strong, enggak cengeng dan enggak gampang baperan. Dan pas nemuin masalah, saya menganggap itu pasti berlalu dan akan kuatasi karena “Gue kan strong,”

Sampai saat ini, kata-kata itu belum bisa menghilang, kadang-kadang pas ngobrol sama suami ketika ada sesuatu tentu saja saya mengucapkan, “Gue kan strong,”

Karena sering mendengar kalimat begitu, tentunya suami saya paham dan sudah sangat-sangat tidak asing bahkan sudah merasuk ke dalam sanubarinya. Sampai-sampai kalau ada sesuatu dan saya tanya, “Yakin, Mas bisa?” Pasti dijawab, “Yakinlah, Gue kan strong..”

Dari semua itu kita bisa tertawa. Dan dalam rumah tangga kami dan teman-teman tentunya ada perbedaan. Mungkin dari teman-teman lebih dari lima hal kebiasaan yang menular, atau bisa kurang dari itu. Dan itu semua enggak masalah, karena namanya beda orang tentunya beda-beda cara membuat tertawa. Ya, sekali lagi, tulisan ini dibuat untuk menikmati kebahagiaan dengan cara yang sederhana. Karena bahagia enggak harus yang wah, akhir bulan belum gajian pun harus tetap tertawa gembira, enggak boleh baperan wkwkwkwkwkwkw (tetep ya, kata-kata yang ini dibawa lagi).
Yang penting bahagia, hahaha

Yeah, saya rasa cukup sampai di sini tulisan di penghujung tahun 2017. Semoga di tahun 2018 kita mendapatkan kebahagiaan dan kehidupan yang lebih baik. Amiiin..... Pesan saya, jangan lupa untuk membuat tertawa orang yang kita cintai/sayangi.

Terima kasih.
Happy New Year 2018.

8 Cara Jitu untuk Menumbuhkan Budaya Menabung bagi Diri Sendiri

12:55:00 PM 13 Comments A+ a-

Menabung, apa yang terpikirkan dari teman-teman dari sebuah kata 'Menabung'?. Tentang menyisihkan uang setiap waktu tertentu atau malah lupa? Lalu, bagaimana dengan budaya menabung saat ini? Masih melekatkah, atau malah sudah meninggalkan begitu saja? Padahal, budaya menabung itu hal yang baik lho. Dan, budaya menabung menjadi budaya yang pantas untuk dibangun sejak kecil. Dengan menabung, berarti kita dilatih untuk hidup hemat dan mempersiapkan keuangan untuk berbagai hal tak terduga yang mungkin terjadi di masa depan.

Akan tetapi, kebiasaan baik ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Untuk itu, membangun kesadaran diri akan pentingnya menabung menjadi hal yang harus ditanamkan sejak kecil, agar ke depannya anak-anak bisa lebih pandai untuk mengatur keuangan mereka sendiri. Terlepas dari kebiasaan baik yang sudah harus diterapkan sejak anak-anak, bagaimanakah caramenabung yang efektif yang bisa Anda lakukan untuk merubah hidup Anda? Simak informasinya berikut ini.

Kita awali dengan menggunakan tips membangun kebiasaan menabung yang efektif. Sebagai orang yang sudah berpenghasilan, tentunya hasrat untuk memenuhi beberapa keinginan bisa saja menguras jumlah penghasilan tanpa menyisakan sedikitpun dan bahkan seringkali menyusahkan. Jika teman-teman memiliki kebiasaan yang kurang baik dalam mengelola keuangan seperti saya, membiasakan diri untuk menabung bisa jadi salah satu solusi utama. Ya, menyisikan sebagian dari penghasilan bisa menjadi hal baik untuk merubah hidup kita. Lakukan beberapa hal berikut untuk mendapatkan kebiasaan menabung yang bisa memberikan dampak baik bagi hidup kita.

1. Mulailah Mencatat Kebiasaan Kita
Untuk hidup hemat, pastinya kita perlu memastikan bahwa pengeluaran dalam satu bulan lebih kecil dari jumlah pendapatan. Dan hal itu akan lebih baik lagi jika kita berencana untuk mengurangi beberapa pengeluaran yang mungkin tidak begitu perlu untuk dilakukan, untuk kemudian bisa membantu untuk menabung dengan jumlah yang lebih banyak. Untuk bisa menghemat pengeluaran, tentunya kita harus tahu pengeluaran dalam sebulan. Untuk itu, mencatat apa saja kebiasaan yang membutuhkan pengeluaran keuangan dalam sebulan, menjadi langkah awal yang harus kita lakukan.

