Dari Desa di Purbalingga untuk Pesonamu Jawa Tengah

12:51:00 PM 17 Comments A+ a-

Purbalingga, masih adakah yang belum mengenalnya? Seperti apa sih Purbalingga? Entah bagaimana, Purbalingga belum setenar kota lainnya. Tapi saya masih memaklumi, karena letak geografis Purbalingga sedikit rumit seperti kisah hidup saya. #Ehh

Dari pandangan mata saya, Purbalingga belum terkenal karena jarak yang harus ditempuh, terlebih tidak stasiun di Purbalingga. Sehingga, menjadikan pelancong yang suka naik kereta api kesulitan untuk menujunya. Tetapi, di zaman yang sudah modern seperti sekarang ini, harusnya sudah mudah untuk mengakses jalan menuju Kota Perwira.

Lalu, setelah sampai di Purbalingga, mau ngapain? Ngabisin mendoan saja?

Tentu tidak dong, karena sesungguhnya Purbalingga menyimpan banyak 'senjata' wisata yang mampu mendobrak pasaran. Jadi, tidak hanya terkenal dengan mendoan yang khas saja. Atau terkenal dengan produk bulumata palsunya yang sudah merambah ke berbagai wilayah di belahan dunia ini. Atau, produk knalpotnya yang sangat mentereng, bahkan mobil Eropa pun menggunakan knalpot produk Purbalingga.
Mendoan yang yummy banget (dok. pribadi)

Meski banyak berdiri bangunan factory eyelashes dan knalpot, kondisi lingkungan masih aman dan terkendali. Itulah yang membuatku bangga pada tanah kelahiranku ini. Pohon yang rindang sering kita jumpai, terlebih ketika masuk ke wilayah pedesaan. Dan dari desa juga, Purbalingga makin Grengseng.

Berhubung tempat dan udara di pedesaan begitu asri dan nyaman, tak jarang saat ini banyak destinasi wisata dari desa. Beberapa desa telah membangun menjadi desa wisata, dari situlah Purbalingga memberikan warna tersendiri dalam Pesona Jawa Tengah.

Jadi, visit Jateng, wilayah Purbalingga mampu memberikan warna yang berbeda dalam dunia pariwisata. Nah, penasaran kan, seperti apa destinasi desa wisata di Purbalingga? Berikut ini merupakan Pesona Jawa tengah dari Purbalingga.

1. Desa Wisata Siwarak, Karangreja
Pintu masuk ke Goa Lawa (dok. pribadi)
Destinasi wisata ini sudah lama, namun pernah tenggelam dan kabar pun nyaris tak pernah terdengar. Tetapi, saat ini Desa Wisata Siwarak dengan andalan Goa Lawa kembali naik daun. Selain wisata tertua di Purbalingga, wisata di sini juga memberikan pengalaman yang berbeda. Karena kita bisa menyusuri ke dalam goa dan melihat stalakmit dan stalaktit. Sebuah ornamen yang terbentuk secara alami di dinding-dinding goa. Hal itu mampu menyuguhkan kesan yang mendalam bagi wisatawan.
Mereka temen sekaligus guide-ku, tapi pas aku mau foto di di sini, mereka pergi.
Ini denah wisata yang ada di kawasan  Goa Lawa (dok. pribadi)
Suasana di dalam Goa Lawa (dok. kabarebralink.com) 

Di tambah lagi area sekitar gua lawa sangat luas dengan udara yang begitu sejuk membuat kita damai dan tenang. Fasilitas yang tersedia juga kimplit, dari mushola, tolilet, kantin dan lainnya mudah untuk dijangkau. Dan, untuk oleh-oleh khasnya, kalian bisa borong buah nanas dengan harga murah. Sepuluh ribu rupiah bisa dapat tiga buah nanas, guys... Murah meriah kan? So, jangan lupa untuk main ke Goa Lawa, Desa Wisata Siwarak, Kecamatan Karangreja, Purbalingga.
Masih di kawawsan Goa Lawa, kita bisa bersantai di bawah pohon rindang sambil menikmati gado-gado dan mendoan (dok. pribadi)

2. Desa Wisata Serang, Karangreja
Kawasan Kebun Strawberry, Serang (dok. pribadi)
Desa serang yang merupakan wilayah di kaki Gunung Slamet tentunya sangat tepat menjadi destinasi pilihan bagi turis. Selain pesona petualangan yang ingin mendaki puncak Gunung Slamet, di sini juga bisa menikmati berbagai tempat wisata yang ada. Bagi pecinta kegiatan yang memacu adrenalin, bisa banget memilih out bond dan flying fox di Serang. Untuk turis yang menikmati kesegaran buah strawberry, tentunya langsung bisa berwisata di Kebun Strawberry. Di sini, para pelancong bebas memetik Strawberry dan memakannya di lokasi. Hmmm, pasti sangat segar buahnya.
Punya nyali tinggi? Coba yang ini (dok. pribadi)

Selain itu, ada juga tempat untuk bersantai dan nyaman. Terlebih ada spot menarik untuk wefie atau selfie, yaitu Lokasi Rest Area Lembah Asri Serang. Tempatnya yang luas tentunya sangat memanjakan pengunjung, karena mereka bebas mau menghabiskan waktu di sisi mana. Atau hanya sekedar untuk makan dan minum. Karena di Rest Area ini, tersedia warung-warung yang akan memanjakan lidah dan mengenyangkan perut kita.
Kawasan Kampung Kurcaci di Serang (dok. kabarebralink.com)

Kalau belum puas juga akan wisata tersebut, tenang saja, di Serang ada tempat wisata yang baru dan ngehitz juga loh. Dibilang ngehitz karena saat ini banyak pengunjung yang berdatangan, dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Mereka penasaran dengan konsep wisata baru yang ada di Serang. Tak lain tak bukan adalah Kampung Kurcaci. Sebuah tempat yang menyerupai tempat tinggal para manusia Hobbit seperti film yang diperankan oleh Elijah Wood. Dengan daya pesona itulah, Kampung Kurcaci tidak pernah sepi.

