Thursday, November 23, 2017

    Eri Udiyawati
    Justice League
    Screenshot from Google Image
    Haii Guys..

    Akhirnya aku bisa nonton film lagi, setelah beberapa bulan mangkrak di rumah saja. Hehehe, kebetulan kemarin berhasil nonton Justice League yang in banget di bioskop. Memang film ini enggak jauh-jauh ya ceritanya tentang pelindung bumi melawan kejahatan yang merajalela. Review lengkap di bawah ya..

    Awas Spoiler Alert...!
    Sinopsis :
    Diawali dengan 'serangga allien' yang besar mencoba menyerang Batman. Tentu saja sang manusia dengan pakaian kelelawar itu menang, mampu menahan serangga raksasa itu di dinding. Namun, serangga itu meloloskan diri dan meninggalkan jejak yang berupa gambar kotak pada dinding tersebut.

    Bruce segera kembali ke markas dan membahasnya dengan Alfred. Bahwa musuh telah datang di bumi dan harus segera membentuk tim.

    Di sisi lain, Diana yang merupakan Wonder Woman mencoba mencegah perampokan dan pembunuhan masal oleh beberapa teroris yang sedang beroperasi.

    Kemudian Bruce mendatangi pemukiman Arthur Curry atau yang dikenal dengan Aquaman, karena dia bisa berenang dan menyusuri luasnya lautan, bahkan mampu mengerti bahasa air dan ikan yang ada di dalamnya. Bruce meminta Arthur untuk mencari tahu, musuh seperti apa yang datang dari planet lain. Sempat terjadi perdebatan, namun akhirnya Arthur mau menyelam, dan Bruce kembali ke markas.

    Hal selanjutnya adalah mencari 'manusia super' untuk membentuk tim. Bruce membidik Barry Allen yang memiliki kekuatan super cepat atau flash. Pemuda remaja yang sering ke penjara untuk membesuk ayahnya yang menjadi tahanan karena membunuh istrinya (ibu Barry).

    Selain Barry, Bruce juga mengincar Victor Stone' untuk masuk ke timnya. Victor merupakan seorang anak dari Silas Stone, seorang ahli yang menghabiskan waktunya berjam-jam di laboratorium. Victor sebelumnya seorang atlet football di univeristas namun mengalami kecelakan hebat dan merenggut nyawanya. Namun, dengan keahlian sang ayah, Victor dihidupkan kembali dengan menggunakan sebuah 'kotak' yang dianggap memiliki sebuah kekuatan ajaib. Selain itu, tubuh Victor tersusun dari rangkaian-rangkain listrik (cyborg) atau manusia robot. Meski telah dihidupkan kembali oleh ayahnya, Victor tetap mengurung diri karena merasa dirinya sudah mati dan orang-orang tidak akan mau bersosialisasi dengan wujudnya yang mengerikan saat ini.

    Di kerajaan Amazon, salah satu 'Mohter Boxes' mulai bergerak, sang ratu dan para prajuritnya bersiap untu melawan sesuatu yang jahat yang nantinya tiba-tiba muncul. Hal yang ditakutkan hadir, yakni sesosok manusia luar angkasa Steppenwolf, yang merasa dilahirkan kembali hadir mencoba merebut 'Mother Box' dari bangsa Amazon. Peperangan terjadi untuk mempertahankan kotak berisi kekuatan tersebut. Namun sayangnya, bangsa Amazon tak mampu menandingi kuatnya monster Steppenwolf, sehingga kotak tersebut lepas dari Ratu Amazon dan menjadi milik sang monster.

    Segera mereka membuat upacara khusus untuk memanahkan api ke udara. Orang biasa memang tidak akan pernah tahu apa maksudnya, namun Diana tentu tahu apa maksud yang dikirimkan oleh sang Ratu Amazon. Segera dia menemui Bruce dan mengatakan bahwa memang ada bahaya yang sedang mengancam.

    Sedangkan Arthur Curry sang Raja Atlantis sedang menjelajahi lautan luas. Dia pun melihat bahwa kotak yang dilindungi oleh kerajaan bawah laut sedang diserang. Dia ikut membantu, namun pada akhirnya kalah juga, lagi-lagi Steppenwolf berhasil merebut kotak tersebut. Dan sudah ada dua kotak di tangannya.
    Official Heroes Trailer from Youtube

    Mother Boxes masih kurang satu, yang tersimpan rahasia oleh ras manusia. Monster Steppenwolf pun mencarinya, dia mengerahkan seluruh pasukan serangga untuk mencari, yang akhirnya menculik beberapa orang termasuk ayah Victor. Hal itu membuat Victor ikut bergabung dalam tim mereka. Peperangan di bawah Pelabuhan Gotham pun terjadi, Barry dengan satu per satu membawa tawanan yang diculik untuk dibebaskan, sedangkan Diana berhadapan langsung dengan Steppenwolf dan lainnya melawan para monster yang datang itu. Kumpulan serangga raksasa itu kalah, dan segera meninggalkan pelabuhan yang segera luluh lantak tersapu air. Dengan keadaan darurat itu, Arthur muncul untuk membendung air laut yang meluap. Dengan susah payah mereka berhasil kembali ke markas.

    Di dalam markas terjadilah perdebatan, karena memang mereka sangat kehilangan Superman yang sudah meninggal. Dan akhirnya ide gila Bruce untuk membangkitkan Superman dijalankan, malam hari Barry dan Victor menggali kuburan Clark. Dengan bantuan Mother Boxes yang ketiga dan ditambah sengatan listrik dari Barry, Clark hidup kembali. Ia langsung melesat dan keluar. Pandangannya masih kosong, sepertinya tak mengenal siapa-siapa, bahkan menyerang. Batman datang, dalam ingatan Clark pun masih ingat siapa Batman itu, dia marah dan hampir saja mengabisi nyama manusia kelelawar itu. Beruntung Lois Lane segera muncul dan menenangkan kekasihnya. Mereka pun kembali ke rumah yang sedang dalam lelang bank (rumah sudah menjadi milik bank dan sedang dijual).

