Monday, August 14, 2017

Eri Udiyawati

Karena Aku, Pernah Mengalaminya

Manusia..
Pada dasarnya tercipta dari tanah
Pun akan kembali juga menjadi tanah
Dan pada masa menikmati keindahan duniawi
Mereka sering lupa dari mana asal tercipta

Keadilan tak lagi ada
Kasih sayang telah sirna
Hanya acuh dan cibiran yang menjelma
Berhari-hari menguntai menjadi nyanyian
Nyanyian yang mampu menikam hati
Nyanyian yang bisa menggores luka di dasar sanubari

Kadang kuberpikir, adilkah ini, Tuhan?
Mengapa semua terjadi padaku
Kapan ini berakhir?
Tanyaku menahan sesak

Rasanya, ingiku ledakkan semua yang telah membara di dalam kalbu
Menghancurkannya hingga luluh berkeping
Tiada tersisa
Namunku tak sanggup, aku tak bisa

Biarkan saja perang terjadi di dalam hatiku
Biarkan saja aku yang merasakan sakit ini
Iya, biarkan saja, semua ini terjadi
Karena kusanggup

Karena aku pernah melewati jalan setapak berduri
Yang lebih mengerikan dari pada ini
Karena aku pernah terombang-ambing di tengah laut
Dengan hujan badai
Sendiri, sunyi, mencoba mengumpulkan puing-puing hatiku yang berserakan
Dan karena aku pernah sendirian berjalan menyusuri lorong yang gelap
Dan semua itu telah kulewati sendiri

Karena aku, pernah mengalaminya

Eri Udiyawati

About Eri Udiyawati

Perempuan yang suka menulis dan travelling. Blogger | Writer | Chef of Family | Traveller. contact email : eri.udiyawati@gmail.com

3 comments

Write comments
Eny Novi
AUTHOR
August 14, 2017 at 7:02 PM delete

Dalam banget puisinya :( semacam untaian hati seseorang yang pernah dibully :( 😢

Reply
avatar
Eri Udiyawati
AUTHOR
August 14, 2017 at 7:33 PM delete

Iya, Mbak.. Aku sedang merasakan hal itu. Entah apa namanya, yg jelas suka bikin nyesek sendiri. Ingin marah gak bisa, ingin teriak pun tak sanggup. Hanya bisa tersenyum meski di dalam hati berkobar amarah 😢😢

Reply
avatar
Eri Udiyawati
AUTHOR
August 14, 2017 at 7:33 PM delete

Iya, Mbak.. Aku sedang merasakan hal itu. Entah apa namanya, yg jelas suka bikin nyesek sendiri. Ingin marah gak bisa, ingin teriak pun tak sanggup. Hanya bisa tersenyum meski di dalam hati berkobar amarah 😢😢

Reply
avatar