Dan, jika masih belum puas untuk menikmati wisata Desa Serang, masih ada satu lagi nih. Khusus bagi mereka yang tidak pobia dengan ketinggian. Karena letaknya terdapat di Gunung Lompong, dan dibuat sebuah jembatan dengan bambu. So, dari atas sini, bisa menikmati pemandangan menakjubkan dari ketinggian.

3. Desa Wisata Panusupan, Kecamatan Rembang
Pohon Kenangan, Puncak Batur (dok. pribadi, photo take by Robby Wardana)
Sebelumnya, Desa Panusupan yang terletak di Kecamatan Rembang, Purbalingga, hanya terkenal dengan wisata religi. Sebuah tempat untuk berziarah makam Syeikh Jambu Karang yang terletak di Ardi Lawet. Namun dengan berkembangnya zaman, mereka berusaha untuk memberikan warna baru dalam dunia wisata.

Berhubung bentuk geografis Desa Panusupan terletak di ketinggian, sehingga di sini mengusung wisata minat khusus. Yaitu sebuah wisata alam yang mengharuskan kita mendaki. Dan, sampai di atas bukit, tentunya ada suguhan yang sangat menarik. Puncak-puncak tersebut seperti Rumah Pohon di Puncak Igir Wringin, Pohon Kenangan di Puncak Batur, Jembatan Selfie di Puncak Sendaren, dan Taman Bunga di Puncak Srimbar Jaya. Dari ke semua bukit tersebut memberikan nuansa dan suasana berbeda. Jadi, meski sama-sama di atas bukit, pemandangannya berbeda.
View dari Jembatan Selfie itu Okay punya, (dok. pribadi)

Dan, bagi penikmat wisata yang penuh seru dan tantangan, kita bisa banget loh untuk melakukan trip Susur Sungai Watur Mujur yang terletak di Dusun Batur, Desa Panusupan. Dari kegiatan adventure ini, selain bisa memacu adrenalin juga bisa menikmati pemandangan yang aduhai eksotisnya. Karena di sisi kanan kiri sungai terdapat tebing bebatuan hitam yang menjulang tinggi. Dan karena itu juga, Sungai Watur Mujur dianggap sebagai Black Canyon Purbalingga. Disempurnakan dengan arus deras serta air yang begitu jernih. Sehingga siapa saja yang datang ke sini akan betah. Merasa tertantang? Coba dan rasakan petualangannya di Sungai Watur Mujur, hehehehee...
Serunya Susur Sungai, Dusun Batur, Panusupan (dok. pribadi, photo take by Mr. Cupe)

Wow, rasanya seru banget ya? Tapi kok wisata yang bikin capek semua ya? Apakah ada wisata di Desa Panusupan yang langsung masuk tanpa bikin capek?
Tenang aja, ada kok...
Indahnya pemandangan alam di Jembatan Cinta (dok. pribadi)

Bagi traveller yang tidak ingin berusah payah baik mendaki atau nyebur ke sungai, kita bisa loh ke Wisata Pring Wulung dan Taman Pingit Kembar. Wisata Pring Wulung, ada sebuah Jembatan Cinta yang dibangun dengan menggunakan bambu wulung (warna ungu), dengan panjang jembatan mencapai 280 meter. Bambu-bambu itu dibentuk sedemikian rupa menyerupai hati sehingga disebut Jembatan Cinta. Selain itu, masih ada wisata edukasi untuk bercocok tanam dengan sistem bioflok.
Suasana di Taman Pingit Kembar, bikin galaumu hanyut, guys.. :D (dok. pribadi)

Sedangkan Taman Pingit Kembar, sebuah lokasi di tepian sungai yang dibentuk taman. Udara di sini tentunya. Sangat sejuk dan menyegarkan. Derasnya air mengalir begitu jelas terdengar. Hingga siapa saja yang datang ke sini, rasa galau dan gundahnya hanyut terbawa gemerciknya air.

So, ingin berwisata yang komplit? Tentunya Desa Wisata Panusupan tempatnya.

4. Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong), Kecamatan Bojongsari
Kolam renang Owabong ini sangat terkenal, selain air bersih, wahananya juga banyak (dok. kabarebralink.com)
Dari tadi bahas tentang alam, mendaki, dan berkebun. Lalu, bagaimana wisatawan tidak suka akan hal itu? Mereka tentunya mencari tempat wisata lain, bukan? Tapi, tenang saja kawan, di Purbalingga ada kolam renang yang sangat terkenal loh. Bahkan wahananya sudah setaraf kolam renang di kota-kota besar di Indonesia. Adalah Objek Wisata Air Bojongsari atau yang sering kita dengar sebagai 'Owabong'. Terletak di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga. Kolam renang ini sangat luas dan memiliki berbagai macam keseruan. Bahkan ada sesuatu yang baru, yaitu Ombak Sagara. Sebuah wahana baru yang dibuat menyerupai ombak di laut. Maka tak heran untuk tempat yang satu ini menjadi incaran utama bagi pelancong.
Kolamnya sangat luas dengan air yang sangat jernih (dok. kabarebralink.com)

Di samping itu, airnya begitu bening dan menyegarkan. Sehingga sangat pantas Owabong ini tidak pernah sepi. Setiap harinya dipadati pengunjung, terlebih di hari libur.