    Ah, Clark kembali ke pelukan Lane, seutas senyum kebahagian pun mereka di antara mereka.


    Di sisi lain, Steppenwolf berhasil mengumpulkan 3 Mother Boxes. Dia pun mulai merajalela. Ribuan monster serangga berkeliaran dan membuat takut warga sipil. Tanpa bantuan dari Superman, mereka berangkat untuk ke ujung Rusia di mana kawasan nuklir terpasang. Bruce dengan baju kelelawarnya menerobos dinding markas Steppenwolf, mencoba membuat sirine tersendiri agar para serangga itu mengikuti dan meninggalkan pemukiman warga.

    Para petarung lainnya membantu untuk melawan para monster, Victor mencoba melepaskan Mother Boxes, Barry berlari menuju ke timur untuk menyelamatkan warga sipil, sedangkan Diana dan Arthur berperang dengan Steepenwolf. Pada saat keadaan genting, bersyukurlah Superman datang untuk membantu. Dengan begitu, pertempuran bisa diselesaikan dengan mudah. Mother Boxes pun bisa dipisahkan oleh Victor dan Superman. Dan yang terpenting, Steppenwolf dan kawan-kawan serangganya kembali ke angkasa luar atau planet lain di mana mereka berasal.

    Kesimpulan :
    Dalam film ini sudah jelas mengisahkan pertempuran para pahlawan bumi mempertahankan kedamain bumi dari ancaman bahaya lainnya. Dari alur ceritanya teratur dan tertata. Namun, sangat disayangkan kalau film ini kurang banyak kejutan dan terlalu mudah dalam menghabisi musuh.

    Diawali dengan bangkitnya Superman, mungkin ini lebih ke tema Superman is Back. Manusia keturunan Krypton itu memang selalu diidolakan masyarakat. Namun, dalam Justice League ini, harusnya adegan di mana Superman dibangkitkan sebaiknya pada sesi terakhir. Kenapa? Biar petualangan Bruce, Diana, Arthur, Barry dan Victor lebih seru, lebih bersusah payah untuk mengalahkan Steppenwolf.

    Kemudian, kelucuan Barry mampu memecah suasana serius para seniornya. Tingkah laku lucu dan jiwa anak-anaknya masih melekat sehingga tak jarang menimbulkan gelak tawa.

    Seperti film-film action lainnya, Justice League menyuguhkan perkelahian. Dan hal yang disayangkan, kenapa Superman harus sudah muncul dan membantu mereka, jika Superman belum mau membantu, sepertinya adegan perkelahian sengit akan lebih terasa. Bruce, Arthur, Diana, Victor dan Barry akan jauh lebih berusaha mati-matian untuk mengalahkan musuhnya.


    Tapi, di balik semua itu, sisi romantis Clark dan acuhnya Bruce terhadap perasaan memang menjadi bumbu tersendiri. Seperti Alfred bilang, kalau Superman juga bisa seperti manusia biasa, bisa bekerja, kencan dan jatuh cinta. Bahkan, ketika Diana akan berjumpa dengan Victor, Alfred berkomentar, “Akhirnya penghuni rumah ini akan ada yang berkencan,”

    Dan sisi tengilnya Bruce juga tetap ada, ketika dia ditanya Barry, “Apa kekuatanmu?” Jawabannya bikin ngakak para penonton, “Aku kaya raya,” jawabnya. Ya, ya, memang dia kaya raya, mobilnya juga kekinian banget. Ketengilannya juga enggak cukup sampai di situ, di sisi akhir film, ketika Clark bertanya, “Bagaimana cara kau menebus banknya?”

    Aku beli banknya,” jawab Bruce dengan senyum yang pengen aku cubitt-cubiittt gemes. Hahahhaa...


    Overall film ini patut ditonton untuk hiburan. Boleh juga membawa anak-anak, karena adegan dewasa enggak ada. Ooppss ada ding, ketika Clark mencium Lane. Romantis. 😀
    Category: articles

    Friday, November 10, 2017

    Eri Udiyawati
    Ah, rasanya itu luar biasa dan groginya pun enggak ketulungan.

    Jadi, pas hari Minggu, 29 Oktober 2017 kita mengadakan workshop untuk pelatihan blog. Alhamdulillah, pesertanya enggak jauh meleset dari yang sebelumnya sudah pada mendaftar. Pas info ini disebar ada 21 orang yang mendaftar, tapi pas hari H, yang hadir 18 orang. Ah, enggak apa-apa. Toh yang 3 orang karena memang ada acara keluarga dan lain sebagainya.

    Pas hari Minggu pagi, aku sama Pak Suami mulai rempong. Dari yang mengambil snack, menata ruang, nyiapin proyektor dan lainnya atau intinya gladi resik lokasi lah. Menginjak jam 9, satu per satu mulai berdatangan. Awalnya psimis banget. Takut cuma 5 orang saja yang ikut. Nah, pas jam 9.30 Alhamdulillah pada datang. Ya, enggak bisa marah ke mereka juga, karena alasannya memang sama dan logis, hujan. Minggu pagi di daerah kami hujan, jadi kebanyakan mereka menunggu reda terlebih dahulu.

    Setelah mereka berkumpul semua dan mendapatkan snack serta air mineral ukuran 600 ml, tepat jam 10.00 acara dimulai. Materinya memang untuk blogger pemula banget, dipandu oleh Febri Simon Laksono. Kita semua diajarkan bagaimana cara membuat blog dari awal. Jangan heran ya, kita di sini memang jarang banget yang bisa ngeblog, dan sebagian besar peserta juga masih awam, kita pandu step by step untuk ngeblog.
    blogger kelas teri
    Rasa tegang dan spanengnya emang terlihat sii :D

    Ada yang langsung mudeng, ada juga yang dari tadi menatap layar laptop. Bingung, gimana caranya. Pertanyaan-pertanyaan seputar awal pembuatan blog pun muncul. Dan tampang mereka pun sangat-sangat serius. Katanya sudah kayak mau ujian nasional aja. Tapi, yang patut diacungi jempol mereka serius dan mau belajar bagaimana cara membuat blog.