Lakukanlah kontrol pengeluaran setiap harinya, hingga catatan kontrol tersebut akan penuh untuk setiap bulannya. Dengan demikian, kita bisa tahu bagaimana sebetulnya kebiasaan yang kita lakukan. Selain itu, juga bisa tahu sebanyak apa pengeluaran yang bisa kita gunakan untuk kebiasaan-kebiasaan tersebut. Dengan demikian, kita bisa menemukan satu titik di mana bisa memulai untuk menghemat pengeluaran dan menabung lebih banyak.

2. Sisakan Penghasilan untuk Diri Sendiri
Jika ingin berhasil dalam menabung, maka akan lebih baik ketika kita sudah membuat target uang yang kita sisakan di awal bulan. Ya, tentunkan jumlah uang yang harus disisakan setiap bulannya, dan pastikan jumlah tersebut sudah dikurangkan dengan berbagai kebutuhan yang harus dibayarkan, contohnya kebutuhan untuk cicilan, air atau tagihan listrik. Dengan begitu, kita akan memiliki batasan yang lebih banyak untuk uang yang akan ditabungkan.

3. Batasi Tanggal Menabung
Sesaat setelah mendapatkan penghasilan setiap bulannya, pastinya tabungan berada dalam kondisi yang penuh. Alangkah lebih baik ketika kita memastikan tanggal tertentu untuk membatasi pengeluaran dan jumlah sisa uang yang harus dimiliki. Contohnya, kita bisa memastikan bahwa pada tanggal 15 setiap bulannya, sisa uang yang kita miliki adalah sekian banyak, dan harus ditabungkan sekian banyak. Dengan demikian, kita akan memiliki kontrol yang lebih baik untuk penghasilan.

4. Segera Melunasi Hutang
Hutang tentunya menjadi beban tersendiri bagi kita. Dengan segera melunasi hutang yang dimiliki, maka bisa lebih fokus untuk menabung dengan jumlah yang lebih banyak. Untuk itu, pastikan bahwa kita juga menganggarkan biaya untuk melunasi hutang, jika masih memiliki hutang yang harus segera dibayarkan. Dengan demikian, akan lebih leluasa untuk menabung.

5. Disiplin dan Motivasi yang Tinggi
Salah satu kunci dari menabung adalah disiplin yang tinggi. Tanpa adanya disiplin yang tinggi, tentu bisa dengan mudahnya menghancurkan setiap usaha menabung yang sudah kita bangun sedemikian rupa. Untuk itu, kita harus lebih rutin menyisihkan setiap penghasilan yang dimiliki setiap bulannya. Akan lebih baik pula ketika menyisakan untuk investasi masa depan bersama keluarga.

Selain disiplin yang tinggi, motivasi diri menjadi salah satu hal yang sangat membantu untuk tetap berpegang teguh dengan kebiasaan menabung yang baik. Tentunya target setiap bulan. Tentukan barang apa yang ingin dimiliki, agar lebih termotifasi untuk menabung demi mendapatkan barang tersebut. Dengan demikian, tidak akan mudah terlena untuk berbelanja berbagai hal yang tidak terlalu dibutuhkan, karena selalu ingat bahwa ada hal lain yang bisa didapatkan dengan menabung dengan rutin. Jadi, kita bisa menabung dengan lebih rajin dan tidak mudah tergoda.

6. Siapkan Rekening Lainnya
Jika memiliki satu rekening utama untuk menyimpan setiap penghasilan yang ada, mungkin akan dengan mudahnya mengambil uang tersebut melalui atm. Dengan demikian, akan lebih baik ketika kita juga menyiapkan rekening lain yang lebih sulit untuk disentuh. Contohnya adalah dengan memanfaatkan rekening deposito. Pilihlah rekening yang pada umumnya memiliki tingkat bunga yang lebih besar jika dibanding dengan rekening biasa. Dengan demikian, maka tidak akan dengan mudah mengambil uang tersebut untuk keperluan yang tidak terlalu berguna. Akan tetapi, kita bisa menggunakannya jika ada keperluan mendesak.