5. Wisata River Tubing Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari
Seru, guys.. petualang di sini (dok. pribadi)
Nah, setelah info kolam renang, ini ada satu lagi tempat wisata bersama air, meski bukan kolam renang. Wisata yang satu ini sangat pantas dan cocok bagi yang mau berpetualang dan menikmati derasnya arus sungai. Yakni Wisata River Tubing di Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari. Dengan menaiki 'donat' boat wisatawan menyusuri sungai dengan cara mengikuti arusnya. Menerjang bebatuan dan melaju bersama aliran sungai membuat adrenalin kita semakin terpacu.
River Tubing di Limbasari, seru abis deh (dok. pribadi)

Tetapi, kita masih tetap bisa menikmati keindahan alam di sekitarnya. Ayo, kita berpetualang, nikmati sensasi dan kegilaannya.

6. Surga Bagi Para Petualang Curug
Curug Sumba yang keren dan airnya jernih banget, Model : Mba Mie (dok. Mba Mie)
Curug atau air terjun memiliki daya tarik sendiri. Di Purbalingga sangat beruntung karena memiliki wilayah yang seperti surga. Hal itu karena masih banyak tempat yang belum terkontaminasi akan polusi dan budaya asing.
Curug Panyatan, Dusun Tanalum, suasana hening dan gemerciknya air membuat siapa saja betah
(dok. Mba Mie)

Dengan begitu, masih banyak desa yang memiliki sungai dengan air jernih dan turun ke dasar jurang. Inilah yang disebut curug. Banyak sekali di Purbalingga, yang akhirnya disebut tempat Seribu Curug. Karena memang hampir setiap desa memiliki air terjun dengan keunikan dan keelokan tersendiri.

Meski cukup sulit untuk menuju ke lokasi, yang memang harus menyusuri jalan setapak, tapi menikmati keindahan air terjun itu menyenangkan.

Itulah keindahan Purbalingga dari desa-desanya. Meski belum modern, tetapi kita bangga karena alam dan budaya kita terjaga. Dan tentunya masih banyak Pesona Jawa Tengah yang bisa dikunjungi di Purbalingga. Seperti museum wayang, taman bermain, pancuran purbasari dengan pesona ikan hias raksasa, dan lainnya.

Mayuh, Dolan Purbalingga.


Demikian, tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah @visitjawatengah.

Selamat Hari Blogger Nasional : Dari Ngeblog Aku jadi Kenal Banyak Orang

12:40:00 PM 19 Comments A+ a-

Berawal dari tulisan yang dipublish di media online. Yang siapa saja bisa membaca dan melihatnya ketika mereka terhubung dengan jaringan yang disebut koneksi internet.

Dan dulu kala itu, aku belum tahu apa namanya. Intinya nulis saja, iya hanya curahan hati dari seorang gadis yang sering terjangkiti galau. Mau curhat ke mana-mana juga enggak etis, salah satunya ya dengan cara menuliskan semua unek-unek dijadikan sebuah fiksi dan disamarkan nama perannya. Tapi, sebenernya itu curahan hati yang terselubung.

Tak tahu apa itu nulis di mana, yang pasti aku bisa memainkan kata demi kata yang menjadi kalimat.

Namun, dari pergalulan teman-teman, aku tahu, menulis di portal pribadi disebut 'ngeblog' atau 'web blog'. Dan mereka yang suka menulis begitu disebut 'blogger'. Huehehehehehe, cupu banget ya saya, sampai gak tahu? :D

Dan, parahnya lagi, enggak tahu kalau blogger itu ada 'Harinya' yang jatuh setiap tanggal 27 Oktober. Setiap tahun diperingati Hari Blogger Nasional. Hihihihi... ketahuan kan saya blogger kudet.

Ya, enggak apa lah ya..

Yang penting bersyukur, karena setidaknya tulisan membawaku untuk mengenal orang-orang yang keren dan kece di Purbalingga. Dari mantan jurnalis yang saat ini juga masih eksis ngeblog dan memiliki gagasan yang perlu dicomot, bahkan sampai mengubah palet-palet bekas dijadikan tempat duduk dan meja di kedainya.
Yang lagi berdiri, itu om Igun atau Igo, bisa disebut jurnalis kawakan, huehehehe

Selain dia, aku juga kenal dengan orang-orang yang berkecimpung di dunia wisata. Mereka sangat luar biasa, menciptakan sesuatu untuk diminati banyak orang. Tahap demi tahap mereka rintis dan hasilnya pun maksimal. Karena ngeblog juga, bisa kenal beberapa fotografer lokal yang kualitasnya jempolan. Bahkan, salah satu penggiat wisata pun merupakan fotografer.
Mereka adalah penggiat wisata dari Desa Panusupan (maafkan yang enggak aku upload fotonya)
Satu kata, kalian semua keren abis (semua orang-orang Panusupan)

Bersama owner dan crew Notomoto, Penggiat Wisata Siwarak dan Guide pribadi (Mba Mie dan Vhety) :P

Dan karena ngeblog juga, bisa dapat uang cash hadiah lomba, barang-barang elektronik seperti smartphone, udah gitu dapat job review, content placement, dll. Bahkan ada beberapa endorse peralatan make up, baju, dan makanan, hahahahahaha..