    Materi awal berakhir 11.30, kita break untuk istirahat, makan siang dan salat zuhur. Sambil makan siang kita juga tetap berdiskusi. Saling tanya jawab mengenai apa itu blog. Kita sangat memaklumi karena masih awam.
    blogger kelas teri
    Break dulu, nyantai dan ngobrol-ngobrol

    Setelah satu jam istirahat, kita lanjut untuk belajar. Mereka semua pada semangat, tapi justru yang mengantarkan materi yang groginya minta ampun. Iya, materi kedua saya sendiri yang menyampaikan. Merasa takut, was-was dan deg-degan pokoknya campur aduk deh.

    Dengan perasaan yang luar biasa grogi, saya pun maju untuk menjelaskan tentang bagaimana kita membuat blog. Melanjutkan dari apa yang sudah dijelaskan sebelumnya oleh Simon. Dari materi yang saya bawa, tentang kita-kiat berjualan melalui blog, bagaimana cara memasarkannya dan bagaimana cara aktif ngeblog.
    blogger kelas teri
    Rasanya itu, super grogi deh :D :D

    Rasanya memang bertolak belakang dari apa yang saya alami. Karena blog yang saya punya pun jarang terawat dan bukan blog jualan. Terlebih, saya bukanlah blogger kondang, hanya blogger yang suka menulis untuk menuangkan ide atau unek-unek di hati. Intinya, saya mah apa atuh, jauh dari profesional. Ibarat kata, bisa dibilang blogger 'Kelas Teri'. Hahahahaha.

    Well, tapi dalam tahap belajar kali ini kita tidak memandang siapa. Apalagi saya mengajak mereka untuk berdiskusi dan aktif tanya jawab. Beberapa pertanyaan pun muncul, ada yang bikin saya tertawa, bingung jawabnya, dan ada juga jauh dari topik.

    Mbak, kira-kira jualan apa ya? Yang cepat laris dan mudah bikin kaya?”

    Sontak kita ketawa semua, karena bapak yang melontarkan pertanyaan juga sambil tertawa. Namun demikian, saya coba menjawabnya dengan bijak, meskipun jawaban masih jauh dari harapan.

    Semua jualan membuat kita kaya. Yang penting itu niat dan kegigihan, ketekunan dan ketelatenan kita. Dan yang paling penting, barang atau jasa yang kita jual adalah sesuatu yang halal dan tidak melanggar peraturan yang ada,"

    Ketika kita membuka usaha, pastinya tidak langsung kaya, ada prosesnya. Rugi kadang juga menghampiri, tetapi kita harus yakin dan tetap tekun. Jangan lupa promosi juga ke teman-teman, saudara dan lainnya,” lanjut saya.

    Setelah jawaban saya yang cukup bijak, ada yang langsung melontarkan pertanyaan lagi.

    Mbak, saya sudah promosi ke mana-mana, tapi kenapa saya masih sering rugi? Kenapa enggak cepat sukses? Terus mereka yang baru buka usaha kok langsung ramai dan laris manis,”

    Aduh aduuh, ini mah pertanyaan makjleb. Kudu jawab opo? Karena memang pada kenyataan, di sekitar kita banyak yang sudah bertahun-tahun jualan, tapi enggak laku-laku sedangkan yang baru dagang langsung cetar membahana dan pesanan membludag. Memang sebuah pertanyaan yang cukup sulit untuk saya jawab, aselii saya bingung.
    blogger kelas teri
    Mencoba berdiri biar makin dekat untuk diskusi (alibi aslinya menghilangkan rasa grogi)

    Jangan berhenti untuk menawarkan produk kita. Tentu saja juga jangan nyepam (membuat spam). Selain itu, kita juga perlu belajar dan memahami apa si yang menyebabkan dagangannya enggak laku? Sudah promosi ini dan itu, tetap saja sepi. Berarti ada sesuatu hal yang kurang baik dan tidak tepat dalam berpromosi. Kita wajib memperbaikinya,” jawab saya, semoga benar.

    Selain pertanyaan tersebut juga masih ada pertanyaan yang lainnya, seperti halnya, “Apakah Mba Ery suka jalan-jalan? Saya lihat di blog www.travelingku.net ini isinya jalan-jalan dan kuliner. Saya punya Warung Mie Ayam Manalagi, apakah Mba Ery mau mampir juga?”

    Hahahaha, pertanyaan apakah ini? Tentu saya jawab, “Iya, Pak, tentu saya mau mampir dan menikmati Mie Ayam Manalagi buatan Bapak,”

    Tanya jawab selesai, kita lanjut praktek langsung pada blog. Mereka memang benar-benar baru di dunia blog. Bahkan ada yang baru membuat email di gmail.

    Tak terasa juga, waktu semakin cepat berlalu, sudah begitu hujan deras mengguyur. Al hasil, kita saling ngbrol dan kayak belajar kelompok, karena kalau bicara satu per satu suara enggak kedengeran meski sudah pakai pengeras suara.
    Dalam kesempatan workshop ini, saya sedikit memberikan tips-tips untuk teman-teman yang mau membuat blog khusus untuk berjualan.
    lukman belut
    MC Kondang kita :D :D

    Oh ya, hampir lupa juga, acara Workshop dan Pelatihan Blog ini dipandu oleh MC kondang seantera Purbalingga bahkan Barlingmascakeb. Beliau ini selain aktif di kegiatan sosial, kepemudaan dan lainnya; juga merupakan juragan belut. Yupz, beliau di rumah membuka usaha dagang khusus jualan belut. Cukup sederhana saja namanya, 'LUKMAN BELUT'.

