Monday, September 18, 2017

    Eri Udiyawati
    Sebagai seorang buruh pabrik, Rusmi selalu berangkat tepat waktu agar tidak kena sanksi berupa pemotongan gaji. Dilakukannya setiap hari dari Senin hingga Jumat. Bertahun-tahun sudah dia menjalankan kehidupan sebagai pencari rezeki yang seharusnya dilakukan sang suami. Namun, kepala rumah tangga itu terkena stroke dan hanya terbaring di kasur. Meski gaji tak seberapa, namun dia tetap bertahan demi menghidupi rumah tangga dan merawat suami serta membiayai anak semata wayangnya yang bernama Ratih; yang kini duduk di bangku IX SMP.

    Sebelum berangkat kerja, sebagai seorang istri, Rusmi mengurus segala kebutuhan suaminya terlebih dulu. Memasak, membersihkan rumah dan lainnya. Dengan rasa lelah dan capek tak pernah dia hiraukan, tetap bersabar dan menganggap semua ini adalah ibadah. Siapa tahu amalan yang selama ini dia perbuat bisa berguna di dunia yang kekal kelak.

    Karena sering kelelahan sebelum berangkat kerja, Rusmi kerap mengantuk dan kurang maksimal dalam membuat bulumata palsu. Tak jarang dia mendapatkan teguran keras dari atasannya, bahkan sampai diancam gaji tak dibayarkan jika kerjanya masih bermalas-malasan. Sepulang kerja, yang seharusnya untuk istirahat, dia sering membawa pekerjaan menjadi sebuah lemburan. Hitung-hitung sebagai pendapatan tambahan untuk beli buku anaknya.

    Pada saat gajian datang, dia langsung membagi-baginya, termasuk membayar hutang ke warung tetangga yang sering menjadi andalan. Bahkan membayar utang juga ke temannya yang sesama menjadi buruh pabrik. Uang tak seberapa itu pun harus dipecah-pecah sedemikian rupa agar rumah tangganya tetap berjalan. Ingin sekali dia merasakan gajinya itu untuk membelanjakan baju atau makanan yang seperti orang-orang lain pamerkan. Tapi ah, boro-boro begitu, boro-boro bisa menikmati lezatnya daging, di rumah ada tahu atau tempe pun sudah sangat bersyukur.

    Entah sampai kapan penderitaan itu akan berakhir, entah sampai kapan suaminya akan sembuh, tiga tahun sudah dia menjadi kembang kasur yang merepotkan.

    Kadang, Rusmi berdoa, kalau memang mau sembuh, segeralah sembuhkan, kalau memang ini untuk penghapusan dosa-dosanya; yang mungkin dulu sewaktu muda pernah melakukan hal tercela, dia memohon agar rasa sakit itu segera hilang selamanya. Karena dia sudah lelah dengan semua ini. Mengurus rumah, bekerja dan memikirkan jalan keluarnya. Hingga suatu hari Rusmi benar-benar depresi sampai-sampai ia tak mau lagi mengurus rumah. Dia membiarkan saja semua keperluan suami dan anaknya.

    Pagi yang masih petang itu dia langsung beranjak ke pabrik. Sarapan dan pekerjaan lainnya masih utuh tak tersentuh. Terpaksanya Ratih mengerjakan seorang diri dan membuatnya terlambat sekolah.

    Ratih, kenapa jam segini baru masuk? Kamu tahu kan jam berapa masuk kelas?” tanya seorang guru ketika mendapati Ratih telat masuk sekolah.
    Iya, Pak, maaf, saya terlambat,” jawabnya penuh penyesalan.
    Ya sudah, sana segera masuk kelas. Dan ingat, jangan diulangi lagi,” tegurnya.

    Ratih hanya mengangguk, melaju ke kelasnya. Dalam ruangan, tak biasanya juga dia pendiam dan kurang memperhatikan apa yang guru ajarkan. Ratih juga saat ini tampak kelelahan dan mengantuk. Teman-teman yang lain berbisik-bisik membicarakannya. Penampilannya juga yang masih acak-acakan, tak serapi biasanya.

    Sedangkan Rusmi di pabrik terus mendapatkan tekanan, terlebih saat ini, Pak Bowo – sang Manager membuat peraturan yang sangat ketat. Hasil harus memenuhi target, tidak boleh mengobrol dan apalagi makan di dalam ruang kerja. Itu memang benar, setiap karyawan memang dilarang makan pada saat bekerja. Namun yang membuat tercengang adalah ketika hasil kerja kurang memuaskan, hasil kerja itu tidak dibayarkan. Rugi! Sungguh rugi! Sudah capek menganyam rambut sehelai demi helai menajdi bulumata palsu, ketika jadi malah tak ada hasil.

    Ketika jam istirahat, Rusmi menyantap makan siang seadanya yang dia beli di warung sebelah. Hanya membeli nasi putih seharga Rp 2.000 dan satu buah mendoan seharga Rp 1.000. Tak pernah terpikirkan apa itu nilai gizi dalam makanan dan apa itu vitamin. Namun itu tetap bersyukur, dan harus bersyukur sudah ada sesuatu yang dimakan. Bahkan, ada seorang teman yang baik, yang selalu berbagi makanan dengannya. Bahkan menjadi teman curhatnya Rusmi.

    Aku lelah, Jar,” ujar Rusmi di sela-sela makan siang.
    Yo istirahatlah, biar kamu gak sakit. Jangan dipaksakan nanti badanmu yang rusak,” balas Jariyah, sahabatnya.
    Bukan masalah itu,”
    Lalu apa masalahnya, Rus?” Jariyah penasaran dan ingin sekali tahu.
    Aku lelah dengan semua ini. Suamiku tak kunjung sembuh, gaji bulananku tak seberapa, rasanya baru saja kemarin gajian, sekarang sudah ludes. Aku bingung bagaimana membayar biaya sekolah Ratih. Aku ingin pergi saja dari dunia. Jenuh dengan keadaan begini,”
    Istighfar, Rus, itu cobaan. Pasti ada jalan keluarnya. Kalau kamu menyerah begitu saja, bagaimana dengan nasib anak semata wayangmu itu? Bukankah kamu mencintainya?”

    Rusmi hanya menggangguk. Terlihat jelas dalam wajahnya membundung air mata yang ingin membuncah. Ia pun segera menyelesaikan makan siang dan segera menghadap Sang Khalik untuk mengadukan seluruh nasibnya yang begitu buruk baginya.