Tapi, ngeblogku juga bukan karena semata aku yang pandai merangkai kata. Melainkan dari sahabat-sahabat dan teman lainnya yang terus mendukungku. Terlebih mereka-mereka yang selalu menemaniku untuk travelling, Mba Mie dan Vhety. Thank you so much ya, udah menjadi guide pribadi yang sekaligus jadi 'tukang ojek' pribadi juga. Hihihihihi...
Mba Mie dan Vhety yang selalu menemaniku travelling, makasih kawan :*

Selain mereka yang kenal secara langsung, dari ngeblog juga mengenal mereka-mereka para blogger yang sudah keren abis. Dari postingannya sampai membaku tertawa, sedih atau menohok, ya gitu. Dari mereka juga aku menemukan mood booster untuk menuangkan ide. 

Untuk sahabat blogger di seluruh nusantara, Selamat Hari Blogger Nasional. Semoga melalui tulisan kita mampu menginspirasi kepada bangsa dan negara ini. Tentunya untuk hal-hal yang positif.


Semangat ngeblog! ^_^

--

Sumber foto:

Eksotisme Bali Menjadi Liburan Impianku bersama Zen Rooms

12:16:00 PM 17 Comments A+ a-

Pesona Cantik Pantai Sanur, Bali (sumber gambar : www.rentalmobilbali.com)
Liburan di sebuah tempat eksotik dengan sajian keindahan yang menawan, merupakan impian bagi setiap insan. Termasuk diriku ini yang terus memimpikan menikmati setiap pesona di belahan nusantara. Rasanya sudah memuncak di ubun-ubun untuk mengililingi surga tersembunyi di negeri ini. Namun, apa dayaku yang memiliki gaji pas-pasan dan tak punya waktu luang yang cukup untk mencicipi setiap pelosok negeri.

Padahal, ketika bertraveling ke tempat yang berbeda, mengajarkan padaku apa itu makna dari perbedaan yang ada. Karena sejatinya perbedaan ini sangat indah. Menghadirkan warna-warni budaya dan seni yang menakjubkan. Itulah negeri tercinta kita, Indonesia. Setiap ruangnya memberikan kemolekan yang patut untuk dikunjungi dan dijaga.

Sebagai orang yang mencintai akan budaya, aku ini senang sekali jika berkunjung ke tempat-tempat yang dianggap ‘keramat’ dan ‘sakral’. Karenanya, di tempat seperti itulah kita akan menemukan budaya yang sangat khas dan kental, serta tak ada duanya. Sangat berharap suatu saat nanti bisa menjelajah tempat yang kaya akan wisata budaya, seni dan keindahan alam berpadu menjadi satu.

Dan, di Bumi Nusantara ini, tidaklah sulit untuk mencari tempat yang sangat komplit seperti itu. Bahkan, tempat tersebut sangat terkenal hingga ke mancanegara. Terkadang iri juga, karena belum bisa menyambangi Pulau Dewata karena belum punya waktu yang cukup (sebenernya belum ada budget yang pas, booo!).

Namun, di tahun ini aku sangat memimpikan untuk berlibur di Bali yang menawan hati. Entahlah, mengapa harus memilih tempat itu, bukan karena primadona para peloncong asing tetapi karena sesuatu yang indah di dalamnya. Meleburnya keindahan dari berbagai kesenian, kebudayaan dan adat istiadat yang masih dijunjung tinggi, menjadikan Pulau Dewata ini sebagai tempat liburan impian paling favorit dalam hidupku.

Tari Pendet, seni tari khas dari Bali yang menakjubkan (sumber gambar : www.wikipedia.org)

Rasanya sudah tidak sabar lagi, ingin segera menginjakkan kaki di tanah kelahiran I Ketut Jelantik itu. Sudah sangat berapi-api di dalam kalbu untuk menikmati sunrise atau sunset di bibir Pantai Sanur yang menggiurkan. Dan, tak tahan lagi untuk berpose di setiap pura yang menjulang tinggi. Serta menyaksikan tarian khas yang sangat piawai, baik tari kecak, pendet, maupun tarian khas lainnya. Aduh, membahas keindahan Bali itu membuat hati berdebar-debar seperti hendak ke pelabuhan cinta saja. Tapi, memang keindahannya pantas untuk dipuja dan diagungkan.

Tari Kecak selalu menjadi buruan para traveller karena atraksinya yang keren dan waktu menjelang terbenamnya matahari (sumber gambar : www.balimediainfo.com)

Hiks hiks, udah pengen banget nih berangkat ke Pulau Bali...
Eksotisme Sunrise di Pantai Sanur (sumber gambar : www.rentalmobilbali.com)

Tapi, di sini lain, hatiku terganjal akan rasa keraguan dan ciut nyali. Ya, maklum, sebagai perempuan yang sedikit cupu dan hanya bermain di wilayah sendiri, kalau keluar pulau pasti was-was. Nanti di Bali tinggal di mana? Terus makanan di sana bagaimana? Apakah murah-murah seperti di daerahku?