    Selain itu, dari acara ini saya juga bisa belajar, bagaimana cara menghadapi banyak orang agar enggak grogi. Sedikit demi sedikit saya berhasil membunuh rasa takut dan malu untuk berbicara di depan umum begitu, meskipun aslinya cukup sering saya dipaksa maju ke mimbar untuk memberikan sepatah dua patah kata. Tetapi rasa was-was tetap ada.


    Semoga acara seperti ini akan terus ada. Dan yang terpenting, kita tetap belajar bersama dan saling support dalam kebaikan. :)
    Category: articles

    Friday, November 3, 2017

    Eri Udiyawati
    Hai, Guys..
    Selamat hari Jumat ☺

    Hmm, kali ini saya akan posting sesuatu yang santai tapi bisa mengajak flashback kita ke masa lalu. Tentunya seputar dunia internet, terkhusus chating. Okay, apakah kalian tahu tentang chating di mirc?

    Saya mengenal internet dari mirc, tiap pulang sekolah dulu mampir ke warnet buat chatingan. Seiring berjalannya waktu, saya makin kecanduan dan hingga kini pun masih suka menyambangi server mirc untuk chating dan menyapa teman-teman lama dan atau baru di dunia maya.

    Pasang surut pun pernah terjadi, terutama pas zaman-zamannya BBM masuk ke Indonesia, chatingan menggunakan Internet Relay Chat (IRC) itu sepi amaat. Hanya dedengkot saja yang tetap online. Selain itu, persaingan server pun marak, banyak mereka yang pecah dan mendirikan server sendiri.

    Aku pun mengalami gonjang-ganjing perpindahan server itu. Namun, karena sepi dan ada sesuatu lain hal, server yang pertama memang yang selalu di hati. Yess, aku stay di server allnetwork.

    Baca juga : Aku dan Allnetwork

    Dan, sebagai rasa terima kasih dan bersyukur karena Allnetwork sampai sekarang tetap exist, kami selaku penghuni setianya mengajak seluruh user untuk mengikuti event yang diselenggarakan Allnetwork.

    Event ini bertemankan #AllnetKeren, di mana user atau peserta bisa mengirimkan foto terbaiknya yang bertemakan 'Allnetwork'. Foto yang dikirimkan juga bebas kok, dengan ketentuan dan syarat sebagai berikut :

    1. Setiap user Allnetwork bisa mengikuti event ini.
    2. Nick sudah diregister minimal per 01 Oktober 2017.
    3. Foto yang dikirimkan bebas, tapi sopan, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
    4. Foto yang dikirimkan bertajuk 'Allnetwork'.
    Contoh :
    - Kegiatan bersama chater Allnetwork
    - Karya seni/doodle yang bertemakan Allnetwork
    - Foto sedang asyik chating di server Allnetwotk
    - Foto sesuatu yang paling berkesan dari Allnetwork

    Cara pengiriman :
    1. Setiap peserta mengirimkan foto melalui email dengan subjek : '#AllnetKeren_Nick'
    2. Ukuran foto maksimal 1 MB
    3. Dikirimkan ke email : event@allnetwork.org

    Periode event : berlangsung dari 16 Oktober - 30 November 2017.

    Pengumuman pemenang : 05 Desember 2017.

    Hadiah :
    Juara 1 : Rp 250.000
    Juara 2 : Rp 150.000
    Juara 3 : Rp 100.000

    Note : Seluruh penghuni boleh ikutan, kecuali dewan juri.

    Dewan juri :
    1. sdx aka Rudy
    2. arma aka Arma
    3. Mr_Boosen aka Rizky
    4. es_pania aka Ery

    Nah, buat kamu-kamu yang masih aktif chatingan, yuk segera foto dan kirimkan segera.


    Semoga beruntung 😁
    Category: articles

    Friday, October 20, 2017

    Eri Udiyawati
    Haii Guys, selamat hari Jumat. Sebentar lagi weekend, pasti semangat banget ya kayak anak remaja. Loh, kok anak remaja? Iyes, karena usia remaja merupakan usia yang memiliki emosi dan semangat yang meletup-letup.

    Dan berbicara tentang remaja, karena saking semangatnya terkadang mereka lupa kendali diri. Lebih menyukai kebebasan dan hidup denfan pilihannya. Tanpa disadari, kelakuan mereka bertentangan dengan pemikiran orang tua yang mengharuskan anak itu begini dan begitu.

    Terlebih anak muda zaman now, pengaruh dari sana sini begitu banyak, yang kalau enggak kuat iman, bisa-bisa terjerumus ke dalam lembah hitam. Kenakalan-kenakalan tersebut bermacam-macam variasi; dan yang menjadikan anak begitu, tak lain dan tak bukan orang tuanya sendiri. Bagaimana mereka mendidik anak, sudah baik, atau malah bersikap otoriter? Hal-hal kecil saja di rumah nampu membuat seorang anak berontak dan menentang. Mereka bukan tidak mau menghormati, melainkan lebih ingin dianggap dan diberi kepercayaan.
    Pic from Instagram My Generation Film

    Masalah-masalah lain pun banyak yang dihadapi anak remaja masa kini. Sehingga dari realita tersebut, seorang sutradara andal, Mba Upi membuat film yang bertajuk kehidupan anak remaja zaman now dengan judul My Generation yang diproduksi oleh IFI Sinema. Film ini merupakan tontonan segar yang akan membawa kita ke masa muda dulu. Sama kah kita dengan kenakalan yang dilakukan anak remaja saat ini?