    ***

    Malam hari Ratih merasa lapar, ditengoknya ke dapur namun tak ada bahan makanan yang bisa ia makan. Sedangkan ibunya masih bekerja karena ada lembur. Sesekali Ratih menengok bapaknya yang terbaring, yang kadang-kadang cuma minta minum. Disuapi makanan pun seringnya menolak. Nelangsa sekali melihat laki-laki itu yang dulu gagah berani dan penuh tenaga, tapi saat ini terbaring lemah bahkan wajahnya pun tak tampak seperti dulu. Sudah berubah, berbicara pun susah.

    Terdengar sayup-sayup suara bapak memanggil Ratih. Dia menanyakan istrinya, kenapa belum pulang.

    Ibu masih lembur, Pak,” jawab Ratih pelan.
    Ratih mendekat ke bapak, mana tahu laki-laki itu perlu sesuatu. Tak ada ucapan apa-apa, hanya air mata yang terus bergulir berjatuhan. Ratih tak kuasa membendung air matanya. Ruah sudah membanjiri pipinya. Batinnya terasa tersiksa dan tersayat, bagaiamana semua ini terjadi. Rasanya memang tak sanggup setiap hari memandang begini. Namun ini sudah suratan takdir.
    Bapak mau makan sesuatu? Nanti Ratih belikan di warung, uang jajan Ratih masih ada,”
    Bapak hanya menggeleng dan menunjuk ke Ratih, yang bermaksud “Uang itu untukmu saja, atau beli sesuatu untukmu saja,”

    Tak berapa lama kemudian Rusmi pulang ke rumah. Wajah lesu, pucat dan letih terpancar jelas di raut mukanya. Ingin sekali langsung melahap makanan, tapi apa daya, jangankan makanan sesuap nasi pun tak ada.

    Ibu, kenapa jam segini baru pulang?” tanya Ratih yang sebenarnya dia ingin protes kenapa tidak ada makanan apapun.
    Iya, lembur, banyak kerjaan,” balasnya singkat.
    Iya, Bu, tapi aku lapar, Bapak juga seharian belum makan,”
    Apa kalian pikir aku tidak merasa lapar? Aku begini, berangkat pagi pulang malam, kalau bukan untuk kalian untuk siapa lagi? Lagi begini saja kita masih kurang, belum lagi membayar biaya sekolahmu. Kalau bukan Ibu siapa lagi? Bapakmu saat ini sudah seperti mayat hidup!” Emosi Rusmi tak terbendung lagi hingga dia kehilangan kontrol untuk berbicara dengan anaknya sendiri.
    Ibu.....” Ratih pun masuk ke kamar dan menangis. Mengapa sikap ibunya akhir-akhir ini menjadi kasar dan seolah-olah tak peduli lagi pada keluarganya. Yang dia pikirkan hanya cari uang, kerja dan kerja lagi.

    Dan, ketika pagi menjelang, Rusmi sudah bersiap-siap berangkat kerja. Seluruh keperluan rumah Ratih yang melakukannya. Awalanya sehari dua hari saja begitu, tetapi kali ini setiap hari. Tak jarang Ratih terlambat sekolah terlebih ketika ia mengurus bapak dahulu sebelum bearngkat. Padahal sebentar lagi Ujian Akhir Nasional untuk tingkat SMP. Seharusnya Ratih sering rajin belajar tapi malah sering telat dan tidak bersemangat lagi.

    Lebih parahnya lagi, Ratih belum membayar uang SPP sampai tiga bulan. Biasanya tidak begini. Biasanya Rusmi rutin memberi uang bulanan untuk anaknya. Ratih pun mencari tahu sebab musahababnya, apa ibunya tak cinta lagi, atau memang tak cukup. Dengan sangat hati-hati dia mencari tahu, ternyata biaya obat bapak menambah. Keadaannya kian kritis, uang yang setiap bulan Rusmi terima kini hanya untuk menebus obat. Padahal dia sudah mati-matian dengan tambahan lembur, tetap saja tak tertutup.

    Kini Ratih mulai menyadarinya, mengapa ibunya begitu giat mencari uang tanpa mengenal lelah. Pun juga semangat itu membuat dirinya berpikir bagaimana cara membantu orang tuanya.

    Bu, kalau Ratih keluar saja untuk bantu ibu cari uang, gimana?”
    Rusmi belum menjawab, dia nampak asyik menikmati makan malam dengan singkong rebus dan tempe goreng.
    Boleh ya, Bu,” rengek Ratih.
    Dengan keras Rusmi menyingkirkan tempat makan terbuat dari plastik dan berkata, “Tidak!”
    Kenapa, Bu? Kan biar Ibu gak terlalu capek untuk mencari uang, Ratih bisa kok, Bu,” rengeknya.
    Sekali tidak ya tidak, kamu ngerti, kan? Belajar yang rajin, gak perlu memikirkan bagaimana Ibu mencari uang,”

    ***

    Hari yang panas dan menjengkelkan. Hasil yang sudah ditumpuk tinggal disetor ke koordinator ternyata tersenggol teman seberang meja. Mau marah-marah hanya membuat suasana semakin panas. Mau berkomentar nanti jadi ribut. Nasib menjadi kuli pabrik. Hanya bisa menangis batin kalau segala sesuatunya melenceng dari harapan. Belum lagi kalau menerima bullyan dari teman-temannya.

    Eh Rusmi, kamu masih sanggup ngurus laki-laki yang kerjanya ‘tidur’?” ledeknya.
    Kalau aku si mending tinggalin aja tu orang, emangnya hanya dia apa laki-laki di dunia ini? Kamu itu bisa berkembang dan cantik, Rusmi, kalau enggak ngurusin orang sakit gitu. Dah tinggalin aja dia,” imbuh teman yang lainnya.

    Rusmi hanya tertunduk. Memang benar apa yang mereka katakan, harusnya dari dulu dia pergi meninggalkan pria itu. Pasti bisa lah mencari pasangan hidup lagi. Lamunannya terhenyak, membayangkan betapa hidupnya tak akan sia-sia begini kalau dulu langsung meninggalkannya. Pasti tidak akan sengsara begini, tidak akan terburu-buru dan bisa mengurus diri. Bisa membuat bahagia anak semata wayangnya. Dalamnya hatinya berceletuk, “Iya, benar, harusnya aku dari dulu pergi,”

    Tiba-tiba lamunan itu buyar ketika Pak Bowo sedang berkeliling dan mendapati Rusmi sedang bengong. Betapa tidak ada belas kasihan lagi. Saat itu pula mendapat caci maki dengan keras. Amarah Pak Bowo tak sampai di situ, dia memanggilnya ke kantor. Dalam hati Rusmi sudah ketakutan kalau-kalau dipecat. Beruntung saja, hanya mendapat ocehan yang tidak kunjung selesai dan selembar kertas kuning yang berisikan surat peringatan. Surat yang lebih kejam dari diputus cinta anak muda sekarang. Siapa saja yang mendapat surat tersebut, tentunya akan mendapat konsekuensi, selama tiga bulan akan benar-benar diawasi gerak-gerik dalam bekerja. Harus tepat waktu, tidak boleh melamun, hasil harus memenuhi target dan lainnya.