7. Siapkan Celengan untuk Koin
Terlepas dari tabungan utama yang sudah dimiliki, celengan bisa menjadi salah satu sarana terbaik untuk menabung. Setiap koin yang ada dari kembalian saat membeli berbagai barang, bisa disisihkan untuk dimasukkan ke dalam celengan. Meskipun mungkin jumlahnya tidak seberapa, dengan kebiasaan tersebut, kita tidak akan sadar bahwa koin yang telah dikumpulkan sudah banyak.

8. Tabung Bonus yang Didapat dan Berhematlah!
Bonus dalam bekerja, terutama jika dalam bentuk tunai, akan lebih baik disisihkan untuk menabung. Jika bonus tersebut langsung masuk ke rekening, maka otomatis jumlah uang yang disisihkan akan menjadi lebih banyak jika dibanding dengan bulan-bulan lainnya. Dan ketika kita memiliki hal lain yang harus segera dilunasi, seperti hutang, uang bonus tersebut akan lebih bijak untuk digunakan sebagai pelunas hutang, dibanding dengan berbelanja hal yang tidak diperlukan.


Selain dengan menggunakan bonus dengan lebih bijak, hidup hemat tentunya menjadi salah satu kunci utama suksesnya kebiasaan menabung. Kita bisa berhemat dengan cara memilih membawa bekal dibanding dengan membeli makanan di luar atau memilih meracik kopi sendiri dibanding dengan mengeluarkan banyak uang untuk meminum kopi. Kebiasaan tersebut, akan membuat lebih hemat dalam mengeluarkan uang.


Tips di atas layak untuk kita jalani agar hidup lebih hemat dan memiliki tabungan yang cukup untuk masa depan. Dengan tabungan yang ada, jika suatu waktu terbebani dengan kebutuhan mendesak, kita bisa mengambil tabungan tanpa harus mencari pinjaman uang cepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Tahun Baru Sebentar Lagi. Yuk, Intip Hari Libur Nasional di Tahun 2018

9:03:00 AM 21 Comments A+ a-

Hari Libur Nasional di Tahun 2017
Yes, akhir tahun sebentar lagi, adakah rencana teman-teman yang sedang merencanakan liburan atau hari special di tahun 2018? Kalau ada, pasti inginnya pas di hari libur panjang ya. Semoga di tahun 2018 nanti ada lobir panjang yang banyak. Harapan saya si kalau libur nasional itu hari Jumat atau Senin. Biar saya bisa libur panjang gitu. Hehehe. Hmm, apakah di tahun 2018 nanti tanggal merahnya sesuai harapan? Yuk cek segera.

1. Januari
Libur nasional : Senin, 01 Januari 2018. Memperingati Tahun Baru Masehi.

Huah, yes banget ini mah, tahun baru di hari Senin, kan saya jadi libur tiga hari dimulai dari hari Sabtu, 30 Desember 2017. Pas banget ini momennya buat liburan akhir tahun 2017.

2. Februai
Libur nasional : Jumat, 16 Februai 2018. Memperingati Tahun Baru Imlek 2569.

Asyik nih, liburnya pas hari Jumat, jadi bisa long weekend lagi, buat jalan-jalan atau sekedar istirahat di rumah.

3. Maret
Libur Nasional :
Minggu, 18 Maret 2018. Memperingati Hari Raya Nyepi (Tahun Baru 1940 Saka)
Jumat, 30 Maret 2018. Memperingati Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung)

Yeah, di bulan Maret ada dua libur nasional, tapi sayangnya yang tanggal 18 Maret jatuh di hari Minggu. Untungnya yang tanggal 30 Maret hari Jumat, kan bisa menikmati libur panjang lagi.

4. April
Libur Nasional : Sabtu, 14 April 2018. Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W (27 Rajab 1439 H).

Bagi anak-anak sekolah yang hari Sabtu masuk, bisa seneng nih. Karena tanggal 14 April jatuh di hari Sabtu, anak-anak sekolah bisa libur dua hari, Sabtu dan Minggu. Senengnya…

5. Mei
Libur Nasional :
Selasa, 01 Mei 2018. Memperingati hari Buruh Internasional
Kamis, 10 Mei 2018. Memperingati hari Kenaikan Yesus Kristus
Selasa, 29 Mei 2018. Memperingati hari Raya Waisak 2562 BE

Bulan Mei rasanya bulan kesayangan nih, karena ada tiga hari libur nasional sekaligus. Meski bukan di awal atau akhir minggu, tapi cocok lah buat istirahat dan menangkan pikiran.
Hari Libur Nasional Tahun 2018
Photo from : www.pixabay.com


6. Juni
Libur nasional : Jumat – Sabtu, 15 – 16 Juni 2018. Memperingati hari Raya Idul Fitri (1 – 2 Syawal 1439 H)

Tak terasa ya, lebaran akan jatuh di pertengahan bulan Juni 2018. Kalau untuk liburan ini si enggak perlu akhir weekend, karena biasanya dapat cuti lebaran tiga hari, kan jadi libur seminggu. Yes.