    Di film ini mengisahkan empat orang anak SMA yang bersahabat dekat. Mereka ialah Zeke, Konji, Suki dan Orly. Di awal cerita, mengisahkan kegagalan mereka untuk pergi berlibur karena video yang mereka buat tersebar dan viral. Apesnya video itu berisikan protes mereka terhadap guru, sekolah dan orang tua. Akhirnya mereka dihukum tidak boleh pergi liburan.

    Karena tidak jadi liburan, akhirnya justru membawa mereka pada kejadian-kejadian yang memberi pelajaran sangat berarti dalam kehidupan mereka. Selain itu, dalam film ini menyuguhkan empat karakteristik yang berbeda dengan konflik yang dihadapi pun berbeda pula.

    1. Masalah kesetaraan gender
    Quote by Orly. Pic from Instagram My Generation Film

    Hal ini dialami oleh Orly. Karena dia seorang remaja perempuan yang kritis, pintar dan berprinsip. Dia mencoba memberontak akan kesetaraan gender dan hal-hal lain yang melabeli kaum perempuan. Salah satunya tentang keperawanan. Orly berusaha mendobrak dan menghancurkan label-label negatif yang sering diberikan kepada perempuan. Dan di luar itu, dia sedang bermasalah dengan ibunya yang single parent, yang sedang berpacaran dengan pria yang jauh lebih muda. Bagi Orly, gaya hidup ibunya tidaklah sesuai dengan umurnya.

    2. Krisis kepercayaan diri
    Quote by Suki. Pic from Instagram My Generation Film

    Sikap orang tua yang selalu berpikiran negatif pada anak, akibatnya bisa fatal. Karena orang tua tidak pernah memberikan kepercayaan terhadap anak. Padahal, hal semacam itu bisa mengakibatkan krisis kepercayaan diri, sebagaimana yang dialami oleh Suki. Seorang perempuan yang cool dan mencintai dunia seni. Ia mengalami krisis kepercayaan diri, dan berusaha menutupinya. Tetapi krisis kepercayaan diri yang dialaminya semakin besar ketika orang tuanya selalu berpikiran negatif terhadapnya.

    3. Merasa tak dianggap dan tidak diinginkan keberadaannya
    Quote by Zeke. Pic from Instagram My Generation Film

    Hal sepelik ini ternyata dialami oleh Zeke. Pemuda rebellious tapi juga easy going dan sangat loyal terhadap sahabat-sahabatnya. Namun, di dalam dirinya terjadi sebuah gejolak yang luar biasa. Selama ini dia memendam masalah yang sangat besar dan menyimpan luka yang dalam di hatinya. Dia merasa orang tuanya tidak mencintai dan tidak menginginkan keberadaannya. Zeke ingin menyembuhkan luka hatinya yang sudah lama terpendam, walau harus mengkonfortasi orang tuanya dan membuka pintu komunikasi yang selama ini terputus di antara mereka.

    4. Dilema pubertas
    Quote by Konji. Pic from Instagram My Generation Film

    Siapa sih yang enggak dilema pada masa pubertas? Hal itu pun dialami oleh Konji, seorang pemuda yang polos dan naif, tengah mengalami dilema masa pubertasnya, ia merasa ditekan oleh orang tuanya yang sangat kolot dan over protective. Hingga ada suatu peristiwa yang membuatnya shock. Dan akhirnya, membuat kepercayaan pada orang tua hilang dan balik mempertanyakan moral orang tuanya yang sangat kontradiktif dengan semua peraturan yang mereka buat terhadap Konji.

    Melihat dari karakter dan konflik yang mereka hadapi, film ini menyuguhkan banyak masalah yang dihadapi anak muda umumnya, sehingga kita bisa mengerti mereka begitu karena ada sesuatu.

    Dan dari melihat teaser dan trailer film My Generation yang sudah tersebar di Instagram dan Youtube, film ini bisa dikatakan ngeri-ngeri sedap. Dari cara berpakain, cara berbicara, dan kelakuan-kelakuannya memang akan membawa pro dan kontra masyarakat. Terlebih kita di Indonesia yang menggunakan budaya ke timuran. Tapi, kalau menurut saya pribadi, film ini memang benar-benar mencerminkan kehidupan anak remaja metropolis. Mereka menyukai tantangan, kebebasan dan petualangan.

    Namun, hal yang menarik dari film ini ialah mengajak orang tua agar bisa open minded. Biar bisa memahami dan mengerti apa yang terjadi pada dunia remaja saat ini. Sehingga mereka akan lebih mudah untuk memberikan pengertian dan arahan kepada anak-anaknya. Agar orang tua juga tidak menjadi orang tua yang otoriter dan ditakuti oleh anaknya sendiri. Tetapi menajdi orang tua sekaligus sahabatnya.

    Karena orang tua yang otoriter dan selalu mengekang anak, tidaklah baik, hal itu bisa menjadi boomerang ketika anak kritis dan membalikan perntanyaan kepada orang tuanya, atas sikap dan perilaku yang selama ini dicontohkan kepada anaknya sendiri.
    Para pemeran utama dalam film My Generation. Pic from Instagram My Generation Film

    Tentunya banyak hal yang menarik dan dapat dijadikan pelajaran dari film My Generation. Dan yang lebih menyenangkan juga, pemain utamanya menampilkan wajah baru semua di dunia acting. Aryo Vasco sebagai Konji. Alexandra Kosasie sebagai Orly. Lutesha sebagai Suki dan Bryan Langelo sebagai Zeke.
    Mba Upi, di tengah-tengah para pemeran utama film My Generation.