    Rusmi terhenyak, tak bisa berkata apa-apa lagi. Semakin kalut rasanya. Di rumah yang semakin memprihatinkan, di tempat kerja kini diawasi terus, bak robot yang harus terus bekerja. Hari-harinya kini semakin berat, berharap ada secercah harapan untuk menyemangati hidupnya. Di tempat kerja dia ingin segera pulang, biar bagaimanapun yang terbaring lemah itu suaminya. Dan ada seorang gadis yang sedang cantik-cantiknya menunggu di rumah.

    Menguntai waktu di pabrik itu sungguh menguras tenaga. Dari pagi hingga malam, sampai rumah selalu dalam keadaan letih. Namun kali ini tak seperti biasanya. Rumah yang selalu sepi kini terdengar ramai dan banyak suara. Rusmi segera bergegas masuk, dia takut hal buruk terjadi, “Semoga bukan itu, ya, Tuhan,” ucap batinnya.

    Ternyata tetangga, beberapa orang guru SMP dari sekolah Ratih yang datang. Mereka bermaksud untuk membantu biaya pengobatan Risno-suami Rusmi. Bahkan yang lebih membuat bahagia, Ratih mendapat beasiswa dan tidak perlu membayar SPP yang nunggak.

    Dengan semangat gotong royong, para warga itu membantu mengantar Risno ke rumah sakit. Bahkan pemerintah setempat berjanji akan memberi pengobatan gratis hingga Risno sembuh. Tak tertahankan air mata Rusmi, mengalir deras menangis penuh haru. Doanya selama ini terkabul, ada penyelamatan bagi suaminya.

    Kehidupan Rusmi kini mulai membaik, tak melulu soal bulumata yang terus dia targetkan. Esok hari dia selalu berangkat dari rumah sakit setelah mengurus suaminya. Sedangkan Ratih, dia diberi modal dari sekolahnya untuk menjual makanan yang terbuat dari singkong. Tak perlu repot juga dia jajakan ke warung-warung, tapi dia titipkan di kantin sekolah. Berharap hasil itu bisa membeli buku dan baju seragam untuk esok ketika melanjutkan ke SMA.


    ***TAMAT***
    Category: articles

    Saturday, September 16, 2017

    Eri Udiyawati
    Hello, Guys, selamat siang. Selamat datang di bulan September 2017 yang ternyata sudah pertengahan bulan aja. Insya Allah akan selalu membawa keceriaan dalam segala hal. Aamiin... Dan untuk mengawali rasa gembira tersebut, saya coba menuliskan sesuatu di blog di awal bulan yang semoga penuh bermanfaat bagi kita. Tulisan ini bukan tentang poligami atau tentang parenting atau relationship. Karena memang saya bukan ahli dalam tersebut. Tapi kali ini ingin menuliskan sesuatu yang berkatian dengan dunia ekonomi yang lebih tepatnya ke hal transaksi jual beli.

    Dewasa ini, transaksi jual beli kian meningkat seiring banyaknya pelaku usaha mikro dan makro bahkan retail di Indonesia. Sebagai pengamat ekonomi abal-abal, dengan hadirnya pelaku bisnis yang menjamur, hal itu sangatlah baik bagi ekonomi kita saat ini. Daya beli masyakarat kian tinggi berarti hal itu menunjukan penghasilan semakin tinggi. Alhamdulillah dah kalau begitu. Ssst, sekali lagi saya tidak akan membahas hal pengamatan ekonomi. Lalu, mau bahas apa? Hehe, saya mau berbagi sedikit tentang informasi mengenai sistem pembayaran atau metode-metode atau bahasa gaulnya dalam akuntansi itu syarat pembayaran dalam transaki jual beli.


    Lah, emang ada berapa? Sebenarnya ada banyak, berhubung modul akuntansi jaman kuliah saya entah ada di mana, saya share yang memang masih ingat dan tentunya yang lagi booming di masa kini juga.

    1. Syarat n/30
    Syarat apa an ini yaks? Hehehe, tapi bagi kaum yang dari dulu ngublek-ngublek materi pembukuan, baik di sekolah maupun di perguruan tinggi, pastinya sangat familier dengan syarat pembelian yang satu ini. Syarat n/30 itu yaitu pembayaran dilakukan dalam jangka waktu maksimal 30 hari setelah barang diterima secara keseluruhan oleh pembeli. Jadi, dalam syarat ini, pembeli diberi kelonggoran untuk membayarkan barang-barang yang telah dibelinya dalam waktu sebulan. Dan tidak ada potongan apapun dengan menggunakan syarat ini. Kalaupun terlambat tidak masalah, tetapi akan mengakibatkan efek pada perusahaan yang membeli, pastinya kepercayaan penjual akan berkurang. Lah wong udah dikasih kelonggoran bayar maksmial 30 hari kok ya masih telat. Pasti pernjual akan berpikir, gak lagi-lagi deh ngutangin pembeli itu.

    2. Syarat 2/10, n/30
    Apa lagi ini? kok ada 2/10 kalau hitungan matematika, 2/10 sama dengan 1/5 dong. Ssst, tapi ini bukan hitungan matematika begitu ya, Guys. Syarat 2/10, n/30 itu bermakna ketika pembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari setelah barang diterima, maka pembeli akan mendapatkan diskon 2% dari nilai transaksi, terdapat n/30 yang memang bermakna pembayaran maksimal dilakukan 30 hari, tetapi tidak akan mendapatkan diskon.

    3. COD
    Nah, kalau yang satu ini pasti paham, kan? COD atau Cash On Delivery, ini merupakan syarat transaksi jual beli yang sangat mudah dan terkenal. Jadi COD ini transaksi jual beli secara langsung antara penjual dan pembeli, bisa saling tatap muka. Sehingga kecil kemungkinan pembeli akan komplain barangnya kurang bagus atau bagaimana karena langsung melihat sendiri barang yang dijual.

    4. Transfer Bank
    Transfer Bank merupakan transaksi yang sedang on atau terkenal saat ini, karena transaksi ini digunakan untuk pembelian dengan pembayaran secara transfer bank setelah barang diterima untuk pembelian dalam jumlah besar yang jika melakukan COD sangat berbahaya sehingga pembeli lebih baik menggunakan transfer bank, baik melalui ATM atau pembeli langsung datang ke bank.

