Metode dan Cara Pembayaran dalam Transaksi Jual Beli

5:47:00 PM 2 Comments A+ a-

Hello, Guys, selamat siang. Selamat datang di bulan September 2017 yang ternyata sudah pertengahan bulan aja. Insya Allah akan selalu membawa keceriaan dalam segala hal. Aamiin... Dan untuk mengawali rasa gembira tersebut, saya coba menuliskan sesuatu di blog di awal bulan yang semoga penuh bermanfaat bagi kita. Tulisan ini bukan tentang poligami atau tentang parenting atau relationship. Karena memang saya bukan ahli dalam tersebut. Tapi kali ini ingin menuliskan sesuatu yang berkatian dengan dunia ekonomi yang lebih tepatnya ke hal transaksi jual beli.

Dewasa ini, transaksi jual beli kian meningkat seiring banyaknya pelaku usaha mikro dan makro bahkan retail di Indonesia. Sebagai pengamat ekonomi abal-abal, dengan hadirnya pelaku bisnis yang menjamur, hal itu sangatlah baik bagi ekonomi kita saat ini. Daya beli masyakarat kian tinggi berarti hal itu menunjukan penghasilan semakin tinggi. Alhamdulillah dah kalau begitu. Ssst, sekali lagi saya tidak akan membahas hal pengamatan ekonomi. Lalu, mau bahas apa? Hehe, saya mau berbagi sedikit tentang informasi mengenai sistem pembayaran atau metode-metode atau bahasa gaulnya dalam akuntansi itu syarat pembayaran dalam transaki jual beli.


Lah, emang ada berapa? Sebenarnya ada banyak, berhubung modul akuntansi jaman kuliah saya entah ada di mana, saya share yang memang masih ingat dan tentunya yang lagi booming di masa kini juga.

1. Syarat n/30
Syarat apa an ini yaks? Hehehe, tapi bagi kaum yang dari dulu ngublek-ngublek materi pembukuan, baik di sekolah maupun di perguruan tinggi, pastinya sangat familier dengan syarat pembelian yang satu ini. Syarat n/30 itu yaitu pembayaran dilakukan dalam jangka waktu maksimal 30 hari setelah barang diterima secara keseluruhan oleh pembeli. Jadi, dalam syarat ini, pembeli diberi kelonggoran untuk membayarkan barang-barang yang telah dibelinya dalam waktu sebulan. Dan tidak ada potongan apapun dengan menggunakan syarat ini. Kalaupun terlambat tidak masalah, tetapi akan mengakibatkan efek pada perusahaan yang membeli, pastinya kepercayaan penjual akan berkurang. Lah wong udah dikasih kelonggoran bayar maksmial 30 hari kok ya masih telat. Pasti pernjual akan berpikir, gak lagi-lagi deh ngutangin pembeli itu.

2. Syarat 2/10, n/30
Apa lagi ini? kok ada 2/10 kalau hitungan matematika, 2/10 sama dengan 1/5 dong. Ssst, tapi ini bukan hitungan matematika begitu ya, Guys. Syarat 2/10, n/30 itu bermakna ketika pembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari setelah barang diterima, maka pembeli akan mendapatkan diskon 2% dari nilai transaksi, terdapat n/30 yang memang bermakna pembayaran maksimal dilakukan 30 hari, tetapi tidak akan mendapatkan diskon.

3. COD
Nah, kalau yang satu ini pasti paham, kan? COD atau Cash On Delivery, ini merupakan syarat transaksi jual beli yang sangat mudah dan terkenal. Jadi COD ini transaksi jual beli secara langsung antara penjual dan pembeli, bisa saling tatap muka. Sehingga kecil kemungkinan pembeli akan komplain barangnya kurang bagus atau bagaimana karena langsung melihat sendiri barang yang dijual.

4. Transfer Bank
Transfer Bank merupakan transaksi yang sedang on atau terkenal saat ini, karena transaksi ini digunakan untuk pembelian dengan pembayaran secara transfer bank setelah barang diterima untuk pembelian dalam jumlah besar yang jika melakukan COD sangat berbahaya sehingga pembeli lebih baik menggunakan transfer bank, baik melalui ATM atau pembeli langsung datang ke bank.

Selain itu, transfer bank juga bisa dilakukan untuk belanja secara online. Bedanya, kalau belanja secara online pihak pembeli terlebih dulu mentransfer sejumlah uang senilai barang yang dibeli kepada penjual, kemudian penjual baru mengirim barang setelah uang dierima di rekeningnya.