    Rasanya udah pengen banget nonton ini film, biar enggak hanya nge-judge katanya filmnya begini dan begitu, padahal baru lihat trailernya saja. Kalau udah nonton kita akan tahu, apa sih sebenarnya yang mau disampaikan oleh Mba Upi? Bahkan dalam menggarap film ini, sang sutradara melakukan riset terlebih dahulu selama dua tahun. Tentunya bukan film sekedar film yang menyajikan tontonan dan hiburan. Tetapi, sebuah film yang mengangkat realita yang ada saat ini tentang kehidupan anak remaja. So, jangan lewatkan, film My Generation akan mulai tayang di bioskop-bioskop pada tanggal 09 November 2017.
    Category: articles

    Wednesday, October 18, 2017

    Eri Udiyawati
    www.erycorners.com
    Photo take by Bangkit Wismo
    Hai, Guys.. Kalian tentunya kalau weekend pasti punya agenda buat ke mana gitu kan? Sama halnya denganku, pas Minggu, 15 Oktober 2017, aku ikut Workshop membatik di Desa Majapura, Bobotsari, Purbalingga.

    Kita sempet down pas awal-awal berangkat, karena tanya yang punya rumah, malah katanya mereka lagi ikut pameran batik di Wonosobo. Aku telepon dulu deh ke yang mengadain event ini. Berhubung koneksi internet tidak secepat di iklan (apapun providernya, karena di desa), telepon dan via Whastapp hanya menimbulkan miss comunication aja. Aku bilang ke suami, "Ya udah, Mas, kita pulang aja,"

    Nah pas suami lagi markirin motor, aku jalan kaki menyusuri setapak desa itu, ternyata ada seseorang yang melambaikan tangan. Dan dia orang yang mengadakan workshop batik ini. Haduh.. ternyata jarak rumahnya cuma beberapa meter aja, ngapain juga tadi telepon. Hiks hiks..

    Dan kami berdua adalah peserta yang paling awal datang. Ya memang belum waktunya si, kita lebih cepat datang 15 menit dari jadwal yang ditentukan. Nah pas jam 10, para ibu-ibu (ternyata kebanyakan pesertanya emak-emak) mereka datang. Yang membuatku salut, ternyata mereka berusaha datang tepat waktu, ini ciyus loh, mereka telat lima menit aja uda bilang, "Saya belum ketinggalan kan?" Salut deh sama mereka.

    Setelah kita semua kumpul, dimulai lah workshop membatik yang dipandu oleh Mbak Purwita yang sekaligus pemilik Galeri Purwita. Diawali dengan doa, kemudian dilanjutkan untuk memanaskan malam (sejenis lilin khusus untuk kain, bukan malam-malam kesepian yaks). Sambil menunggu malam sempurna panasnya, kita menggambar pola terlebih dahulu di selembar kain kecil berwarna putih. Awalnya gambar pakai pensil dulu gitu, biar nanti pas kasih malamnya mudah.


    Dan yang ditunggu-tunggu pun datang juga, saatnya membatik. Mula-mula kita mengambil malam dengan menggunakan alat yang dinamakan canting. Sebuah alat khusus untuk mengambil malam dan melukiskannya pada kain.
    Canting, alat untuk melukis/membatik di kain

    Dengan keuletan dan ketelatenan kita mulai membatik, tengok kanan dan kiri para emak itu jago sekali menggunakan canting. Malam tak mleber ke mana-mana. Beda banget dengan punyaku. Punyaku ituuu.. luar biasa bangettt, sumpaah luar biasa sekali blepotannya hahahaha.

    Lihatlah punya ibu-ibu hasilnya top banget

    Lihat karyaku, hahaha

    Malam yang sudah aku ambil dari canting itu berceceran ke mana-mana. Sudah begitu, membatik yang bagus kan kalau malam itu tembus ke bagian belakang kain. Nah, punyaku itu enggak, hikss hikss. Dan aku pun hanya ketawa melihat karya sendiri, hihihihi.


    Setelah menggambar (anggap saja begitu) dengan malam selesai, proses selanjutnya adalah mencelupkan kain pada air yang berwarna. Nah, pas kemarin ada dua kali celup, yang pertama kain dicelupkan pada warna hijau, yang kedua pada warna merah.

    Note : buat temen-temen yang mau mencoba, warnanya sesukanya aja ya, sesuai selera.

    Setelah proses pencelupan selesai, next step dikeringkan, alias dijemur. Setelah kering, kita masukan kain tersebut ke dalam air yang sedang mendidih. Nama istilahnya mlorot (membuat malam yang menempel pada kain). Sambil diaduk dengan alat bantu potongan kayu (ya iyalah pakai kayu, kalau pakai tangan bisa-bisa ikut meleleh deh, itu air mendidih :D) kita tunggu beberapa saat, sampai malam terlepas dari kain.

    Kemudian, proses yang terakhir yakni membilas atau mencuci kain tersebut sampai bersih. Kemduian dijemur hingga kering.

    Jreeeng.. terlihatlah hasilnya, pada bagus-bagus. Punyaku? Embuh banget.
    Lihatlah, karya mereka luar biasa... 
    Salut sama ibu-ibu yang pandai membatik.

    Oh, ya, buat temen-temen yang pengen motif lain, nanti diberi warna lagi, dengan catatan biar warna gak karuan, ada beberapa motif yang ditutuup malam lagi. Dan itu dilakukan terus menerus, berulang-ulang sampai kain sesuai dengan impian kita. Baik warna dan motif.

    Ternyata bikin batik itu harus telaten dan ulet.
    Saar dan konsisten. Tapi yang membuat aku enggak kapok kalau ada acara beginian, yang jelas membatik itu menyenangkan. Kita bisa menuangkan segala emosi dalam bentuk lukisan.


    Semoga ada workshop membatik lagi.
    Category: articles

    Monday, October 16, 2017

    Eri Udiyawati
    Warkas, apa si itu warkas? Maksudnya apa? Mungkin orang awam masih asing dan belum tahu sepenuhnya apa itu warkas. Terlebih bukan warga Purbalingga, tentunya sangat kurang familier dengan hal tersebut.