    Selain itu, transfer bank juga bisa dilakukan untuk belanja secara online. Bedanya, kalau belanja secara online pihak pembeli terlebih dulu mentransfer sejumlah uang senilai barang yang dibeli kepada penjual, kemudian penjual baru mengirim barang setelah uang dierima di rekeningnya.

    5. Vocher Gift atau Kupon
    Hiyaa, siapa yang enggak tahu vocher atau kupon belanja? Sebagai wanita pastinya suka banget deh kalau dapat kupon belanja. Dengan transaksi ini, seseorang yang memiliki vocher gift atau kupon bisa membeli barang ke toko tertentu dengan kupon tersebut. Jumlah barang yang dibeli sesuai dengan nilai dan syarat-syarat terentu yang tertera pada kupon.

    6. Kartu Krecit (Credit Card)
    Transaksi menggunakan kartu kredit ini cukup simple. Pembeli hanya memberikan nomor kartu kredit ke pihak penjual dan pembayaran dilakukan oleh bank. Selebihnya, pembeli akan mencicil kepada pihak bank yang mengeluarkan kartu kredit tersebut untuk melunasinya. Sistem transaksi begini saat ini cukup tenar, terlebih banyak sekalin online shop yang menggunakan. Namun, harus berhati-hati dan sangat bijaksana salam menggunakan kartu kredit, agar tidak melulu mengandalkan kartu kredit tetapi pada akhirnya banyak tagihan dari bank.

    7. Rekening Bersama
    Rekening bersama atau yang sering disebut sebagai RekBer adalah sebuah jasa pembayaran uang yang bebas dan netral antara pembeli dan penjual. Cara melakukan transaksi tersebut ialah terlebih dahulu pembeli melakukan order ke penjual, kemudian pihak pembeli melakukan pembayaran ke penyedia rekening bersama. Selanjutnya penjual mengirim barang, dan setelah barang diterima dengan baik oleh pembeli, jasa rekber akan mengirim uangnya ke penjual. Cara ini memang belum terkenal, namun sangat cocok untuk transaksi jual beli secara online. Hal ini juga untuk mengurangi penipuan baik penjual yang tertipu maupun pembeli.

    8. Wesel Pos
    Wesel pos meruapakan jasa pengiriman uang dari seseorang yang ditujukan ke orang seusai dengan alamat yang diberikan dengan melalui post. Pengirim memberikan informasi yang akurat mengenai nama dan alamat yang benar tentang siapa yang akan dikirim uang tersebut. Dan tentunya pengirim juga meberikan sejumlah uang yang akan dikirimkan kepada pihak pos tersebut. Mungkin saat ini jarang sekali ya transaki jual beli menggunakan wesel pos. Namun, cara ini dilakukan ketika pembeli barang tidak punya rekening, atau transaks online lainnya. Tentu saja dengan wesel pos lah yang bisa membantu. 

    9. e-Currency / Mata Uang Elektronik
    e-Currency atau yang sering dikenal sebagai uang elektrik merupakan melalui akun-akun mata uang elektrik yang tersedia di internet. Transaksi ini begitu mudah cepat hanya tinggal klik maka proses pembayaran selesai dilakukan. Lalu, jenis mata uang seperti apa ini? Dewasa ini, uang elektrik yang sudah terpercaya untuk melakukan transaksi adalah Paypal, Kaspay, Payza, dan lainnya.

    Nah, itulah beberapa metode pembayaran dalam transaksi jual beli. Lebih mudah dan akurat yang mana? Itu tergantung kebutuhan, ketika tempat yang dituju dekat, tentunya COD menjadi pilihan, kalau tempat penjualannya jauh, lebih baik menggunakan transfer bank atau sistem pembayaran yang lainnya. Semoga bermanfaat, mari kita belanja. #eehhh ^_^

    Category: articles
    Eri Udiyawati
    Hello, Guys..

    Kali ini aku mau review film yang beberapa bulan lalu aku tonton. Dan jangan protes, dulu pas pertengahan April, aku sok sibuk, jadi boro-boro nulis panjang kali lebar ngereview film. Ini baru sempet. Dan film yang aku review, yeah, film apalagi kalau bukan Fast and Farious 8. Dari beberapa ulasan banyak yang mengatakan filmnya bisa ketebak dan mengecewakan. Benarkah begitu? 

    Review :
    Dom dan Letty sedang menikmati liburan atau tepatnya honeymoon di Havana, Kuba. Seperti biasanya, dia menghabiskan waktu untuk balapan mobil. Kali ini karena sepupu Dom yang membuat ulah. Beruntung saja, lawan balapnya orang baik dan memegang teguh sebuah kehormatan. Sesuai balapan (yang mengharuskan mobil tua sepupu Dom hancur dan masuk ke laut), Dom melanjutkan untuk berbulan madu dengan Letty. Mereka berdua menikmati pemandangan dan malam indah di apartemen mewah kota. Pagi itu, Dominic Toretto tampil sangat elegan. Berjalan menyusuri blok-blok bangunan. Dia menjinjing tas kertas dan terselip ada sekuntum mawar merah. Ah, tentunya itu untuk Letty, istri tercintanya. Dalam perjalanan, ia berhenti, melihat seorang wanita yang terlihat susah memperbaiki mobilnya. Dom menghampiri dan mengecek kerusakan mobilnya. Namun, tak disangka, itu sebuah jebakan. Wanita itu sengaja mencopot sakla benrsin agar bisa menghenitkan Dom dan menghampirinya. Bahkan, beberapa kedai kopi dan toko lainnya sengaja dibuat tutup olehnya agar Dom melewati jalan tersebut.

    Wanita itu memberikan sebuah ponsel kepada Dom, memintanya untuk bekerjasama dan berkhianat dengan teman-temannya, bahkan istrinya. Dom termenung. Bahkan sampai di apartemen pun dia masih termenung. Memikirkan apa yang sebenarnya dimau oleh wanita berambut panjang nan pirang itu.

    Di sisi lain Luke Hobbs, menerima perintah untuk mengambil kode senjata EMP di Berlin. Dia menyanggupi dan langsung menghubungi Dom. Setuju. Seperti biasa, Dom, Letty, Tej, Roman dan Hobbs, serta kehadiran baru si cantik Ramsey, bekerjasama di Berlin untuk mendapatkan benda kecil tersebut. Hobbs yang membawa benda itu. Saat mereka berpencar, Dom langsung menyenggol keras mobil Hobbs hingga terjungkal. Hobbs tak percaya Dom membelot dan mengambil benda penting itu. Mirisnya dia kabur dan sudah ada pesawat yang sedang menunggunya.