Tentunya berbeda, kan? Karena itu, sebelum melangkahkan kaki terlampau jauh, ada baiknya aku mencari informasi yang tepat dan akurat tentang penginapan dan makanan yang ada di sana. Beruntungnya saat ini zaman sudah canggih tinggal search di mesin pencari, muncullah nama-nama hotel yang tersedia. Setelah beberapa lama untuk mengecek penginapan, membandingkan yang satu dengan yang lainnya, akhirnya kudapatkan satu hotel yang menawarkan kemudahan dan kelebihan. Yaitu Zen Rooms. Sebuah hotel yang menyediakan kamar dengan harga yang sangat cocok bagi wisatawan yang minim budget seperti diriku. Terlebih di Bai, Zen Rooms banyak banget tersedia. Jadi, pas di sana nanti tidak perlu takut mau tidur di mana. Selain itu, tempat tidurnya tidak sembarangan, tetapi sudah ditata sedemikian rupa sehingga para wisatawan akan merasa betah dan nyaman untuk melepas lelah dan berisitirahat.

Di Zen Rooms, tersedia pilihan kamar dengan harga yang sangat bersahabat
Ditambah lagi, ada banyak pilihan kamar yang tersedia. Ada kamar yang depannya kolam renang dengan air yang begitu jernih, ada juga kamar dengan view pemandangan. Selain itu, harga kamar murah-murah per malamnya. Bayangkan saja, di Bali masih ada hotel yang menyediakan sewa kamar Rp 160.000/night, ya cuma di Zen Rooms. Menyenangkan, bukan? Terus untuk bookingnya juga sangat mudah, kita tinggal membuka situs resmi dari Zen Rooms di mana saja dan kapan saja, bahkan tersedia aplikasinya.

Karena penginapan bersama Zen Rooms, liburan tentunya bisa hemat dan banyak lebihnya (sumber gambar : www.pixabay.com)


Dengan adanya Zen Rooms, tentunya sangat membantu bagi siapa saja yang akan berlibur. Selain tempatnya bagus, harga juga sangat terjangkau. Tidak perlu bingung-bingung mau cari penginapan di mana, plus bisa melakukan traveling hemat. Seru, kan?

Hmm, semakin bermimpi untuk menikmati liburan di Bali. Dan berharap semoga segera terwujud. Ya, semoga saja. Mohon doanya ya, teman-teman. Oh ya, kalau tulisan ini lah, kalian boleh like, share, hihihihihi..

Demikian tulisan ini, untuk diikutsertakan pada Lomba Blog Zen Rooms.

8 Keseruan yang Terdapat di Festival Gunung Slamet II, Sampai ngeJazz Bareng Isyana Sarasvati

10:29:00 AM 25 Comments A+ a-

 
Photo by NOTOMOTO

Hallo, apa kabar kawan-kawan? Lagi pengen pamer nih, boleh ya? Sedang hot juga di wilayah kami. Karena baru saja di daerah kami mengadakan event yang menakjubkan, perpaduan unsur budaya, wisata, spiritual dan musik. Pagelaran yang menginjak usia kedua kalinya ini memang sedikit berbeda. Warna warni keseruannya membuat siapa saja antusias untuk menikmati dan mengikutinya.

Lalu, seperti apa si acara ini? Sampai-sampai menjadi sorotan?

Dan berikut merupakan rangkaian acara Festival Gunung Slamet (FGS) II dari Kamis (13/10) hingga Sabtu malam (15/10).

1. Pengambilan Air Suci Sikopyah dengan Lodhong
Para pembawa lodhong berjalan menuju Tuk Sikopyah (Photo by Dinas Pariwisata Purbalingga)
Acara yang bertajuk Festival Gunung Slamet II ini diselenggarakan pada hari Kamis (13/10) hingga Sabtu malam (15/10). Dimulai dengan acara ritual pengambilan air suci Sikopyah yang diikuti sebanyak 777 peserta membawa lodhong (sebuah tempat air yang terbuat dari bambu) secara bersamaan dan jalan kaki tanpa alas kaki melalui jalan setapak untuk menuju pengambilan air suci di Sikopyah yang berjarak 1.2 km.

Selanjutnya dilaksanakan ritual nyiduk banyu (mengambil air) dari Tuk Sikopyah (mata air Sikopyah). Mata air ini sangat istimewa karena meski musim kemarau, airnya tidak pernah kering, terus mengalir dan memberikan tetesan kehidupan pada setiap makhluk di sekitarnya khususnya di Desa Serang, Karangreja, Purbalingga.

Dengan adanya ritual tersebut, Purbalingga pun kembali menyabet rekor MURI 'Terbanyak dan terunik' untuk pengambilan air menggunakan lodhong. Terbanyak memang diikuti sebanyak 777 peserta, dan Terunik, karena tempat untuk mengambil air yang disebut lodhong ini sangat unik. Di zaman yang serba modern saat ini, tentunya sangat jarang dijumpai tempat pengambilan air semacam itu. Namun, di FGS II, kearifan lokal tetap terjaga dan dilestarikan.

2. Pagelaran Wayang Kulit yang Mempesona
Pagelaran Wayang Kulit yang menakjubkan (Photo by Humas Purbalingga)
Selanjutnya, di malam hari diadakan pagelaran Wayang Kulit. Pertunjukan ini bertujuan untuk melestarikan budaya yang ada di Purbalingga. Agar kita semua tahu, bahwa Wayang Kulit juga kesenian yang harus tetap ada sebagai warisan budaya untuk generasi penerus bangsa.