    Warkas merupakan singkatan dari 'Warung Ikhlas'. Sebuah warung yang menjual makanan pokok dengan pembayaran secara ikhlas. Maksudnya adalah setiap orang bisa membayar makanan dengan ikhlas atau secara sukarela. Warung ini memang ditujukan untuk mereka-mereka yang kurang mampu, sehingga mereka tidak terbebani untuk mengeluarkan uang lebih hanya untuk makan.


    Warkas buka setiap hari Senin, Rabu dan Jumat, pada pukul 11.00 - sampai porsi yang disediakan habis. Selama ini dari pihak pengelola menyediakan 80 porsi makan siang untuk Warkas. Lokasinya terletak di Kedai Kebun, Jalan Pasukan Imam No. 1, Purbalingga Wetan (Belakang Gedung Kejaksaan, Purbalingga). Cara pembayarannya pun tidak langsung diberikan kepada pengelola, melainkan dimasukan ke dalam sebuah kotak.


    Seperti slogannya warung ikhlas, mereka tentu saja membayar seadanya uang mereka. Ada yang membayar Rp 500, ada juga yang Rp 1.000. Yang penting ikhlas gitu. Mau seberapapun ya okelah. Dan warung ini mengkonsep tetap membayar karena banyak dari kalangan masyarakat yang kalau mendapatkans sesuatu yang gratis itu malu. Masa apa-apa gratis.


    Karena memang kultur masyarakatnya yang ewuh pekewuh atau rikuh (merasa enggak enakan), jadi kalau mereka mendapatkan gratis malah justeru enggak enak hati. Sehingga pengelola mencetuskan ide tetap membayar namun seikhlasnya.

    "Ya, seadanya. Orang cuma bisa bayar Rp 500 juga enggak apa-apa, Rp 1.000 juga enggak masalah. Intinya seikhlasnya mereka," katanya.

    Warkas juga memberikan inspirasi kepada kita, bahwa membantu itu bisa dari berbagai segi sisi. Bisa berupa materi, bisa bentuk barang, makanan dan lainnya. Karena saling tolong menolong merupakan hak dan kewajiban kita untuk berbagi dengan sesama.


    Semoga kita bisa saling berbagai kepada mereka. Tidak harus menunggu kaya baru bisa berbagi. Melainkan ketika ada kesempatan untuk berbagi, mari kita lakukan untuk membantu sesama.
    Category: articles

    Wednesday, October 11, 2017

    Eri Udiyawati
    Hello, Guys.. selamat sore.

    Tak terasa ya sudah di pertengahan Oktober 2017. Waktu terasa kian cepat berlalu dengan segala perubahan. Inovasi-inovasi dari teknologi juga kian pesat berkembang. Dan berbicara soal teknologi, saya sedang takjub pada sebuah brand yang dari tahun ke tahun terus memberikan produk-produk ungglan yang mampu memuaskan konsumen. Dari segi harga, kualitas, design dan lainnya, produk yang satu ini selalu mencuri hati saya karena memang produk jempolan banget. 

    Tak lain dan tak bukan, produk tersebut ialah ASUS. Well, kenapa ASUS? Yupz, kita ketahui dari dulu ASUS selalu meluncurkan produk yang keren. Dari jamannya komputer ber-CPU, merk yang paling bandel dan tahan banting ialah ASUS. Dan seiring perkembangan gadget, ASUS juga memproduksi smartphone, laptop dan atau notebook.


    Dan yang membuat saya lebih antusias terhadap merk ini, karena setiap tahun ASUS merilis seri Notebook terbaru dengan spesifikasi tinggi yang mampu menarik minat para penggunanya. Tak heran juga makanya, ketika ASUS berhasil menempati lini pemasaran produk tersebut yang membawa ASUS  menjadi peringkat 1 terbesar di pasar notebook di Indonesia. Hal itu  berdasarkan data GfK tahun 2017. Wow, keren banget, kan?



    Karena saking laris manisnya di pasaran, pada 15 Agustus 2017, ASUS melahirkan Notebook terbaru di ajang The Edge of Beyond yang digelar di Hotel Pullman, Central Prak. Salah satu Notebook pabrikan Taiwan yang diluncurkan adalah ASUS Vivobook S S510UQ. Sebuah produk yang didesign khusus yang akan mampu memberikan kepercayaan diri lebih kepada pemakainya. Termasuk saya kalau punya produk ini, pasti bahagia bangettt bangeettt..

    Dari dulu saya memang menggunakan produk ASUS, dari jaman komputer CPU, dan saat ini pun masih memakai notebook ASUS meski keluaran lama, smartphone pun ASUS lagi, tentu saja saya ngiler banget dengan Vivobook seri S  yang satu ini Salah satunya juga buat menunjang untuk ngeblog, karena Vivobook S S510UQ ini banyak kelebihannya. Memangnya seperti apa? Yuk, check it now.


    1. Body Cantik Menawan
    Membawa Vivobook S S510UQ, menjadika kita semakin percaya diri

    Hal yang pertama ketika kita melihat sebuah sesuatu, tentu saja dari bentuk atau wujudnya. Pun ketika kita melihat sebuah notebook. Vivobook S S510UQ dirancang khusus dengan tampilan yang sangat berbeda dari sebelumnya. Bahkan lebih tipis dan ringan, beratnya hanya 1.7 kg dan memiliki profil 17.9 mm. Sangat tipis bukan? Rasanya cocok banget buat saya yang doyan kelayaban sambil membawa notebook, karena tidak perlu keberatan membawa notebok. 
    Meski berlayar lebar, tapi body tipis dan ringan. Eank dibawa ke mana-mana

    Selain itu, designnya yang ditampilkan sangat unik karena memiliki panel layar 15.6” Full HD yang tipis sehingga bisa masuk ke bezel ukurannya dapat masuk ke dalam bingkai laptop 14”.  Hal tersebut karena bingkai NanoEdge 7.8 yang super tipis secara luar biasa memberikan rasio 80% antar layar dengan body. Bahkan didukung dengan 178° teknologi wide-view untuk memastikan bahwa warna dan kontras tetap hidup dan tajam, saat dilihat pada sudut pandang manapun. Dan ini, merupakan pilihan jitu untuk saya yang suka membagi-bagikan konten kepada siapa saja. 