    Dom bergabung dengan wanita yang dipanggil Chiper. Dia ingin membuat Dom menjadi sosok penjahat yang penuh kebebasan. Hal itu pun dia lakukan dengan menyandera Elena dan Bayi kecilnya yang dinamai Marcus (nama tengahnya). Itu buah hati Elena dan Dom. Ancamannya sangat mengerikan, jika tidak menuruti, Elena atau Bayinya yang mati.

    Dan hal itu pun terjadi ketika Dom berhasil merampas kode nuklir namun diambil Letty. Sedangkan yang berhasil mengambilnya adalah Rhodes-kekasih Chiper. Karena hal itu, saat kembali ke pesawat, Elena ditembak di depan Dom.

    Sementara itu, Letty dan teman-temannya berusaha untuk mencari keberadaan Dom. Dengan kecerdikan Ramsey, Nobody, mereka berpendapat bahwa Dom dan tim Chiper akan mengambil kapal selam milik Rusia yang telah dibajak oleh sindikat radikal. Dan perkiraan itu pun benar. Tak ambil waktu banyak lagi, mereka segera ke Rusia. Dibaluti dengan jaket tebal karena tempat itu merupakan hamparan salju.

    Dari kejauhan, mereka melihat kedatangan Dom menuju kapal selam, dengan gelombang EMP yang dia curi ketika di Berlin, maka penjagaan dan serangan dari udara pun mati, tiada daya. Setelah Dom pergi dari kapal selam itu, Hobbs dan rombongan menuju kapal selam. Tej, Roman dan Nobody small mencoba mencari chip yang bisa mengaktifkan nuklir. Sedangkan Ramsey mencoba meng-hack kapal selam agar tidak jadi berjalan. Namun, tak disangka, Chiper dari atas pesawat lebih cerdas untuk mengendalikan kapal selam dan memblock akses Ramsey, yang membuatnya gagal menghentikan kapal selam. Mereka pun bergegas.

    Sedangkan di darat, Rhodes mati dibunuh Dom-yang akhirnya dia kembali ke tim mereka. Membantu mereka menyelamatkan diri dari serangan yang dikirim Chiper sebelumnya, serta yang paling bahaya, tembakan rudal dengan mengincar suhu panas. Dengan berani Dom memancarkan api pada mobilnya, sehingga rudal itu mengejarnya, namun dengan kecerdikannya dia berbalik arah menuju kapal selam, dan yang meledak tentunya kapal selamnya. Di dalam pesawat, Chiper tak menyadari, bahwa ada dua orang yakni Dekcard dan Owen Shaw untuk mengambil anaknya Dom. Pertempuran di dalam pesawat pun terjadi yang membuat Chiper melarikan diri menggunakan parasut.

    Dan pada akhirnya mereka selamat. Saat terakhir, Dom mengenalkan putranya, dan diberi nama 'Brian'.


    Kesimpulan :
    Dari beberapa review yang aku baca memang benar adanya, bahwa film ini mudah ditebak. Hal yang sangat mencolok adalah ketika Deckard ditembak oleh Dom. Di adegan tersebut, Deckard langsung tersungkur dan dianggap meninggal. Padahal kalau film pemeran utamanya meninggal begitu tentu saja jadi kurang seru. Dan yang paling membekas adalah sifat dari Dom, dia yang sangat mencintai Letty dan keluarganya, tak mungkin berkhianat begitu saja, tentu saja dia akan memikirkan segala cara agar bisa bebas dari Chiper. Salah satunya dengan cara menemui Mami dari Deckard dan Owen.

    Untuk keseruan film yang cukup menegangkan tentu saja pada saat di New York, di mana semua mobil berjalan sendiri untuk memblock Perdaa Menteri dari Rusia, tumpukan mobil terlihat seperti sampah. Selain itu, di saat-saat terakhir film, ketika mereka di tengah salju diserang beberapa rombongan dengan rudal, bahkan Tej merelakan mobil Lambo orange untuk tenggelam di dalam salju yang mencair.

    Ya, begitulah kiranya review film FF8 dari aku, semoga di FF9 filmnya jauh lebih bagus dan tidak mudah ditebak.

    Category: articles

    Wednesday, September 13, 2017

    Eri Udiyawati
    Saat ini kendaraan semakin padat. Banyak orang yang mengeluh akan kemacetan. Dan sebagian enggan untuk bepergian hanya untuk menghindari macet. Dengan alasan seperti itu, dewasa ini kian menjamur belanja melalui online. Hal itu memang dinilai lebih mudah, praktis, dan hanya menunggu barang datang saja. Selama alamat tinggal kita lengkap dan benar, sang kurir pastinya tidak akan salah kirim barang dan tidak akan nyasar.

    Well, saat ini memang sudah menjamur jual beli secara online, tak terkecuali yang baru hadir situs belanja online duahari.com. Dengan mengusung tema shop online accesories, ternyata duahari mampu menyediakan berbagai kebutuhan pelanggan, baik untuk elekronik hingga perlengkapna rumah tangga.

    Sebelum membahas lebih jauh tentang apa yang dijual oleh duahari.com, ada baiknya kita mencari tahu terlebih dahulu, apa itu duahari.com? Sepertinya baru dengar ya?

    Situs belanja online ini memang belum lama lahir. Meski begitu, jangan takut dan ragu untuk membelinya, karena duahari juga bekerjasama dengan beberapa pihak untuk membuat senang para pelanggannya. Seperti halnya untuk transaksi pembayaran, bisa melalui transfer antar bank baik melalui ATM, M-Banking, Internet Banking dan lainnya, bahkan bisa menggunakan cicilan dengan bunga 0% serta uang elektronik. Sedangkan untuk pengiriman menggunakan jasa pengiriman terbaik yang ada di Indonesia, yaitu JNE, J&T, NCS, RPX, ATRI, ADX, Etobee, First Logistic, NEX, Primatama, SAP, dan TIKI.

    Lalu, apa saja yang dijual oleh duahari.com? 

    Duahari.com sangatlah lengkap untuk menyediakan segala jenis kebutuhan pelanggan, di antaranya :

    1. Barang-barang Elektronik
    Saat ini, pencarian barang elektronik kian meningkat dari berbagai kalangan, baik perorangan maupun usaha. Untuk itu, duahari menghadirkan barang-barang tersebut untuk memenuhi permintaan pelanggan, dengan harga terrjangkau dan tentunya dengan jaminan kualitas.

    2. Akesoris Handphone dan Tablet
    Untuk mempercantik tampilan smarthpone atau tablet, saat ini banyak sekali caranya. Salah satunya dengan menggunakan aksesoris. Dengan berbagai model dan tipe, kini hadir bermacam-macam pernak-pernik untuk memperindah tampilang handphone atau tablet.