7. Juli
Seperti biasa, bulan Juli zonk dengan hari libur nasional. Ya, tanggalnya hitam semua yang merah hanya di Minggu saja.

8. Agustus
Libur nasional :
Jumat, 17 Agustus 2018. Memperingati HUT Republik Indonesia ke 73
Rabu, 22 Agustus 2018. Memperingati Hari Raya Idul Adha (10 Dzul Hijrah 1439 H)

Bulan Agustus nanti pas hari kemerdekaan tepat di hari Jumat, yang enggak mengikuti upacara bisa banget lah menikmati liburan sambil ikut lomba-lomba Agustusan.

Selain tanggal 17, tanggal 22 Agustus kita juga libur lagi. Meski hari Rabu. Tapi ini hari yang penting, Hari Raya Idul Adha, di mana mereka-mereka yang mampu melakukan ibadah haji atau berkorban hewan seperti kambing, kerbau, sapi dan atau unta. (Kenapa saya jadi ngelist nama-nama binatangnya?)

9. September
Libur nasional : Selasa, 11 September 2018. Memperingati tahun baru Hijriyah (1 Muharram 1440 H)

Di bulan September, hanya ada satu libur nasional dan jatuh di hari Selasa.

10. Oktober
Seperti bulan Juli, di Oktober tidak ada hari libur nasional.

11. November
Libur nasional : Selasa, 20 November 2018. Memperingati hari Maulid Nabi Muhammad S.A.W (12 Rabi’ul-Ula 1440 H)

Bulan November pun libur nasionalnya di hari Selasa. Senin yang kecepit jangan pada bolos kerja ya.

12. Desember
Libur nasional : Selasa, 25 Desember 2018. Memperingati hari Raya Natal Tahun 2018.

Natal tahun 2018 pun jatuh di hari Selasa. Mudah-mudahan hari Senin yang kecepit lagi, enggak banyak yang pada bolos kerja.


Nah, itu dia hari libur di tahun 2018. Yang punya rencana besar atau liburan ke mana, bisa diplanning dari sekarang. Semoga di tahun 2018 mimpi-mimpi kita terwujud. Aamiin.

Yuk, Ramaikan 'Dendang Putri Tujuh' The 2nd Dumai National Choir Festival 2018

1:09:00 PM 4 Comments A+ a-

Setelah sukses menggelar Dumai National Choir Festival yang pertama pada 08 - 10 September 2017 kemarin, akhirnya The 2nd Dumai National Choir Festival dengan bertemakan 'DENDANG PUTRI TUJUH' pun segera digelar. Hal ini tentunya memberikan semangat dan semarak bagi pecinta musik khususnya pada paduan suara.

Kenapa temanya kali ini bertajuk 'Dendang Putri Tujuh'? Hal itu karena mengangkat tema yang memiliki nilai-nilai moral yang indah dalam suatu harmoni dan perdamaian.

Menurut sejarah singkatnya, dahulu ada sebuah legenda yang melatarbelakangi asal muasal Kota Dumai. Kisah seorang ratu yang bernama Cik Sima dari Kerajaan Sri Bunga Tanjung yang memiliki tujuh orang putri cantik. Dan putri yang paling cantik bernama Putri Mayang Sari yang merupakan putri ke tujuh atau bungsu. Karena kecantikannya itu, Pangeran Empang Kuda jatuh hati, namun sayangnya, lamaran itu ditolak oleh sang ratu dan menjadikan sang pangeran murka.

Karena murkanya sang pangeran, ketujuh putri yang cantik jelita mau tidak mau menjadi korban akibat pecahnya peperangan kerajaan.

Tiada arti sebuah permusuhan, pertengkaran dan peperangan, semuanya hanya menimbulkan kerugian, penyesalan dan kesedihan semata. Mari mewujudkan kebersamaan dan kekeluargaan menjadikannya sebuah alunan harmoni nan indah.”