3. Perang Tomat yang Seru
Perang Tomat yang meriah (Photo by Dinas Wisata)
Pada hari Jumat (14/10) melanjutkan rangkaian acara FGS II ini ada sesuatu yang berbeda karena menjadi tontonan yang unik. Hampir mirip dengan festival yang ada di Kota Bunoi, Spanyol. Sebuah acara perang dengan senjata tomat. Begitu juga dengan Perang Tomat di Rest Area Serang yang melibatkan sejumlah warga untuk meramaikannya. Bahkan wisatawan dan anak-anak dari SMPN 2 Karangreja ikut andil dalam perang buah berwarna merah itu.

Anak-anak pun ikut memeriahkan perang tomat (Photo by Dinas Wisata)

Meski masih jauh berbeda dengan festival yang ada di Spanyol (karena di sana menghabiskan Tomat 16 ton, dan di sini hanya tiga kuintal, itu pun tomat yang sudah tidak layak makan/jual). Namun kegiatan ini cukup membuat semua orang ikut tertawa dan bahagia. 

4. Lomba Mewarnai dan Melukis
Ratusan anak-anak mengikuti lomba mewarnai dan meluksi (Photo by Humas Purbalingga)
Masih di hari yang sama, Jumat (14/10), parade FGS II ini menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Tepat di jantung kota, Alun-alun Purbalingga, sebanyak 525 siswa-siswi dari TK hingga SD se-Kabupaten Purbalingga mengikuti lomba mewarnai untuk TK dan melukis untuk SD.

Waktu yang diberikan untuk melukis selama sembilan puluh menit. Semua siswa berkesempatan memberikan lukisan yang menawan dengan tema ‘Gunung Slamet'. Tujuannya agar anak-anak mengenal sejak dini tentang lingkungan alam dan bagaimana cara menjaganya untuk keberlangsungan makhluk hidup.

5. Parade Band Pelajar yang Meriah
Parade Band yang dimeriahkan 6 group band Purbalingga (Photo by Dinas Wisata)
Setelah lomba mewarnai dan melukis usai, dilanjutkan dengan Parade Band asal Purbalingga. Sebanyak enam group band dari SMA/SMK Purbalingga memeriahkan parade ini. Dengan peraturan setiap band menyanyikan dua lagu wajib dengan pilhan Hari Merdeka, Satu Nusa Satu Bangsa, Berkibarlah Benderaku, Garuda Pancasila, Rayuan Pulau Kelapa, dan satu lagu bebas pilihan masing-masing group band.

Dengan adanya parade band seperti ini kita bisa melihat bibit-bibit musisi masa depan dari Purbalingga. Dan berharap mereka terus berkembang untuk menciptakan karya-karya yang penuh inspirasi serta memberikan warna tersendiri bagi musik tanah air.

6. Parade Seni Budaya yang Dimeriahkan 7 Kabupaten
Tari Lenggasor dari Purbalingga (Photo by Dinas Wiata)
Sangat luar biasa menurut saya ini. Rangkaian acara di hari Jumat (14/10) memang menakjubkan dari pagi hingga malam. Setelah parade band finish, kini ditampilkan Parade Seni Budaya untuk memeriahkan FGS II. Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB (break dari waktu Maghrib dan dilanjutkan setelah Isya) sampai malam, begitu memikat penonton. Pasalnya Seni Budaya yang ditampilkan tidak tanggung-tanggung dari 7 Kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Yakni Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Brebes dan Pemalang.
Kesenian Kuda Lumping dari Cilacap (Photo by Dinas Wiata)

Masing-masing kabupaten menampilkan kesenian unggulannya, seperti Kuda Lumping dari Kebumen, Lengger dari Brebes, Kesenian Sindren dengan aroma mistis dari Pemalang, Lengger Banjar Baru dari Cilacap, Tari Lenggasor dari Purbalingga, Drama Cerita Kolosal dari Banjarnegara, dan ditutup dengan kesenian Lengger dan Calung khas Banyumas.


Semarak, itulah satu kata yang mampu untuk mengungkapkan Parade Seni Budaya dari 7 Kabupaten ini. Selain untuk mengenalkan kesenian dari masing-masig daerah juga sebagai pelestarian seni dan budaya agar tidak terkikis oleh zaman yang terus berkembang menjadi modern.

7. Karnaval Budaya Desa Serang, Karangreja

Musik tradisional ikut memeriahkan Karnaval Budaya (Photo by Sumie)
Ini merupakan hari terkahir dari rangkaian FGS II. Dilaksanakan pada Sabtu (15/10), yang dipusatkan di Rest Area Lembah Asri, Serang, Karangreja. Dengan dimulai karnaval budaya yang diikuti warga setempat, berlangsung sangat ramai. Selain ada yang menggunakan kostum megah, karnaval ini juga menghadirkan hasil bumi yang dibentuk mengerucut ke atas, melambangkan kemegahan Gunung Slamet.

Custom unik pun memewarnai Karnaval Budaya (Photo by Sumie)

Juga diikuti kesenian khas seperti kentongan, pakaian adat kirab, tumpeng dan repeplika binatang-binatang yang ada di Gunung Slamet. Oh, sungguh menakjubkan.