    3. Kebutuhan Rumah Tangga dan Dapur
    Kebutuhan rumah tangga yang jarang dijual secara online, kini hadir lengkap di duahari. Saat ini kita tak perlu pusing lagi perlengkapan dapur yang harus diganti.

    4. Peralatan Olah  Raga
    Bagi yang mengatur diet dan bingung mau berolah raga bagaimana, kini ada jawabannya. Karena di duahari menyediakan berbagai perlengkapan dan peralatan olah raga yang sangat lengkap.

    5. Barang-barang lainnya
    Di sini, banyak sekali barang-barang yang bisa melengkapi kebutuhan sehari-sehari. Bahkan barang-barang yang hanya untuk memenuhi kegemaran. Seperti pancing, sepatu roda, peralatan camping dan lainnya.
    Sebebelum belanja, jangan lupa untuk register dulu ya.

    Nah, itulah barang-barang yang bisa didapatkan di duahari.com. Lengkap dan mudah. Untuk teman-teman yang mau belanja di duahari, jangan lupa register dulu ya. Hal ini juga penting untuk informasi alamat dan data pembeli, selain itu, ketika ada pormo langsung dikirim ke email.

    Demikian yang saya ceritakan, semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam ^_^
    Category: articles

    Wednesday, August 16, 2017

    Eri Udiyawati
    Sekarang ini kebutuhan listrik setiap masyarakat akan bertambah banyak apalagi semakin banyaknya produsen barang-barang elektronik yang menciptakan alat baru. Selain memang mengikuti perkembangan teknologi, alat canggih juga dapat membantu para ibu-ibu rumah tangga khususnya untuk melakukan kegiatan keseharian. Sebagai pengatur rumah tangga tidak perlu khawatir untuk kesulitan dalam pembayaran biaya listrik, karena pemerintah telah menciptakan sistem bayar PLN online yang lebih praktis. Bukankah kemunculan semua alat serta sistem yang diberikan semakin membuat orang-orang lebih merasa dimanjakan. Bisa Anda bayangkan sendiri jika semua kegiatan mudah dilakukan dengan alat tenaga listrik dan sistem online.

    Mulai dari lampu penerangan, kulkas, televisi, rice cooker, mesin cuci, setrika dan masih banyak lainnya yang menggunakan daya listrik cukup banyak. Tetapi para produsen alat elektronik juga bukan hanya menciptakan alat canggih, mereka juga melengkapi alatnya dengan sistem hemat listrik. Bisa dilihat banyak sekali barang elektronik yang ditawarkan dengan keunggulan pemakaian daya listrik yang sedikit. Dengan begitu masyarakat sebagai konsumen akan lebih banyak tertarik untuk menggunakan karena dapat lebih menghemat biaya. Tetapi mau tidak mau dengan semakin banyaknya alat listrik canggih mengharuskan masyarakat memiliki daya listrik yang cukup.

    Mungkin ada beberapa dari masyarakat yang masih menggunakan daya listrik rendah, padahal peralatan dirumah semakin banyak. Dengan begitu Anda dapat melakukan penambahan daya sesuai dengan ketentuan. Penambahan daya dapat dilakukan secara langsung ataupun online, berikut ini langkah-langkahnya:

    Pertama, untuk memudahkan prosesnya Anda dapat menghubungi pihak PLN terlebih dahulu, tentunya tanyakan kelengkapan berkas yang perlu disiapkan juga dana yang dibutuhkan.

    Kedua, Kumpulkan dokumen seperti surat-surat atau file data diri yang diperlukan.

    Sebenarnya secara data yang dibutuhkan kurang lebih sama dengan saat pengajuan awal penghubungan listrik. Bukan hanya untuk bayar PLN di toko online saja yang dapat dilakukan, untuk hal penambahan daya juga dapat dilakukan secara online. Yang membedakan tentu biaya yang dibutuhkan antara keduanya. Jika Anda tertarik untuk melakukan penambahan secara online, dibawah ini langkahnya:

    1. Sebelumnya Anda harus mengetahui situs resmi milik PLN, kemudian buka situs tersebut.
    2. Setelah Anda membukanya tampilan pada halaman utama akan ada beberapa pilihan. Yang akan Anda lakukan penambahan, jadi pilih pada tulisan penambahan daya.
    3. Kemudian Anda diminta untuk memasukan nomor pelanggan atau ID meter yang terdapat dirumah Anda, tekan next atau enter dan tunggu sampai dengan muncul informasi kelengkapan data diri dan listrik Anda.
    4. Selanjutnya pilih pada ikon penambahan daya, dan isi identitas Anda sesuai dengan kolom yang diminta pada layar. Jika memang identitas Anda telah sesuai dengan data pelanggan bisa langsung mengcopynya.
    5. Lalu lakukan pengisian perubahan daya yang Anda inginkan, dari penambahan maupun penurunan bisa dilakukan dan sesuaikan kebutuhan.
    6. Selanjutnya akan muncul sejumlah angka untuk nominal yang harus dibayarkan, jika akan menurunkan tentunya tidak dikenakan biaya.
    7. Anda yang akan melakukan penambahan harus bersedia untuk diganti dari sistem pasca bayar ke sistem prabayar.
    8. Selanjutnya setelah Anda selesai melakukan pengisian, selang beberapa waktu pihak PLN akan mengirimkan email yang meminta Anda untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut.
    9. Setelah Anda melakukan konfirmasi, selanjutnya Anda akan diberikan kode untuk membayar biaya. Pembayarannya dilakukan ditempat sama seperti melakukan bayar PLN online, misalnya kantor pos, supermarket atau tempat lainnya. Dan setelah pembayaran biaya dilakukan, akan dilakukan penambahan sesuai lokasi diawal.