--

Nah, itulah sejarah singkatnya, mengapa kali ini bertemakan 'Dendang Putri Tujuh'. Tema yang sangat menarik menurut saya, menyerukan bahwa kebersamaan dan kekeluargaaan adalah sebuah alunan harmoni yang indah, seperti halnya lagu-lagu di mana iringan musik yang berpadu dengan suara merdu. Indah didengar, sedap dipandang mata.

Seperti gelaran yang pertama, The 2nd Dumai National Choir Festival menyelenggarakan lomba paduan suara dengan berbagai kategori. Seperti :

1. Paduan Suara Anak (PSA) SD Sederajat
2. Paduan Suara Remaja (PSR) SMP Sederajat
3. Paduan Suara Muda (PSM) SMA Sederajat
4. Paduan Suara Dewasa (PSD)
5. Paduan Suara Sejenis (PSS)
6. Paduan Suara Lagu Rakyat (PSLR)
7. Paduan Suara Musik Religi (PSMR)
8. Vocal Group (VG)

Dengan banyaknya kategori yang diikutkan dalam perlombaan, hal ini tentu sangat menarik. Karena mampu menyerap seluruh lapisan masyarakat dari usia Sekolah Dasar untuk mengikuti festival musik yang bergengsi ini. Bahkan, dari sini juga akan mudah ditemukan talenta-talenta muda berbakat di dunia tarik suara.

Hmm, banyak kategori tentunya banyak peserta, apakah dewan jurinya tidak keder?

Tenang, karena di event ini, dewan juri yang disiapkan merupakan para ahli di bidang musik yang sudah profesional. Bagi pecinta musik tanah air, tentunya tidak asing dengan dewan juri yang dihadirkan oleh The 2nd Dumai National Choir Festival. Mereka adalah :

1. Aning Katamsi
2. Agustinus Bambang Jusana
3. Roni Sugiarto
4. Ken Steven
5. Budi Susanto Yohanes
6. Indra Listiyanto
7. Roynaldo H. Saragih

Dewan juri ada yang berbeda dari event pertama mereka. Yakni bertambahnya jumlah dewan juri yang ada. Di kompetisi sebelumnya hanya menghadirkan 4 dewan juri saja, sedangkan untuk yang kedua nantinya ada 7 dewan juri. Sangat menarik, karena persaingan akan ketat dari segala artistik, suara, nada-nada yang mengalun indah akan dinilai dan dicermati dengan sangat baik.

Jadi, sudah saatnya yang memiliki paduan suara untuk mendaftarkan diri. Karena pendaftaran pertama berlangsung dari tanggal 20 November 2017 - 28 Februari 2018. Untuk informasi pendaftaran secara lengkap bisa ke website resminya www.dncf.co.id atau mebisa mendownload buku panduan Then 2nd DNCF 2018 di sini.

Atau bisa juga menghubungi contact person di bawah ini :

+62 81266854070 Faramita
+62 81266854002 Nella
+62 85274263404 Erne Hondro
+62 82363802064 Rianto
+62 82171768771 Winda
+62 81364497870 Berlian

Email : info@dncf.co.id

Official social media :
Fanspage Facebook : @dumainationalchoirfestival
Instagram : @caritasvoice


Selamat berjuang, semoga berhasil.

Bolehkah Kita Membuka HP Milik Pasangan? Yes or Not?

3:18:00 PM 5 Comments A+ a-

Bolehkah kita membuka milik pasangan?
Selamat siang di awal Desember 2017.

Kali ini saya lagi pengin menanggapi status yang viral tentang seorang istri membuka HP suaminya, tapi dianggap 'LANCANG'. Mudah-mudahan enggak terlalu basi tulisan saya ini. 

Membaca status dari kedua orang tersebut, saya agak gimana juga,  yang satu si okaylah, selow HPnya dibuka istri, pun sebalikanya HP istri dibuka suami enggak masalah, enggak ada yang mengatakan lancang, atau apa namanya. Sedangkan yang satu, udpate status, yang menyayangkan ketika ada seorang istri yang membuka HP suami itu berarti lancang, dan si suami yang mengizinkan istrinya untuk membuka HPnya, dianggap menurunkan kewibawaan suami sebagai pemimpin. Nah, dari status yang kedua itu, saya agak merinding-merinding gitu, apa iya sii, pasalnya kalau kita lagi di rumah berdua ya sudah, saya pakai HP suami, suami pakai HP saya.