Pokoknya seru deh, dari berbagai acara sampai ikut 'rebutan sayur' (dok. pribadi)


Mereka semua berjalan menuju Rest Area, di mana selanjutnya dilaksanakan Ruwatan Agung, Kirab Air Sikopyah, Kirab Tumpeng dan Grebeg Sayur (hasil bumi). Semua lapisan masyarakat berkumpul di titik ini, termasuk saya dan teman-teman serta beberapa photographer. Dan, event seperti ini memang tidak akan dibiarkan begitu saja oleh juru tinta maupun blogger dan juru kamera.

They are professional photographers (dok. pribadi)

Baca juga : Perfect Wedding with NOTOMOTO

Yupz, lengkap sudah rasanya, ketika blogger bertemu dengan photographer profesional. Tentunya saling narsis dan tertawa bersama untuk mengabadikan momen langka seperti ini.

Kan, ketahuan siapa yang paling narsis (depan sendiri alias Photographernya)


8. Puncak FGS ngeJazz Bareng Isyana Sarasvati
Penampilan Isyana Sarasvati di atas panggung (Photo by Notomoto)
Siapa sih yang tak kenal dengan Isyana Sarasvati? Seorang penyanyi cantik, muda nan bertalenta ini hadir dan memberikan penampilan yang epik di malam Festival Jazz Gunung Slamet. Dara yang memiliki suara emas ini menghidupkan malam Minggu di Rest Area Serang. Udara dingin yang menyelimuti tak dihiraukan lagi karena terhipnotis dengan performance Isyana yang elok melantukan lagu andalannya. Apalagi ketika ‘Tetap di Dalam Jiwa' dilantukan dengan merdu, bagi yang baperan sepertiku tentunya akan makjleb ke dalam relung-relung sanubari.

Itulah rangkaian yang seabrek dari FGS II, melelahkan namun memberikan warna tersendiri untuk seni, budaya dan pariwisata khususnya di Serang yang merupakan kaki Gunung Slamet. Semoga di FGS III, tahun depan tentunya, bisa menghadirkan sesuatu yang lebih fenomenal lagi.

Dan tetap semangat untuk panitianya. Terus berkarya, semangat untuk membangun Purbalingga. Untuk warga Serang, kalian semua luar biasa, dari anak-anak hingga dewasa, laki-laki dan perempuan, tetap kompak terus dan semangat juga tentunya. ^_^

Theragran-M Sahabat Sejati Agar Tetap Eksis

4:39:00 PM 10 Comments A+ a-

sumber : www.pixabay.com

Hallo, apa kabar teman-teman? Bagaimana dengan cuaca di tempat kalian? cerah, mendung, atau bahkan hujan sehari-hari? Kalau di tempatku nih ya, bisa dibilang kota yang memiliki curah hujan tertinggi. Bisa dikatakan Everyday is Rain. Mau berangkat kerja gerimis, siangnya udah mulai deras, eh giliran sore, mau pulang kerja, hujan langsung mengguyur begitu cepat. Al hasil, pulang hujan-hujanan, meski pakai has hujan, tetap aja badan ini merasa kedinginan.

Dan itu, terjadi hampir setiap hari, terlebih dimulai akhir  September  2016, curah hujan di tempat kami sangat tinggi. Meski memiliki imun yang cukup tebal, tapi diterpa hujan terus, akhirnya pun tumbang juga. Memang bukan faktor karena kehujanan saja sih, faktor lainnya yang berhasil membuat drop ya seperti kecapekan kerja, jelajah alam dan tentu saja begadang. Iya, akhir-akhir ini sering mengalami insomnia yang mengharuskan mata tetap terjaga hingga larut malam. Alih-alih biar mata lelah membaca buku atau berselancar di internet, malah membuat semakin on terus ini mata.

Dengan pola hidup yang tidak teratur begitu penyakit mudah menyergapnya. 

Iya, kejadiannya baru saya alami baru-baru ini. Setelah mengikuti lomba lintas alam di sebuah bukit salah satu destinasi wisata, saya akhirnya ngedown. Saat itu memang menguras tenaga sekali, menempuh jarakn 7.2 km denganjalan kaki, ditambah hujanturun. Kita semua pun hujan-hujanan di hutan.

Setelah finish, saya menyadari tubuh ini mulai lelah dan tak stabil.  Akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah terlebih dulu dan istirahat. Untuk mengembalikan kondisi agar badankembali bugar, saya melakukan beberapa tips. Nah, berikut tips menjadikan tubuh bugar setelah badann gedrop :

1. Makan bergizi dan cukup
Karena tubuh kelelahan tentu saja diakibatkan karena terkurasnya energi. Untuk itu,  langkah pertama tentu m akan yang bergizi dan cukup. Makan bergizi tentu saja makanan yang mengandung karbohidrat, mineral, protein dan vitamin. Dan jangan lupa, setiap malam hari dan paginya, minum susu.

2. Makan buah dan minum yang cukup
Percaya atau tidak, kelelahan menyebabkan dehidrasi pada tubuh. So,  jangan lewatkan untuk makan buah ya, kalau saya sukanya pas siang hari. Selain membantu menjaga konsentrasi saat bekerja, buah juga membuat segar dari dalam tubuh. Dan, jangan lupa juga, penuhi kebutuhan air dalam tubuh minimal 1 liter per harinya.