    Nah, gimana? Mudah dan praktis, kan? Jadi kita enggak perlu pusing dan ribet ketika bayar tagihan listrik maupun mau menambah daya.
    Category: articles

    Monday, August 14, 2017

    Eri Udiyawati
    Manusia..
    Pada dasarnya tercipta dari tanah
    Pun akan kembali juga menjadi tanah
    Dan pada masa menikmati keindahan duniawi
    Mereka sering lupa dari mana asal tercipta

    Keadilan tak lagi ada
    Kasih sayang telah sirna
    Hanya acuh dan cibiran yang menjelma
    Berhari-hari menguntai menjadi nyanyian
    Nyanyian yang mampu menikam hati
    Nyanyian yang bisa menggores luka di dasar sanubari

    Kadang kuberpikir, adilkah ini, Tuhan?
    Mengapa semua terjadi padaku
    Kapan ini berakhir?
    Tanyaku menahan sesak

    Rasanya, ingiku ledakkan semua yang telah membara di dalam kalbu
    Menghancurkannya hingga luluh berkeping
    Tiada tersisa
    Namunku tak sanggup, aku tak bisa

    Biarkan saja perang terjadi di dalam hatiku
    Biarkan saja aku yang merasakan sakit ini
    Iya, biarkan saja, semua ini terjadi
    Karena kusanggup

    Karena aku pernah melewati jalan setapak berduri
    Yang lebih mengerikan dari pada ini
    Karena aku pernah terombang-ambing di tengah laut
    Dengan hujan badai
    Sendiri, sunyi, mencoba mengumpulkan puing-puing hatiku yang berserakan
    Dan karena aku pernah sendirian berjalan menyusuri lorong yang gelap
    Dan semua itu telah kulewati sendiri

    Karena aku, pernah mengalaminya
    Category: articles

    Friday, August 4, 2017

    Eri Udiyawati
    Terkadang, melihat mereka yang di depan begitu ramah, sopan dan penuh senyuman. Tetapi, pas di belakang, senyuman itu berubah menjadi sebuah cibiran dan sinisan. Dan terkadang, karena sudah terbiasanya, hal itu terulang-ulang terus, berkali-kali, tanpa merasa bersalah. Sisi egoisme menguat, bahwa diri sendirilah yang paling benar, yang lain salah.

    Ah, manusia, terkadang lidahnya itu jauh lebih pahit ketimbang brantawali. Terkadang ada juga yang pikirannya lebih picik dari seekor serigala yang terus meraung-raung. Dan orang seperti itu ada dalam kehidupanku.

    Terasa aneh rasanya, sudah sekian lama aku menghadapi orang-orang yang semacam itu. Begitu manis ucapan dan senyuman di bibirnya. Begitu membuaikan, bahkan ketika ada orang yang mendengarnya bisa langsung membius dan membuatnya melayang tinggi.

    Dan manusia seperti itu pun ada di dunia, ada dan nyata. Entahlah, atau mungkin aku yang terlalu baper ketika berpaspasan dengan orang sejenis itu. Ya, mungkin aku yang sedang mengedepankan rasa, sehingga nyinyiran mereka terasa nancep di hati. Padahal, biasanya aku manusia yang paling cuek yang tak pernah peduli dengan kata-kata orang lain.

    Itu salah satu senyum palsu yang kadang bisa memancing emosi dan mengganggu konsentrasi. Untuk menghadapi orang seperti ini memang harus kuat mental, seperti :

    1. Bersabar
    Rasa sabar memang sesuatu yang sulit, terlebih ketika hati dan otak sudah mendidih, bisa buat kopi atau teh panas. Namun, ini cara yang sangat ampuh untuk menghadapi manusia yang doyan nyinyir.

    2. Cuek
    Bersikap bodo amat terkadang baik juga. Terserah apa kata orang, hidup gue yang jalanin kok, susah gue yang nanggung juga, dan kalau seneng juga gue yang nikmatin. Sadis emang sikap ini, tapi dari pada bentar-bentar baper ya? Tapi, dipikir-pikir, sadisan mana coba? Sadis yang nyinyir, atau yang cuek?

    3. Tabah dan Tegar
    Sakit hati, emosi, dan lainnya kalau mendapat cibiran itu hal wajar, yang penting tetap tabah dan tegar. Enggak usah ikut maki-maki orang yang nyinyir, biarkan mereka seenaknya berkata. Toh, Tuhan tidak pernah tidur. Tuhan terus menyaksikan, mendengarkan dan merasakan apa yang dialami semua umatnya, tanpa terkecuali.

    4. Tinggalkan saja
    Kalau sakit hati udah enggak tertahankan, mending pergi aja, mau dibilang apa lagi, cengeng dan lainnya, peduli amat lah. Lebih baik menghindari hal-hal begitu, demi kewarasan jiwa, otak dan jantung. Dianggap pengecut ya sok atuh, enggak masalah. Yang penting kondisi jasmani dan rohani kita tetap sehat.

    Nah itu, senyum palsu yang bisa menusuk dan bikin orang lain kurang nyaman. Tapi, apakah setiap senyum palsu begitu? Tidak juga, ada juga senyum palsu yang lain. Senyum itu selalu memberi kebahagiaan orang lain, selalu berusaha ceria di setiap kesempatan bersama orang-orang; siapapun mereka. Namun, seketika waktu, saat ia sendiri, hening dan sunyi, dia akan menitihkan air matanya.

    Senyum yang biasa ia sebarkan, hanyalah seutas pemanis bibir, dan rasa menghargai dan menghormati dirinya sendiri terhadap orang lain. Karena tak mungkin ia tampakkan wajah murungnya pada setiap orang. Karena tak mungkin rasa sedihnya ia bagikan begitu saja.

    Dia lebih menyukai menangis sendiri, untuk sedikit menghilangkan rasa sesak di dadanya. Dan tangis itu, bukanlah air mata buaya yang bertujuan untuk merayu. Bagaimana disebut air mata buaya, ia pun menangis sendirian. Kalau pun ada yang bertanya, ia hanya mampu menjawab, "Gak apa-apa," "Semuanya oke," "No problem, I'm fine,"

    Dan begitulah manusia, ada yang hitam dan putih. Semoga aku bukan termasuk dari golongan orang-orang yang suka mencibir, nyinyir, menggunjing dan berbicara seenak kata pada orang lain. Dan kalaupun aku begitu, tegurlah aku, ingatkan aku, teman-teman.


    Selamat hari Jumat, semoga keberkahan selalu menyertai kita.
    Category: articles

    Monday, July 17, 2017

    Eri Udiyawati
    Yeah, akhirnya, saya enggak galau lagi, hihihihi

    Mungkin akhir-akhir ini banyak yang bertanya-tanya, "Kok, blog erycorners.com sepi ya? Biasanya bisa posting sebulan sampai 5 artikel, tapi bulan kemarin cuma 1 aja," berasa jadi orang yang punya fans.

    Ya, harus kuakui dua bulan terakhir blog saya sepi bahkan bisa dikatakan udah lumutan. Bulan kemarin memang sedang sibuk-sibuknya menyiapkan segala sesuatu yang spesial, yaitu pernikahan kami. Al hasil, blog dan sejenisnya, saya lupakan sementara. Dan ternyata, menikah itu gak semudah membalikan telapak tangan, ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan, dan harus daftar ke KUA dan sebagainya.