5. Vocher Gift atau Kupon
Hiyaa, siapa yang enggak tahu vocher atau kupon belanja? Sebagai wanita pastinya suka banget deh kalau dapat kupon belanja. Dengan transaksi ini, seseorang yang memiliki vocher gift atau kupon bisa membeli barang ke toko tertentu dengan kupon tersebut. Jumlah barang yang dibeli sesuai dengan nilai dan syarat-syarat terentu yang tertera pada kupon.

6. Kartu Krecit (Credit Card)
Transaksi menggunakan kartu kredit ini cukup simple. Pembeli hanya memberikan nomor kartu kredit ke pihak penjual dan pembayaran dilakukan oleh bank. Selebihnya, pembeli akan mencicil kepada pihak bank yang mengeluarkan kartu kredit tersebut untuk melunasinya. Sistem transaksi begini saat ini cukup tenar, terlebih banyak sekalin online shop yang menggunakan. Namun, harus berhati-hati dan sangat bijaksana salam menggunakan kartu kredit, agar tidak melulu mengandalkan kartu kredit tetapi pada akhirnya banyak tagihan dari bank.

7. Rekening Bersama
Rekening bersama atau yang sering disebut sebagai RekBer adalah sebuah jasa pembayaran uang yang bebas dan netral antara pembeli dan penjual. Cara melakukan transaksi tersebut ialah terlebih dahulu pembeli melakukan order ke penjual, kemudian pihak pembeli melakukan pembayaran ke penyedia rekening bersama. Selanjutnya penjual mengirim barang, dan setelah barang diterima dengan baik oleh pembeli, jasa rekber akan mengirim uangnya ke penjual. Cara ini memang belum terkenal, namun sangat cocok untuk transaksi jual beli secara online. Hal ini juga untuk mengurangi penipuan baik penjual yang tertipu maupun pembeli.

8. Wesel Pos
Wesel pos meruapakan jasa pengiriman uang dari seseorang yang ditujukan ke orang seusai dengan alamat yang diberikan dengan melalui post. Pengirim memberikan informasi yang akurat mengenai nama dan alamat yang benar tentang siapa yang akan dikirim uang tersebut. Dan tentunya pengirim juga meberikan sejumlah uang yang akan dikirimkan kepada pihak pos tersebut. Mungkin saat ini jarang sekali ya transaki jual beli menggunakan wesel pos. Namun, cara ini dilakukan ketika pembeli barang tidak punya rekening, atau transaks online lainnya. Tentu saja dengan wesel pos lah yang bisa membantu. 

9. e-Currency / Mata Uang Elektronik
e-Currency atau yang sering dikenal sebagai uang elektrik merupakan melalui akun-akun mata uang elektrik yang tersedia di internet. Transaksi ini begitu mudah cepat hanya tinggal klik maka proses pembayaran selesai dilakukan. Lalu, jenis mata uang seperti apa ini? Dewasa ini, uang elektrik yang sudah terpercaya untuk melakukan transaksi adalah Paypal, Kaspay, Payza, dan lainnya.

Nah, itulah beberapa metode pembayaran dalam transaksi jual beli. Lebih mudah dan akurat yang mana? Itu tergantung kebutuhan, ketika tempat yang dituju dekat, tentunya COD menjadi pilihan, kalau tempat penjualannya jauh, lebih baik menggunakan transfer bank atau sistem pembayaran yang lainnya. Semoga bermanfaat, mari kita belanja. #eehhh ^_^

2 comments

Write comments
September 17, 2017 at 2:35 AM delete

Kemajuan teknologi juga membawa kemajuan yang pesat dalam transaksi jual-beli. Semoga transaksi jual-beli ke depannya dapat lebih mudah dan lebih aman lagi hehe :D

Terima kasih atas sharing-nya mbak :)

Reply
avatar
Eri Udiyawati
AUTHOR
September 17, 2017 at 10:04 AM delete

Aamiiin, Makasih, Mas Bayu.

Iya, saat ini belanja juga semakin praktis dan gak pakai ribet.

Mudah-mudahan semakin canggih semakin aman pula dalam bertransaksi jual beli

Reply
avatar

Terima kasih telah membaca postingan pada blog saya. Silakan tinggalkan komentar, dimohon jangan menggunakan link hidup.
Terima kasih.
:) :)