3. Istirahat yang cukup
Agar  tubuh cepat pulih dan bugar, tentunya harus diimbangi dengan istirahat yang cukup. Kalau badan udah enggak terasa enak, saya langsung memaksakan untuk istirahat dan tidur. Ada ruginya sih, ada beberapa pekerjaan dan event menjadi terkendala, tetapi yang penting sehat dan pulih.

Nah, itu tips dari saya agar badan kembali sehat setelah sakit. Agar pemulihan cepat dan tidak mudah terserang penyakit lagi, saya juga meminum multivitamin dan mineral. Kok begitu? Ya, karena tubuh ini juga perlu asupan yang tepat dan akurat, agar tidak mudah ngedrop lagi setelah sembuh.

Dan untuk Multivitamin yang saya minum, bukan sembarang vitamin yang asal-asalan, tetapi sebuah produk kesehatan yang terpercaya dan teruji secara klinis. Yap, Multivitamin Theragran-M adalah pilihan saya untuk mengembalikan kesehatan dan kebugaran setelah sakit. 

Multivitamin terbaik, sehabat sejati untuk kesehatan, Theragran-M 

Lah kok pilih Theragran-M? Apa itu?
Memilih Theragran-M itu bukan asal memilih, karena obat yang satu ini mengandung banyak khasiat baik untuk tubuh. Dan keunggulan-keunggulan dari Theragran-M ini sangat cocok bagi tubuh dalam masa penyembuhan. Karena mengandung Vitamin A, B, C, D dan E, serta terdapat kandungan Mineral Esensial sejenis Magnesium dan Zinc. Untuk itu, sangat sempurna untuk mengembalikan dan menjaga daya tahan butuh serta mempercepat proses penyembuhan dari suatu penyakit.
Sumber-sumber vitamin, tapi kalau Theragran cukup 1 kaplet. (sumber foto : www.pixabay.com)

Dan berikut merupakan Vitamin dan Mineral serta Zat lain yang terkadung dalam Theragran-M :

  • Vitamin A
Vitamin A atau yang memiliki nama lain, Retinol merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh manusia untuk menjaga fungsi normal sistem penglihatan, pertumbuhan dan perkembangan sel dan organ tubuh, memelihara sistem reproduksi, serta menjaga daya tahan tubuh.


  • Vitamin B

Vitamin B yang terkandung dalam Theragran-M juga sangat komplit, yaitu B1, B2, B3 dan B5. Semua vitamin tersebut memiliki peranan penting dalam proses metabolisme tubuh, pencegahan radang pada tenggorokan, bahkan menjaga mood agar tetap  stabil.

  • Vitamin C

Vitamin C berperan penting dalam proses metabolisme tubuh, meningkatkan penyerapan zat besi, anti-oksidan yang mampu menangkal radikal bebas serta meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Vitamin C juga membantu pertumbuhan dan pemulihan tubuh.

  • Vitamin D

Fungsi utama dari vitamin ini yaitu untuk mengembalikan kadar kalsium dan fosfat tubuh ke level normal, serta menjaga kesehatan tulang dan gigi.

  • Vitamin E

Vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang berperan penting sebagai anti oksidan dari serangan radikal bebas. Vitamin E banyak terdapat pada buah-buahan, susu, mentega, telur, sayur-sayuran, terutama kecambah, minyak biji gandum, minyak kedelai, selada, kacang-kacangan, pisang dan strawberry. Kekurangan Vitamin E ditandai dengan kerusakan pada sistem saraf dan otot.

  • Magnesium

Mineral ini berperan dalam proses mineralisasi tulang, metabolisme tubuh dan bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh seseorang terhadap serangan berbagai penyakit.

  • Zinc 

Merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh,mempercepat penyembuhan luka serta membantu regulasi sel tubuh maupun sistem saraf.

  • Mineral Esensial Lainnya

Pada Theragran-M juga terdapat mineral Esensial Lainnya seperti : Zat Besi, Tembaga, Mangan, dan Iodium. Semuanya berperan aktif dari melancarkan saluran oksigen ke seluruh tubuh, menjaga kesehatan tulang, mencegah tubuh dari serangan radikal bebas, dan komponen penting seperti pada hormon tiroid yang berperan dalam regulasi pertumbuhan serta aktivitas sel Iodium.

Dan, yang lebih mengembirakan, Theragran-M ini cocok masa penyembuhan dari berbagai penyakit, termasuk ngedropnya energi seperti saya. Untuk meminumnya juga tidak perlu sering-sering, cukup satu kaplet per hari, atau sesuai dengan anjuran dokter.

Karena udah sehat dan fit, saya bisa jadi eksis lagi di sebuah acara festival

Untuk mendapatkan Theragran-M ini juga mudah didapat, karena tersedia di seluruh toko obat atau apotek di Indonesia. Yang lebih menyenangkan, harga dari Theragran-M ini sangat terjangkau, jadi kita tidak merasa dibebankan dalam proses penyembuhan. Dan saya beruntung sekali mengkonsumsi Theragran-M, karena saya bisa cepat eksis. Setelah itu, badan saya sehat dan fit kembali, bahkan saya bisa mengikuti berbagai event maupun festival. Terima kasih Theragran-M, engkau telah mengembalikan semangat dan keceriaanku. ^_^


Udah sehat nih, jadi bisa eksis begini :D

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho.

Referensi : https://theragran.co.id/product/