    2. Performa Kinerja yang Luar Biasa
    Performa yang luar biasa, menggunakan Prosesor Intel® Core™ i5 7200U Processor

    Buat kita-kita yang sering kejar target menulis artikel dan melakukan pekerjaan lain menggunakan notebook, tentunya sangat memerlukan sebuah perangkat yang didukung dengan kinerja yang sangat bagus. Dan itu terjawab sudah oleh Vivobook S S510UQ, karena didukung oleh prosesor Intel® Core™ i5 terbaru yaitu generasi ke-7, dengan RAM 4GB DDR4 2133MHz dan grafis NVIDIA® GeForce® 940MX. Ditambah pula visual ultra yang halus sehingga membuat mata kita tidak cepat lelah di depan layar. Dengan spesifikasi tersebut, tentu tidak akan ada lagi loading lambat, justeru sebaliknya, kita dimanjakan dengan kinerja dengna kecepatan tinggi. Luar biasa!


    3. Dual Storage dan Transfer data super cepat
    Suka ngesave file ukuran gede? Ini jawabannya biar storage gak penuh-penuh

    Buat pecinta data-data dan enggan untuk membuangnya, entah data atau file apapun, bisa banget nih pilih notebook yang satu ini. Karena dilengkapi dengan dual storage yang super besar, enggak bakalan kekurangan tempat untuk menyimpan file dah. For your information ya, kenapa begitu, karena kapasitas HDD sampai 1 TB dan SSD 128 GB. Wah, wah, aku gak bisa ngebayangin gimana cepatnya buat instal dan transfer data.

    Selain itu, didukung juga hal lain yang membuat transfer data semakin cepat. Apa coba? Ini dia nih... 
    Transfer data sekarang mah wuss wuss

    Pernah gak si, kalian mau transfer data dari smartphone ke notebook, tapi loadingnya lama? Sebel kan? Ya lah, aku juga pernah mengalami hal begitu, udah lagi ditunggu-tunggu buat foto-foto yang ada di HP buat lampiran laporan, eeh, malah mindahin foto aja pakai lama, kan nyesek jadinya. Vivobook S S51OUQ dilengkapi dengan port USB 3.1 dengan konektor USB Type-C™ reversibel dengan desain any-way-up yang membuat perangkat penghubung menjadi sederhana dan cepat. USB 3.1 juga mampu memberikan kecepatan transfer data hingga 5x lebih cepat dari koneksi USB 2.0 lama. Bahkan dilengkapi dengan dengan port USB 3.1, slot kartu HDMI dan slot SD card. Hal itu sangat mendukung kompatibilitas tanpa gangguan berbagai macam periferal, display dan proyektor.

    Gimana, semakin tertarik bukan untuk memiliki notebook ini?

    4. Keyboard yang nyaman untuk mengetik
    Dari tampilannya aja, Keyboard ini udah cantik banget

    Kadang saya merasa sebel kalau ngetik terus keyboardnya suka keras gitu. Padahal saya kan ahli mengetik sepuluh jari yang mencintai kecepatan dalam mengetik (pamer dikit gak apalah ya) untuk menyelesaikan sebuah artikel. Suka ngadat-ngadat gitu keyboardnya, pengen deh keyboard yang empuk terus lancar buat ngetik. Yeah, semua itu akan terwujud ketika memiliki Vivobook S510UQ, karena menggunakan Keyboard backlit ergonomis. Yang  mana keyboard itu berasa empuk, terus full size dan memiliki kemampuan ketika kita mengetik di minim cahaya. Kagak perlu bingung dah di mana letak huruf-hurufnya.
    Gak perlu khawatir notebook akan panas karena Vivobook S S510UQ selalu cool

    Nah, itu beberapa alasan mengapa saya sangat memimpikan punya ASUS Vivobook S S510UQ ini. Selain body yang elegan, juga performa yang apik membuat pengguna semakin dimanjakan dengan fitur-fitur yang kian canggih. Ditambah lagi, menggunakan teknologi IceCool, dijamin dah enggak bakalan panas meskipun dipakai dari pagi sampai sore. Udah gitu, pas ngecharge, enggak pakai lama, fast charging pokoknya.  Dan bagi kamu yang doyan menonton film di notebook, sangat cocok pakai Vivobook S S510UQ, pasalnya menggunakan Teknologi Video ASUS Tru2Life. Yang bisa  membuat video terlihat menakjubkan. Teknologi ini mengoptimalkan ketajaman dan kontras setiap piksel di setiap frame hingga 150% untuk menghasilkan gambar yang sangat hidup dan realistis setiap saat. Benar-benar menakjubkan!

    Yang paling menyenangkan juga, dari segi harga. Meski memiliki sederet kemampuan yang luar biasa, harganya masih terjangkau. ASUS Vivobook S S510UQ hanya dibandrol Rp 9.799.000. Harga tersebut tentu sangat sebanding dengan kualitas dan performa yang sangat mumpuni, bahkan harga tersebut untuk menggebrak pasaran, karena sangat-sangat kompetitif dan berasaing harganya.


    Love love banget daaah sama notebook yang satu ini.


    Okay, fine, ternyata aku sudah menuils hingga ribuan kata. Semoga bermanfaat untuk kita semua yang sedang mencari referensi notebok, kalau bisa kasih saran, ASUS Vivobook S510UQ ini recomended banget. Sumpah, sampai-sampai aku pengen banget dan terbawa mimpi memilikinya. 

    Dan tulisan ini saya ikut sertakan dalam “ASUS VivoBook Surprise Writing Competition”.


    Sumber referensi : https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-VivoBook-S15-S510UQ/

    Category: articles