Bukan karena kita saling stalking isi pesan atau inbox email dan lain sebagainya, tetapi kita merasa kurang lengkap saja kalau lagi berduaan enggak barter HP. Yaah, ujung-ujungnya si saling bercanda, ketawa cekikikan. Saya suka pakai HP suami tentunya untuk ngegames (HP saya enggak boleh ada aplikasi games, itu peraturan saklek yang saya buat sendiri setelah mengalami insiden gegara ngegame mulu). Sedangkan suami pasti bingung mau ngapain, ya pakai HP saya, biasanya si untuk mencari artikel-artikel bermanfaat atau berita seputar olah raga. Parahnya ya buka youtube atau download animasi sampai kuota saya sekarat.

Itu yang terjadi antara saya dengan suami? Kalau yang lain? Haruskah kita banding-bandingkan?

Bolehkah Kita membuka hp pasangan?


Memang perkara rumah tangga yang satu dengan yang lain punya aturan dan berbeda pula visi misinya. Wong lagi serumah saja kita kadang beda pendapat, apalagi beda rumah tangga. Jelas beda lah yaa. Dan untuk tentang masalah buka-bukaan HP, sebenernya si boleh-boleh saja kalau istri buka punya suami, pun sebaliknya. Karena memang enggak ada sesuatu yang disembunyikan. Dengan catatan juga, kalau kita buka HP milik pasangan jangan langsung kepo dan tanya nyecar terhadap sesuatu yang belum kita tahu. Bisa jadi memang itu privasi pasangan, selama bukan tentang 'orang ketiga', woles saja lah ya.

Kita enggak perlu pusing uring-uringan terus malah bisa jadi masalah.

Lagian, sejauh ini, HP suami itu biasanya kebanyakan isinya cuma obrolan enggak jelas dengan teman-teman akrabnya. Kalau bukan obrolan ya isinya aplikasi game, kalau sesuatu yang serius obrolan kerjaan. Dan itu semua enggak asyik, eh ada satu yang asyik, game plants vs zombies di HP suami, saya tertarik. Karena game itu saya sering buka ponselnya.
Bolehkah istri membuka HP suami?

Nah, itu kalau saya yang buka HP milik suami, kalau sebaliknya? Saya juga santai saja, karena smartphone saya isinya ya obrolan kita berdua di WA, medsos isinya untuk share blog, terus browsing isinya blog lagi ditambah bookmark situs anime. Enggak ada yang dirahasiakan. Logikanya memang kalau kita enggak menyembunyikan sesuatu, pasti enggak akan ada masalah kalau HP kita dibuka oleh pasangan. Lain lagi ceritanya kalau di HP kita ada something yang perlu ditutup-tutupi, baru dimintai izin untuk pinjam HPnya sudah keluar keringat. Grogi!

Kalau suami istri sudah saling terbuka dan enggak ambil pusing HP itu mau dipakai  siapa, memang tidak masalah. Tetapi, kalau dalam rumah tangga ada peraturan istri memang enggak boleh buka-buka HP milik suami, sebaiknya memang dituruti saja. Jangan berprasangka buruk dulu, mungkin suami mau menjaga privasinya.

Lalu, apakah dalam rumah tangga itu si istri terkekang? Kita tidak bisa menilainya begitu saja. Karena bukan kita sendiri yang mengalami, bisa jadi, rumah tangga mereka juga sama seperti kita, adem ayem. Dan pasangan yang bisa bebas buka milik pasangannya, juga ada normanya, kalau misal istri lagi makai HP suami, tiba-tiba ada pesan atau telepon, sebaiknya mengatakan jujur saja. Jangan langsung dibuka atau dijawab teleponnya, kecuali suami sudah bilang, "Buka atau jawab saja," itu baru boleh baca pesan atau menjawab teleponnya.

Intinya si ya, apa yang menjadi peraturan rumah tangga si A dan B bisa berbeda. Cara untuk menikmati kebahagiaan juga berbeda. Karena beda-beda itu lah, kita tidak boleh asal mengecap rumah tangga A suaminya enggak berwibawa, istrinya ngapain saja boleh; rumah tangga si B suaminya otoriter banget, istri buka HPnya saja sudah dibilang lancang.

Dan bahagia kita yang menciptakan sendiri, bukan dari menakar kebahagiaan orang lain. Atau membandingkan rumah tangga kita dengan yang lainnya.