    Dan ini adalah kerempongan saya kemarin saat menjelang hari-hari pernikahan, ada beberapa hal yang memang wajib disiapkan, diantaranya :

    1. Fotocopy KTP calon pengantin
    2. Fotocopy ijazah calon pengantin
    3. Fotocopy keluarga calon pengantin
    4. Pas foto 4 x 6 : 2 lbr
    5. Pas foto 3 x 4 : 2 lbr
    6. Surat keterangan ke RT RW Desa setempat
    7. Formulir yang disiapkan di Kelurahan / Kantor Kepala Desa
    8. Penyocokan berkas-berkas di KUA
    9. Biaya menikah (kalau menikah di rumah dan atau tempat selain KUA ada tambahan biaya yang lumayan).

    Untuk masalah berkas-berkas tersebut, gak bisa terlewatkan. Dan ternyata mengurus berkas tersebut, aku tidak bisa hanya sehari dua hari saja, saat ini ada beberapa hal yang 'ndilalah' ada aja kurangnya.

    Setelah berkas komplit, tinggal deh menunggu dan menghitung hari. Bawaan diri pengen santai, rupanya otak, hati dan jantung rasanya berdetak lebih kencang dari biasanya. Menyeret seluruh konsentrasiku terganggu dan sering gagal fokus di kantor. Semakin hari semakin dekat saja dengan hari spesial itu, ternyata kesehatanku ambruk, susah makan, kalau malam badannya panas. Hufft, ada-ada saja deh. Beruntungnya, pas Hari Kamis, 06 Juli 2017, saya sehat, meskipun calon pengantin laki-laki saat itu kondisi kurang sehat. Tapi, Alhamdulillah, acara ijab kabul dan resepsinya lancar.
    Kalau begini, ketahuan siapa yang makannya banyak :D :D

    Finally, gue nikah juga, wkwkkwkwkwk, enggak jomblo lagi. Eitss, jangan pada baper, karena jodoh itu akan datang di saat dan di waktu yang tepat. Untuk menunggu jodoh yang baik, lebih baik juga mempersiapkan diri, memperbaiki diri, berusaha menjadi pribadi yang pantas dan lebih baik. Itu sangat penting. Karena jodohmu, adalah cerminan dirimu.

    Baca juga : Buang Status Jomblomu dengan 6 Cara Berikut Ini!

    Ya, begitu, saya suka me time tiduran, ternyata dia juga suka. Saya suka menghabiskan waktu gak jelas di depan laptop, ternyata dia juga lebih parah. Hihihihi.. Saya suka jalan-jalan enggak jelas, ternyata suami juga oke-oke aja, ke mana pun mau pergi yang penting berdua, hahahaha. Itu contoh kecil persamaan kami, dan masih banyak hal lain yang kadang bikin kita tertawa terkekeh karena hal sepele. Hihihihi, ternyata begini yaa..

    A post shared by Ery Espania Udya (@es_pania) on

    Kencan pertama setelah menikah, hihihihi

    Oh ya, buat kalian-kalian yang sedang merencanakan pernikahan, ada beberapa hal yang memang harus dipersiapkan, seperti :

    1. Mental dan hati yang kuat
    Mau menikah tapi masih ragu? Hah, mending gak usah deh. Ketika seseorang memiliki niat menikah, sudah sepantasnya memiliki mental dan hati yang kuat untuk terus mewujudkannya. Karena, dalam perjalanan menuju hari yang sakral, ada saja godaan dan cobaan yang mengganggu. Kalau enggak kuat mental ya hanya makan ati saja.

    2. Jaga kesehatan
    Hal ini juga sangat penting. Jelang hari spesial itu tenaga, pikiran dan waktu sangatlah terkuras. Bahkan, sampai telat makan dan sering lupa makan. Kalau enggak jaga kesehatan, bahaya loh, takutnya pas hari H-nya, malah jatuh sakit.

    3. Jangan stress, kelola hati dan pikiran sebaik mungkin
    Ya, memang, mau dikata apalagi, mau menikah pasti banyak hal yang dipikirkan. Yang undangan, yang souvenir, yang rias pengantin, ini dan itu segala macam menjadi satu. Tapi, harus diingat juga, jangan menguras otak untuk memikirkan hal-hal begini. Lebih baik langsung action dan jalani prosesnya. Ini bertujuan otak gak terlalu berat mikirnya.

    4. Dana
    Sangat bohong jika bilang menikah itu bisa gratis. Mau sesederhana apapun acaranya, menikah itu tetap ada dananya. Dari menyiapkan berkas, ini dan itu. Meski acaranya hanya Walimahan saja, tetaplah perlu dana, karena, setelah ijab qabul, ada Walimatul Usry, dan itu kita yang menyajikan hidangan makanan. Jumlah tamu yang datang tentunya sudah diperhitungkan siapa saja yang diundang. So, ada rencana menikah? Menabunglah...

    Ya, begitulah kira-kira hal-hal utama yang harus dipersiapkan sebelum menikah. Dan segala sesuatunya kembali ke diri sendiri, niatnya bagaimana. Kalau sudah ada niat yang pasti, pasti Tuhan menuntun jalannya, pasti ada kemudahan, kita tinggal berserah diri, berusaha dan pasrah.

    Jadi, udah siap menikah? Hehehe....

    (Sekarang berani ya ngomong gitu, tahun-tahun lalu, boro-boro begitu, yang ada galau akut) wkwkwkwkwwk.

    Baca juga : Ini Dia, 5 Alasan Mengapa Harus Berterima Kasih Kepada Mantan yang Telah Menyakiti


    Kencan kedua, jauh-jauh ke Purworejo cuma mau menikmati dawet item, dan ujung-ujungnya makan di Kedai Kebun

    Dan, tak lupa kepada seluruh keluarga besar, kerabat, sahabat, teman-teman semua, kami ucapkan terima kasih atas support, bantuan, doa dan segala bentuk dukungannya. Sehingga kami bisa menikah tanpa ada halangan apapun. Terima kasih untuk kalian semuanya, akhirnya, Founder blog www.erycorners.com dan www.travelingku.net serta chater mirc menikah juga. Hal ini juga sebagai salah satu bukti, bahwa diri gue ini masih normal, dan cinta ke seorang pria, bukan ke komputer atau laptop, hahahha *ketawa jahat.

    Pernikahan kami juga tak lepas dari doa-doa kalian semua. Kali ini pun saya tidak akan pernah berhenti meminta dari kalian, semoga kami segera mendapatkan keturunan, anak-anak yang mampu membahagiakan keluarga, orang lain, berguna bagi agama, bangsa dan negara.

    Baca juga : Resolusi Istimewa Inginku Wujudkan di Tahun 2017

    Tiada hal yang mustahil dari sebuah kekuatan doa. Sekali lagi, terima kasih kami ucapkan untuk semuanya. :)
    Category: articles